Sab. Nov 28th, 2020

NTT Bangkit

Media Promosi Pariwisata,Bisnis dan Investasi NTT

Dinobatkan Sebagai Mone Hawu Raijua, Gubernur Viktor Laiskodat Akan Perhatikan Infrastruktur Sabu Raijua

3 min read

Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat ditemani Bupati Sabu Raijua dalam pembukaan Festival Kelabba Madja 2019 (Picture: Dok. Pribadi)

“Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat dinobatkan oleh pemangku adat enam Kecamatan di Kabupaten Sabu Raijua sebagai Mone Hawu Raijua yang berarti bapak orang Sabu Raijua. Ketika ditanyai NTTBANGKIT.com, Laiskodat mengatakan bahwa ia akan memberi perhatian penuh pada pariwisata dan ekonomi kreatif di Sabu Raijua sembari membangun infrastruktur yang lebih baik di Sabu Raijua.”

SABU, NTTBANGKIT.com – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Viktor Bungtilu Laiskodat mendapat gelar kehormatan sebagai Mone Hawu Raijua yang berarti bapaknya orang Sabu  oleh 5 mone ama (pemangku adat) dari enam kecamatan di Kabupaten Sabu Raijua. Gelar tersebut merupakan gelar perdana bagi orang luar sepanjang sejarah Sabu Raijua.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sabu Raijua, Wellem Lukas Rohi mengatakan, penobatan gelar Mone Hawu Raijua kepada Gubernur Viktor Laiskodat merupakan yang pertama diberikan oleh mone ama Sabu Raijua.

Gelar tersebut diterima Laiskodat usai membuka acara Festival Kelabba Madja di Lapangan Napae, Seba, Senin (9/09/2019).

Melalui menyematan gelar tersebut, Mone ama dan seluruh masyarakat Sabu Raijua menaruh harapan besar agar Gubernur Viktor untuk memberikan perhatian lebih terhadap berbagai aspek pembangunan di pulau terluar yang menyimpan 1001 pesona wisata agar secepatnya menjadi terdepan dan terindah, sebagaimana seorang bapak yang peduli pada rumah dan anak-anaknya.

Penobatan gelar kehormatan Laiskodat sebagai Mone Hawu Raijua diawali dengan syair adat guna meminta restu dari tanah leluhur Sabu Raijua.

Tarian adat Sabu Raijua menyambut Festival Kelabba Madja 2019 (Picture: Dok. Pribadi)

Usai dilantunkan syair adat oleh mone ama dari 5 suku wilayah Sabu Raijua, Gubernur Viktor kemudian dikenakan kain adat Sabu Raijua lengkap dengan aksesoris kebesaran sebagai seorang bapak dan raja.

Gubernur Laiskodat dalam keterangannya kepada NTTBANGKIT.com via WhatsApp menyampaikan bahwa ia sangat bersyukur dan  berterima kasih kepada mone ama dan masyarakat Sabu Raijua yang telah memberikan kepercayaan kepadanya sebagai Mone Hawu Raijua. 

Laiskodat juga mengatakan bahwa ia akan terus mendorong agar Sabu Raijua yang secara geografis termasuk daerah terluar NTT dan Indonesia bisa menjadi terdepan dan terindah melalui pemberdayaan pariwisata dan ekonomi kreatif.

“Saya sangat bersyukur dan berterimakasih kepada  mone ama dan seluruh masyarakat Sabu Raijua yang memberikan saya gelar kehormatan sebagai Mone Hawu Raijua. Tentunya gelar ini sekaligus membuat saya merasa menjadi bagian dari masyarakat suku Sabu Raijua. Oleh karena itu, saya tentunya akan berjuang untuk membangun Sabu  Raijua secara infrastruktur maupun suprastruktur. Seluruh destinasi Sabu Raijua akan kita pelihara dan kembangkan sehingga menjadi lebih baik dan berdaya tarik internasional. Saya pun yakin bahwa Pariwisata dan produk-produk khas Sabu Raijua seperti gula aer (gula aren, red.), rumput laut, garam, dan beberapa produk lainnya akan mampu menjadi motor penggerak ekonomi NTT kedepannya,” tutur Laiskodat.

Dalam ikhtiarnya membangun Sabu Raijua, Laiskodat terus mendorong agar infrastruktur jalan ditingkatkan, bandara diperpanjang agar dapat didarati oleh pesawat berbadan lebar yang tidak hanya mengangkut manusia tetapi juga membawa tangker minyak ke Sabu Raijua agar masyarakat tidak kesulitan mendapatkan bahan bakar.

Selain itu, Laiskodat juga berharap agar anak muda Sabu Raijua, baik yang saat ini berada di Sabu Raijua, maupun yang tengah mengenyam pendidikan di luar berani untuk kembali ke Sabu Raijua dan membangun daerahnya sendiri.

“Maka seluruh masyarakat terutama generasi muda Sabu Raijua harus bangkit menata . yang memiliki beragam pesona wisata memiliki nilai jual tinggi dalam meningkatkan ekonomi masyarakat.” tambah Laiskodat.

Usai penobatan Gubernur NTT sebagai “Bapak Orang Sabu Raijua,” festival dilanjutkan dengan berbagai mata acara yang memanjakan mata. Berikut beberapa momen yang sempat diabadikan NTTBANGKIT.com:

Gubernur NTT bersama para pemuda Sabu Raijua (Picture: Dok. Pribadi)
Pembukaan Festival Kelabba Madja 2019 (Picture: Dok. Pribadi)
Gubernur NTT bersama masyarakat Sabu Raijua saat hendak dinobatkan menjadi Mone Hawu Raijua pada pembukaan Festival Kelabba Madja 2019 (Picture: Dok. Pribadi)
Suasana malam hari yang indah (Picture: Dok. Pribadi)
Makan malam secara adat Sabu Raijua (Picture: Dok. Pribadi)

Bila sahabat sekalian ingin merasakan secara langsung kesemarakan Festival Kelabba Madja Sabu Raijua, masih ada kesempatan untuk menyaksikannya, karena festival ini akan berlangsung sampai tanggal 12 September 2019. (*)

Penulis: Emild Kadju

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2019 NTTBANGKIT.

Tentang Kami   |   Tim Redaksi