Kam. Jan 21st, 2021

NTT Bangkit

Media Promosi Pariwisata,Bisnis dan Investasi NTT

Seminar Nasional SDM Unggul 2019, Wagub Nae Soi Tegaskan NTT Butuh Infrastruktur Dukung SDM

3 min read

Wakil Gubernur NTT, Drs. Josef A. Nae Soi, MM, ketika Seminar Nasional 2019 "Pengembangan SDM Unggul untuk Memanfaatkan Peluang Bonus Demografi Menuju Indonesia Maju pada RPJMN 2020-2024, di Lemhanas, Jumad (20/9/2019). (Foto Istimewa)

Wakil Gubernur NTT, Drs. Josef A. Nae Soi, MM bersama Sekda Provinsi Banten (kanan) dan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo (kiri) dan Moderator, Prita Laura dalam Seminar Nasional 2019 di Lemhanas, Jumad (20/9/2019). (Foto: Istimewa)

JAKARTA, NTTBANGKIT.COM,–Wakil Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Drs. Josef A. Nae Soi, MM, menjadi salah satu pembicara dalam Seminar Nasional 2019 yang digelar Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) di Jakarta, Jumad (20/9/2019). Di hadapan dua nara sumber lainnya, yaitu Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dan Sekda Provinsi Banten serta ratusan peserta, Wagub Nae Soi menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi NTT tengah getol membangun sumber daya manusia (SDM) melalui sektor pendidikan formal dan non formal.

Wagub mengatakan bahwa untuk menciptakan SDM yang handal tersebut, maka Pemerintah Provinsi NTT mulai dan sedang mempersiapkan generasi muda yang terampil di berbagai bidang, seperti pertanian, peternakan dan pariwisata. Caranya, kata Wagub Nae Soi adalah mengirim para pemuda dan pemudi belajar keluar negeri, dan juga fokus membangun sarana pendidikan dan meningkatkan kualitas atau kompetensi para guru.

“NTT tidak miskin sumber daya alam, tetapi masih tertinggal SDMnya. Oleh karena itu, sebagai propinsi termiskin ketiga di Indonesia kami menyadari bahwa kami butuh SDM yang handal untuk mengelolah kekayaan alam. Untuk itu, kami sudah mulai kirim putra-putri NTT untuk belajar di luar negeri. Selain belajar bahasa Inggris, mereka juga belajar berbagai keterampilan, seperti salah satunya teknik pengolahan ikan dan daging sapi yang profesional dan dapat dipasarkan. Setelah pulang dari luar negeri, mereka sudah bisa langsung mempraktekan apa yang mereka pelajari di luar negeri. Pertanyaan dari mana anggarannya, kami pake anggaran CSR untuk membiayai mereka,”kata Wagub Nae Soi semangat.

“Dalam rangka mendorong peningkatan kualitas SDM, kami juga terus gencar membangun sarana pendidikan sekolah yang dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung. Selain itu, kami juga terus menyiapkan tenaga-tenaga guru yang baik dan berkualitas termasuk kesejahteraan guru,”kata Wagub Nae Soi lagi dalam Seminar Nasional yang bertema “Pengembangan SDM Unggul untuk Memanfaatkan Peluang Bonus Demografi Menuju Indonesia Maju pada RPJMN 2020-2024,” yang dipandu moderator ternama Prita Laura.

Selain itu, Pemerintah NTT juga terus mengajak orang-orang NTT yang berada di luar daerah maupun di luar negeri untuk ‘kembali ke NTT.’ ‘Kembali ke NTT’ dalam konteks ini, artinya bukan dia kembali secara fisik pulang ke NTT, tetapi memberikan sumbangan pikiran dan tenaganya juga dananya bagi investasi pembangunan di NTT,” ujar Wagub.

Namun demikian, sebagai provinsi yang tidak mendapatkan bonus demografi sebagaimana Provinsi Jawa Tengah dan Provinsi Banten, NTT masih sangat membutuhkan dukungan besar infrastruktur. Provinsi NTT, kata dia, masih sangat tertinggal jauh dalam pembangunan jalan-jalan raya provinsi maupun kabupaten dan kota.

“Puji Tuhan, alhamdulilah dari 2.600 Km jalan provinsi yang rusak 2.000 Km dan yang baik 600 Km. Untuk jalan provinsi, kami menargetkan dua tahun ke depan akan selesai. Kemudian listrik, desa-desa kami masih banyak gelap-gulita. Kami punya laut, energi matahari, dan uap panas bumi, namun semuanya masih dalam proses pembangunan, dan membutuhkan dukungan besar dari pemerintah pusat termasuk para investor,”terang Nae Soi yang mengenakan baju kameja berwarna kuning.

Lebih jauh, di hadapan ratusan peserta Seminar dari berbagai provinsi se-Indonesia dan Gubernur Lemhanas, Wagub Nae Soi, mengatakan, untuk mendukung peningkatan PAD dan ekonomi rakyat, maka pemerintah saat ini sedang mengolah potensi garam NTT yang beberapa waktu telah diresmikan oleh Presiden Jokowi, dan NTT sudah menyatakan siap memasok garam untuk kebutuhan industri garam nasional. Selain itu, tambah dia, NTT juga sedang mengembangkan dan memproduksi tanaman kelor yang dipasarkan ke luar negeri karena kondisi geografis NTT dengan musim panas 9 bulan sangat cocok untuk budidaya kelor.

“Saat ini kita sudah memproduksi teh kelor dan sabun kelor. Kita sudah kirim (ekspor) kelor hingga ke luar negeri. Selain kelor, kita juga terus meningkatkan produksi rumput laut petani NTT. Saat ini, kita sudah juga sudah ekspor rumput laut ke Argentina,” ujar Wagub.

Demi mempercepat pembangunan di NTT, melalui data-data yang juga sudah diserahkan dan diketahui Lemhanas sebagai salah satu lembaga yang memberikan masukan ke presiden, Wagub Nae Soi berharap dan meminta perhatian serius melalui program dan anggaran di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi dan secara khusus infrastruktur. (korneliusmoanita/NBC)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2021 NTTBANGKIT.

Tentang Kami   |   Tim Redaksi