Ming. Okt 17th, 2021

NTT Bangkit

Media Promosi Pariwisata,Bisnis dan Investasi NTT

Belajar dari Kemajuan Jepang, Jadi Raksasa Industri Pertanian Paling Unggul di Dunia

5 min read

Alat pertanian Jepang paling mutakhir dalam mendongkrak kemajuan industri Pertanian Jepang (*)

JAKARTANTTBANGKIT.COM,–Negara Jepang yang dahulu diluluhlantahkan oleh bom Amerika di Hirosima – Nagasaki dan rata dengan tanah, kini menjadi negara tercepat dalam kemajuan di berbagai bidang. Selain sangat terkenal dengan kemajuan teknologi otomotif modern, kemajuan ilmu pengetahuan dan ekonomi yang pesat, ternyata Jepang kini menjadi negara paling unggul di dunia dalam pembangunan industri pertanian modern. Padahal, Jepang bukanlah negara agraris terbesar seperti Indonesia yang 70 prosen warganya adalah petani.

Pesatnya teknologi industri pertanian Jepang, memang patut diapresiasi dan harus menjadi pembelajaran serius pemerintah Indonesia dan secara khusus Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terkenal dengan provinsi pertanian dan kelautan yang kaya akan berbagai komoditi sumber daya alam. Pertanyaan kita, mengapa Jepang bisa maju pesat industri pertaniannya mengalahkan Cina dan Korea Selatan, Indonesia, Vietnam serta semua negara -negara Asia lainnya?

Dikutip dari Akurat.Co, Jepang sangat dikenal dengan industri pangan dan pertaniannya karena mempunyai sistem kerja yang baik dengan etos kerja yang sangat tinggi. Pemerintah Jepang menerapkan empat pilar pembangunan pertanian Jepang yang salah satunya adalah Farm Size Expansion. Kebijakan ini bertujuan agar kepemilikan lahan pertanian semakin bertambah dari empat hektare menjadi 15-20 hektare untuk setiap keluarga petani.

Kemajuan pertanian Jepang juga bisa dilihat dengan berkembangnya sistem pertanian urban. Bahkan pertanian urban di negara Sakura ini kini menjadi andalan untuk memasok produk-produk pertanian yang segar, sehat, dan cepat. Meskipun dikenal sebagai negara agraris, nyatanya pertanian di Indonesia belum bisa bersaing dengan Jepang. Kekayaan sumber daya alam Indonesia menjadi modal utamanya untuk bisa bersaing. Lalu, apa yang membuat pertanian Jepang unggul, berikut ini alasannya :

1. Pemerintahnya peduli terhadap produk pertanian

Di Jepang, pertanian benar-benar diperhatikan oleh pemerintah. Tata niaga pertanian telah diatur sedemikian rupa. Petani di Jepang diatur untuk menaman sesuai dengan permintaan pasar, sehingga dijamin harga tidak akan jatuh karena telah ada penyesuaian permintaan.

2. Harga terkontrol dengan baik

Tak hanya masalah apa yang ditanam, pemerintah juga turut campur tangan terhadap harga produk pertanian. Pengaturan itu dilakukan oleh bagian pemerintah semacam Dinas Pertanian di Indonesia. Kebanyakan hasil pertanian dibeli oleh pemerintah sehingga pemerintah bisa mengendalikan harga yang layak.

Meski begitu, ada juga pihak swasta yang membeli hasil pertanian di sana. Puhak swasta tidak akan membeli hasil pertanian di bawah harga pemerintah, pasti di atasnya. Dengan begitu, tak ada istilah petani dirugikan karena dipermainkan tengkulak.

3. Lahan pertanian yang dimiliki tiap petani luas

Jangan bayangkan lahan pertanian di Jepang seperti di Indonesia yang tiap petani hanya memiliki sepetak atau dua petak sawah. Di Jepang, seorang petani biasa memegang 7-10 hektare sawah.

Sawah yang dimiliki satu keluarga di Jepang diwariskan dengan cara tidak dibagi-bagi seperti yang terjadi di Indonesia. Setiap keluarga, hanya ada satu anak yang akan mewarisi lahan pertanian. Anak yang benar-benar ingin menjadi petani yang akan dipilih untuk mewarisi lahan pertanian. Sedangkan anak lainnya akan menerima warisan dalam bentuk lain.

Dengan memiliki lahan pertanian yang luas, pengaturan pertanian akan lebih mudah dilakukan. Penggunaan mesin-mesin dalam pertanian juga lebih mudah karena luasnya lahan.

4. Teknologi canggih

Kuatnya industri otomotif di Jepang juga berdampak pada pertanian. Sistem pertanian di Jepang telah menggunakan teknologi yang canggih. Untuk menanam, menyirami, hingga memanen, petani Jepang telah dibantu dengan mesin. Jika di Indonesia membajak sawah masih menggunakan bajak tunggal, di Jepang membajak telah menggunakan bajak enam sehingga 1-2 jam telah selesai.

5. Etos kerja yang tinggi

Bertani di Jepang juga menerapkan jam kerja seperti bekerja di kantoran. Setiap petani di Jepang akan memunyai sejumlah karyawan yang membantu mengelola lahan pertanian seluas 7-10 ha. 

Ada 6 Teknologi Pertanian Jepang Paling Mutakhir

Selain 5 alasan maju pesatnya industri pertanian Jepang, Negeri Matahari Terbit ini ternyata memiliki 6 teknologi pertanian paling mutakhir. Dengan memiliki 6 teknologi pertanian tersebut, kemajuan sistem dan industri pertanian Jepang terus berkembang dan sangat sulit disaingi.

