Ming. Jul 25th, 2021

NTT Bangkit

Media Promosi Pariwisata,Bisnis dan Investasi NTT

Wisatawan Timor Leste ke NTT Melalui Jalur Darat Meningkat

3 min read

Ilustrasi: WIsatawan asing yang datang ke Pulau Sumba menikmati panorama alam Pulau Sumba (Silvester)

KUPANG, NTTBANGKIT.COM,–Pembangunan dunia pariwisata NTT terus berkembang dari tahun ke tahun. Para wisatawan manca negara terus mengunjungi NTT yang terkenal dengan obyek-obyek pariwisata unik dan langkah yang mudah untuk dikunjungi dan masih relatif murah. Selain melalui jalur udara, para wisatawan juga menggunakan jalur darat. Salah satunya adalah wisatawan dari Negara Timor Leste yang meningkat 2,79%.

Menurut Kepala Bidang Statistik Distribusi Badan Pusat Statistik (BPS) NTT, Demarce Sabuna, seperti dikutip dari Gatra.Com, perkembangan jumlah wisatawan dari Timor Leste yang masuk ke Indonesia melalui pintu darat lintas batas Motaain, Kabupaten Atambua pada bulan Juli 2019 sebanyak 8.961 orang. “Jumlah ini meningkat 2,79 persen apabila dibandingkan dengan periode yang sama Juli 2018 lalu,berjumlah 8.718 orang,” kata Demarce Sabuna saat menggelar Jumpa Pers di kantornya, Senin (2/9) belum lama ini.

Selain lewat lintas darat, lanjut Demarce Sabuna juga menyebutkan mengenai perkembangan angkutan udara sipil Nusa Tenggara Timur Juli 2019. “Jumlah penumpang angkutan udara yang datang ke NTT pada bulan Juli 2019 sebanyak 189.359 orang sedangkan penumpang yang berangkat sebanyak 173.099 orang,” ujar Demarce.

Dia menyebutkan pada bulan Juli 2019 ada empat Bandara sipil dengan jumlah penumpang datang dan berangkat terbanyak adalah Bandara El Tari, Kupang, (46,68%), Komodo-Labuan Bajo Manggarai Barat (21,19%), Frans Seda-Maumere (5,50%) dan Tambolaka-Sumba Barat Daya (5,41%). “Jadi untuk angkutan udara pada bulan Juli 2019 ini ada empat Bandara di NTT yang mengalami peningkatakan baik yang datang dan yang keluar dari NTT,” jelas Demarce.

Mengenai Tingkat penghunian kamar (TPK) Hotel Bintang di Provinsi Nusa Tenggara Timur dia menjelaskan, pada bulan Juli 2019 TPK hotel Berbintang sebesar 53,12%, naik 1,72 poin dibanding TPK Juni 2019, sebesar 51,40%.

Jumlah tamu menginap pada hotel bintang bulan Juli 2019 sebanyak 36.622 orang dengan rincian 32.259 orang tamu nusantara dan 4.363 orang tamu mancanegara. “Rata-rata lama tamu menginap di Hotel Berbintang pada bulan Juli 2019 selama 1,55 hari. Rata-rata lama tamu nusantara menginap selama 1,41 hari dan tamu mamcanegara menginap selama 2,71 hari,” paparnya.

Untuk diketahui, Pemerintah Provinsi NTT di era Gubernur dan Wakil Gubernur NTT, Viktor Bung Tilu Laiskodat dan Josef A. Nae Soi terus mengajak dan mengundang para wisawatan datang ke NTT. “Ayo ke NTT dan nikmati panorama alam yang indah dan ramah. NTT memiliki kekayaan pariwisata yang tidak ada duanya di dunia termasuk akhirat, yaitu Komodo. Datanglah ke Komodo sebelum mati karena di akhirat tidak ada Komodo,” ajak Nae Soi saat berbiara dalam Seminar Nasional 2019 SDM Unggul di Lemhanas Jakarta, Sabtu (20/9) lalu.

Sebelumnya, Nae Soi mengatakan, saat ini pemerintah terus membangun fasilitas-fasilitas kelancaran para wisatawan, seperti bandara, pelabuhan laut, jalan raya sebagai sarana transportasi darat dan listrik.

Untuk mendukung pariwisata, kata Nae Soi, dalam pertemuan Forum Investasi Masyarakat Ekonomi NTT di Jakarta, pemerintah juga mendorong warga yang tinggal di sekitar obyek-obyek pariwisata untuk membangun home stay-home stay. “Selain untuk dukung pariwisata daerah seara khusus dalam melayani para turis atau tamu, adanya home stay yang lengkap dengan fasilitas seperti listrik, toilet dan Wifi dapat meningkatkan ekonomi rakyat kecil,” kata Nae Soi di Jokyakarta Convention Center (JCC) beberapa waktu lalu.

Nae Soi juga mengajak agar warga NTT tidak merasa asing dengan bahasa asing (Inggris). Ia berharap warga mulai rutin belajar bahasa Inggris setiap hari. “Sekarang ini kami wajibkan setiap hari Rabu di NTT kita harus belajar bicara bahasa Inggris (english day). Ini semata supaya kita bisa berkomunikasi dengan turis asing yang datang ke NTT,” kata Nae Soi seraya mengajak warga juga terus meningkatkan dan menjaga keramahtamahan , murah senyum (hospitality) dan menjaga kebersihan dan keamanan. (Gatra/ korneliusmoanita/NBC)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2021 NTTBANGKIT.

Tentang Kami   |   Tim Redaksi