Sab. Sep 25th, 2021

NTT Bangkit

Media Promosi Pariwisata,Bisnis dan Investasi NTT

Harumkan Nama NTT, Sisilia Elisabeth Moi Menjadi Juara II Ajang Sastra Tingkat Nasional

2 min read

Penutupan Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) 2019. (Picture: tribunnews.com)

LAMPUNG, NTTBANGKIT.com – Selain kaya akan sumber daya alam, pariwisata dan budaya, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) juga memiliki banyak anak muda yang memiliki potensi SDM dan seni di atas rata-rata.

Sebut saja Sisilia Elisabeth Moi, dari Provinsi NTT yang berhasil membanggakan NTT dalam ajang Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) 2019 di Bandar Lampung. Dalam ajang bergengsi tingkat nasional tersebut, Lilis (sapaan akrabnya), menorehkan prestasi dengan meraih juara II lomba cipta puisi.

Lilis merupakan Siswi SMAK Negeri St. Thomas Morus Ende menjadi duta NTT  di Lampung. Siswi kelas X Bahasa ini mengikuti Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) Bidang Lomba Cipta Puisi Tingkat Nasional sejak tanggal 15 hingga 20 September 2019.

Sebelum berangkat ke Lampung, Lilis mengikuti FLS2N lomba cipta puisi tingkat provinsi pada tanggal 23 sampai 26 Agustus 2019 di Hotel Pelangi Kupang dengan judul puisi, Bersatu dalam Kebhinekaan.

Putri kedua dari pasangan Markus Mawe dan Petronela Buga, terpilih sebagai juara satu lomba cipta puisi dengan menyisihkan teman-teman yang berasal dari 15 kabupaten se NTT.

Siswi Asal Ende Juarai Lomba Cipta Puisi Tingkat Provinsi
Lilis (Memegang piala) ketika menjadi juara I Lomba Cipta Puisi Tingkat Provinsi NTT

Dalam penutupan FLS2N 2019  pada 20 September 2019 di Bandar Lampung,  Direktur Pembinaan SMA (PSMA) Purwadi Sutanto mengatakan bahwa FLS2N bukan merupakan akhir, melainkan awal sekaligus batu pijakan bagi anak-anak muda Indonesia untuk semakin menorehkan prestasi di bidang seni.

“Hari ini merupakan akhir dari suatu rangkaian kegiatan unjuk kreativitas dalam bidang seni, dimana para siswa berjuang untuk menjadi yang terbaik mewakili provinsinya masing-masing. Kegiatan ini bukan akhir dari suatu tujuan tetapi justru merupakan proses untuk mengasah kreativitas dan potensi diri menggapai prestasi yang lebih tinggi,” tutur Purwadi Sutanto.

“Hari ini merupakan akhir dari suatu rangkaian kegiatan unjuk kreativitas dalam bidang seni, dimana para siswa berjuang untuk menjadi yang terbaik mewakili provinsinya masing-masing. Kegiatan ini bukan akhir dari suatu tujuan tetapi justru merupakan proses untuk mengasah kreativitas dan potensi diri menggapai prestasi yang lebih tinggi,” tutur Purwadi Sutanto.

Diketahui pula bahwa dunia sastra Indonesia dewasa ini mulai ramai dipenuhi dengan karya-karya dari sastrawan asal NTT. Bahkan buku besar tentang biografi sastrawan Indonesia dari Hamzah Fansuri pada abad ke-17  hingga tahun 2019 yang dikumpulkan oleh Yayasan Hari Puisi Indonesia juga memuat beberapa nama sastrawan asli NTT Seperti Mario F. Lawi, Erick Langobelen, Emild Kadju, Yogen Sogen, dan beberapa nama-nama putra-putri daerah NTT lainnya.

Kepada nttbangkit.com, Lilis mengatakan bahwa ia berharap bisa menjadi sastrawan sama seperti beberapa seniornya yang sudah memiliki nama di dunia sastra. 

“Saya ingin menjadi pencipta puisi yang bagus seperti kakak-kakak yang dari NTT yang karya-karyanya sudah masuk di media-media nasional dan namanya sudah dikenal banyak orang,” tutur Lilis.

Selain itu, Lilis juga berharap agar prestasinya ini menjadi pendorong baginya untuk serius menekuni dunia sastra. (*)

Penulis: Emild Kadju

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2021 NTTBANGKIT.

Tentang Kami   |   Tim Redaksi