Seperti dilansir Situs Info-menarik.Net, meskipun kondisi tanah negara Jepang tidak sebaik tanah di Indonesia, namun kualitas pangan dari hasil pertaniannya memiliki kualitas dunia. Kunci sukses negara epang dalam menyediakan produk hasil pertanian yang berkualitas tinggi tidak luput dari teknologi pertanian Jepang yang dibilang lebih maju dari negara-negara lain.

Teknologi pertanian Jepang dapat dibilang sangat lengkap baik dari proses penanaman hingga proses pemanenan. Selain itu dukungan dari pemerintah dan peneliti juga memiliki pengaruh yang sangat besar dalam kesuksesan bidang pertanian di negara ini. berikut ini beberapa teknologi canggih yang diterapkan pada bidang pertanian di negara Jepang

1. Rekayasa Genetik Pembibitan Padi

Jepang memiliki hasil pangan yang berkualitas tinggi tidak luput dari pengembangan mereka di bidang penelitian, khususnya dalam melakukan rekayasa genetika. Meskipun langkah seperti ini sudah mulai berkembang di negara-negara lainnya, tetapi Jepang adalah satu-satunya negara yang berhasil memaksimalkan rekayasa genetik ini.

2. Penggunaan Mesin Penanam Padi

Sebagian besar kegiatan yang dilakukan masyarakat Jepang tidak terlepas dari penggunaan peralatan canggih, tidak terkecuali dalam bidang pertanian. Jepang memiliki mesin penanam padi canggih yang bernama Rice Transplanter dengan alat ini dapat memudahkan petani dalam menanam padi, selain lebih mudah, mesin yang digunakan mampu memberikan hasil yang rapi. Indonesia sebenarnya sudah mulai mengembangkan mesin serupa, namun belum banyak petani yang menggunakan teknologi yang satu ini.

Saat ini hampir semua jenis mesin penanam padi di Jepang sudah menerapkan teknologi Self- Propulsion Type yang dapat dioperasikan dengan didorong maupun dikendarai tergantung dari jarak alur tanam.

3. Perawatan

Sebagian besar petani di Indonesia dalam melakukan perawatan seperti penyemprotan pestisida dan pemberian pupuk dilakukan dengan cara manual dan membutuhkan waktu lama. Hal berbeda ditunjukan oleh para petani Jepang. Di negara ini, pemberian pupuk dan perawatan lainnya hanya dilakukan oleh satu orang dengan bantuan sebuah traktor yang didesain sedemikian rupa. Dengan mesin ini mereka hanya membutuhkan waktu lebih singkat dan mudah dalam perawatan.

4. Alat Pemanen Padi

Alat pemanen padi bernama Indo Combine Harvester yang sudah ada di Indonesia, alat ini membutuhkan setidaknya tiga orang untuk mengoperasikannya dalam proses memanen. Teknologi dari pertanian Jepang memiliki alat pertanian yang hanya membutuhkan satu orang operator dalam mengoperasikannya. Dengan menggunakan alat ini pekerjaan tentunya lebih maksimal.

5. Cloud Computing Untuk Pertanian

Ternyata selain memanfaatkan peralatan yang canggih, pertanian di Jepang juga memiliki mereka komputerisasi dalam pertanian mereka. Salah satunya adalah dengan penggunaan Cloud Computing. Sistem yang dibuat oleh Fujitsu ini, konon sudah digunakan oleh beberapa instansi pertanian yang beroperasi di Jepang seperti Fukuhara, Shinpuku Seika, Aeon Agri Create dan Sowakajeun.

Cloud Computing merupakan mereka yang dibuat untuk mendeteksi prediksi hujan tingkat kelembaban lingkungan dengan cara meletakan sejumlah sensor di area tanaman. Data yang diterima oleh sensor tersebut di sinkronisasi dalam satu mereka dan dapat dipantau melalui smartphone maupun tablet PC. Dengan teknologi ini, diharapkan mampu meminimalisir terjadinya gagal panen akibat kondisi cuaca Jepang yang tidak terduga, selain itu juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas hasil panen.

6. Pertanian dalam Gedung

Jepang khususnya Kota Tokyo merupakan kota metropolitan terbesar di dunia yang memiliki banyak gedung-gedung pencakar langit. Namun siapa sangka jika di kota Tokyo memiliki lahan pertanian yang memiliki area cukup luas. Area pertanian tersebut terdapat di dalam gedung.

Pasona 2 merupakan area persawahan yang dikembangkan dan dikelola oleh Pasona Group. Keunikan dari area persawahan ini adalah lokasinya yang berada di basement gedung 27 lantai miliknya di kawasan Business District. Di area seluas 3.000 m2 ini menggunakan teknologi yang bisa menanam padi tanpa bantuan sinar matahari.

Sebagai pengganti sinar matahari, menggunakan teknologi canggih untuk mengontrol tanaman padi dapat tumbuh dengan baik seperti penggunaan lampu dan pengontrol temperatur yang diatur secara komputerisasi. Selain padi, Pasona 2 setidaknya memiliki 100 jenis tanaman lainnya seperti buah, sayur, bunga dan aneka rempah. (*)

1 thought on “Belajar dari Kemajuan Jepang, Jadi Raksasa Industri Pertanian Paling Unggul di Dunia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2021 NTTBANGKIT.

Tentang Kami   |   Tim Redaksi