Kam. Des 3rd, 2020

NTT Bangkit

Media Promosi Pariwisata,Bisnis dan Investasi NTT

Festival Kelabba Madja, Gubernur Viktor Laiskodat: Kelabba Madja Punya Daya Komersial Tingkat Internasional

4 min read

(Picture: Ist.)

“Gubernur NTT Victor Bungtilu Laiskodat mengatakan bahwa pesona Kelabba Madja punya daya tarik komersial tingkat internasional. laiskodat berjanji akan turut memberi sumbangsi tahun depan agar festival Kelabba Madja 2020 bisa lebih megah lagi.”

SABU, NTTBANGKIT.com – Festival Kelabba Madja Sabu/Raijua 2019 hari ini (09/09/2019) dibuka oleh Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Victor Bungtilu Laiskodat. Ada pun festival Kelabba Madja akan berlangsung selama 4 hari, terhitung hari ini sampai tanggal 12 September mendatang.

Dalam sambutannya, Laiskodat mengapresiasi rangkaian acara Festival Kelabba Madja yang dinilai memiliki daya tarik komersial tingkat internasional.

Laiskodat juga menghimbau kepada kaula muda yang berasal dari Sabu/Raijua untuk terlibat aktif dalam pengembangan pariwisata dan kebudayaan Sabu/Raijua, agar tidak hilang atau dicuri oleh orang lain.

“Kepada anak-anak muda Sabu/Raijua, jangan lupa pulang untuk membangun Sabu/Raijua agar semakin baik dan maju. Jangan sampai terlambat dan diambil alih oleh orang luar. Hari ini kita tahu bahwa budaya dan keunggulan kita mulai diminati orang luar. Mereka justru akan berlomba-lomba membangun pulau ini (Sabu, red.) daripada kamu yang telat,” tutur Laiskodat dalam sambutannya.

Selain itu, Laiskodat juga berjanji akan ikut berkontribusi untuk membuat festival Kelabba Madja 2020 lebih megah dari tahun ini.

“Tahun depan saya akan ikut untuk membuat festival Kelabba Madja ini menjadi lebih megah.” Ungkap Laiskodat diiringi tepuk tangan dan sorak sorai dari masyarakat Sabu/Raijua yang ikut dalam festival tersebut.

Laiskodat juga mengatakan bahwa pada tahun 2002, ia pernah mengatakan bahwa pariwisata adalah lompatan luar biasa dan Pariwisata NTT bisa menjadi motor penggerak ekonomi NTT, tetapi saat itu banyak orang menyangsikannya.

“Ketika tahun 2002 saya katakan bahwa pariwisata akan menjadi kekuatan yang akan menggerakkan ekonomi NTT, banyak doktor yang tidak percaya, banyak orang yang menertawakan saya. Untuk saat ini pariwisata sudah berada pada urutan ketiga dalam memberikan kontribusi bagi devisa negara. Urutan pertama masih kelapa sawit. Namun dalam beberapa tahu lagi, saya yakin bahwa pariwisata akan menggeser posisi kelapa sawit di urutan pertama. Itulah mengapa saya berjuang untuk memajukan pariwisata NTT.” kata Laiskodat.

Laiskodat juga mengatakan bahwa pariwisata kita perlu dikelola secara profesional dan berstandar internasional agar bisa menjadi magnet bagi para wisatawan asing sehingga bisa menjadi motor penggerak ekonomi NTT dan Indonesia.

“Saya yakin bahwa bila pariwisata kita dikelola dengan baik, maka bukan tidak mungkin, 25 tahun dari sekarang ekonomi kita akan kuat berkat parwisata yang kita bangun secara sustainnable pada saat ini.” tutur Laiskodat.

Pesona Kelabba Madja Sabu/Raijua (Picture: @arbainrambey)

Melanjutkan pernyataan Laiskodat tentang rencana memajukan pariwisata NTT secara umum dan Sabu/Raijua secara khusus, Direktur Utama Bank NTT, Ishak Eduard Rihi mengatakan bahwa Bank NTT di bawah kepemimpinannya akan memberikan kontribusi kepada daerah-daerah pengembangan pariwisata termasuk Kelabba Madja yang sudah mulai terkenal di dunia internasional.

“Menyambung apa yang disampaikan oleh Pak Gub, Saya juga sudah membangun komunikasi dengan Pak Bupati Sabu/Raijua tentang grand design membangun dan mengembangkan pariwisata di Sabu termasuk Kelabba Madja ini. Tentunya kita akan menyiapkan alokasi dana untuk biaya pemeliharaan dan peningkatan setiap spot wisata di Sabu agar kedepannya bisa menjadi salah satu kawasan pariwisata yang unggul dan bertaraf internasional.” tutur Ishak saat diwawancarai NTTBANGKIT.com.

Panorama Kelabba Madja dari kejauhan (Picture: savuraijuatourism.com)

Jadwal Festival Kelabba Madja 2019

Berikut jadwal acara festival Kelabba Madja dari tanggal 9 September hingga 12 September 2019:

9 September 2019:

Acara dilaksanakan di dua tempat yaitu Komplek Megalitik Namata dan pantai Napae. Mata acara yang diselenggarakan di Komplek Megalitik Namata antara lain: Ritual adat Komplek, penuturan sejarah, hunting photos  menggunakan pakaian adat dari kampung adat Namata, dan lomba share foto menggunakan media sosial.

Sedangkan mata acara di pantai Napae antara lain: Parade Kebudayaan, Tarian Haba Ko’orai, Penobatan Gubernur NTT sebagai Mone Hawu Raijua dan Ibu Gubernur NTT sebagai Beni Hawu Raijua oleh Mone Ama, Seremonial Adat, Acara Protokoler, Tarian Ledo, Tarian Hogo Due, Jumpa PErs, Gala Dinner/Sarasehan Bersama.

10 September 2019:

Acara dilaksanakan di dua tempat yaitu pantai Kepo dan pantai Raemea. Mata acara yang diselenggarakan di pantai Kepo antara lain: Tarian Kenoto, Penuturan Sejarah, Penampilan Sanggar Kuda Menari, tracking ke Batu Kembar, Peiumanu (taji ayam) 5 pasang, dan lomba share foto menggunakan media sosial.

Sedangkan mata acara di pantai Raemea antara lain: Penuturan Sejarah, Lomba Dayung Sampan, Tarian Waratada, atraksi Usir Delo, Peiumanu (taji ayam) 5 pasang, dan lomba share foto menggunakan media sosial.

11 September 2019:

Acara dilaksanakan di tiga tempat yaitu Gua Mabala, Kampung Adat Kujiratu, dan Pantai Nyiuwudu. Mata acara yang diselenggarakan di kawasan Gua Mabala antara lain: Penuturan Sejarah, promosi Gua Mabala, Penampilan Musik Tradisional Katadu, Atraksi Lompat Alu, Peiumanu (taji ayam) 5 pasang, dan lomba share foto menggunakan media sosial.

Sedangkan mata acara di Kawasan Kampung Adat Kujiratu antara lain: Ritual Adat, Penuturan Sejarah, Promosi Kampung Adat Kujiratu, Penampilan Permainan Womaka, Pehere Djara 25 ekor kuda, dan lomba share foto menggunakan media sosial.

Kemudian mata acara di Pantai Nyiuwudu antara lain: Atraksi Gulat Tradisional Sabu 5 pasang, Penuturan Sejarah, Peiumanu (taji ayam) 5 pasang, dan lomba share foto menggunakan media sosial.

12 September 2019:

Penutupan festival Kelabba Madja Sabu/Raijua 2019 dilaksanakan di Objek Wisata Kelabba Madja. Adapun mata acaranya sebagai berikut: Penuturan Sejarah Kelabba Madja, Atraksi Pemajangan Kain Tenun Sabu/Raijua (Pemegang rekor Muri 68 m x 91 m), lomba share foto menggunakan media sosial dan atraksi Kuda Menari, Peiumanu (taji ayam), Tarian padoa oleh 500 penari, Tarian dari 5 Kecamatan, Funny Games, Malam Pasar Rakyat, Fashionshow, Pentas Musik Katadu Haba dan Katadu Mara, dan diakhiri dengan Penampilan Band dan Artis modern tingkat regional dan nasional. (*)

Penulis: Emild Kadju

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2019 NTTBANGKIT.

Tentang Kami   |   Tim Redaksi