Ming. Jul 25th, 2021

NTT Bangkit

Media Promosi Pariwisata,Bisnis dan Investasi NTT

Tarian Manca Sambut Kedatangan Tim Ekspedisi Kas Keliling Bank Indonesia Di Pulau Komodo

2 min read

Tim ekspedisi keliling Bank Indonesia disambut dengan tarian Manca di Pulau Komodo. (antaranews.com)

DESA KOMODO, NTTBANGKIT.com – Dalam rangka mendekatkan pelayanan di  wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar), Tim Ekspedisi Kas Keliling (EKK) Bank Indonesia (BI) untuk wilayah 3T bekerjasama dengan TNI-AL mulai mendatangi pulau-pulau 3T untuk memberikan sosialisasi tentang ekonomi, perbankan, dan keuangan.

Ketika menginjakkan kaki di kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), tim tersebut diterima baik oleh Pemda Manggarai Barat dan masyarakat setempat. Bahkan ketika tiba di Pulau Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT pada Minggu (22/092019), Tim EKK BI pun disambut meriah oleh warga desa Komodo dengan tarian Manca.

Tarian Manca adalah tarian asli masyarakat Desa Komodo, yang mana pada zaman perang tarian tersebut digunakan untuk menyambut kedatangan para pahlawan perang yang menang dalam peperangan melawan musuh.

Ketua Departemen Pengelolaan Uang BI, Heru Pranoto yang juga ikut dalam rombongan Tim EKK BI mengaku terkejut dengan antusiasme warga setempat dalam menyambut kedatangan tim tersebut.

“Ternyata masyarakat sangat antusias sekali, ini terbukti dengan penyambutan tadi,” kata Heru.

Heru meyakini bahwa penyambutan tersebut menunjukkan bahwa kehadiran Tim EKK BI dinantikan oleh masyarakat di daerah 3T, khususnya di Pulau Komodo.

Antusiasme warga Pulau Komodo bisa dilihat ketika mereka langsung menyambut Tim dari BI dengan tarian Manca.

Sementara itu Kepala Desa Komodo Haji Aksan ketika ditemui di sela-sela kegiatan sosialisasi Tim EKK BI, menyatakan bahwa masyarakat setempat amat merasakan manfaatnya.

Ia mengaku bahwa dirinya dan masyarakat setempat sangat mendapatkan layanan keperluan ekonomi, khususnya dalam memahami tentang perbedaan uang asli dan palsu, serta mendapatkan layanan penukaran mata uang asing ke rupiah secara langsung, melalui kegiatan Bank Indonesia di desanya.

“Kami sambut mereka dengan meriah karena melakukan perjalanan jauh untuk melayani masyarakat di sini. Oleh karena itu, wajar jika kami lakukan ini demi menghormati perjuangan mereka sampai ke Pulau Komodo,” tutur Aksan sebagaimana dilansir dari antaranews.com.

Dalam kunjungan tersebut, Tim EKK BI memberikan sosialisasi tentang ciri-ciri keaslian uang rupiah dan memberikan akses penukaran uang rupiah secara langsung, mengingat masyarakat Pulau Komodo banyak menerima uang Dollar dan mata uang asing lainnya dari para wisatawan mancanegara yang berkunjung ke sana.

Aksan juga mengatakan bahwa kedatangan Tim EKK BI sangat bermanfaat bagi masyarakat setempat. 

Ia pun berharap agar sosialisasi tentang ciri-ciri keaslian uang rupiah dan penukaran uang rupiah oleh Bank Indonesia alangkah baiknya dilakukan secara periodik sehingga masyarakat Pulau Komodo tidak harus membuang uang untuk menukar Rupiah di Labuan Bajo.

“Sebab, ini sangat membantu kami untuk menukarkan uang. Jika tidak, kami harus berlayar selama empat jam ke Labuan Bajo untuk menukarkan uang,” tutur Aksan. (*)

Penulis: Emild Kadju

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2021 NTTBANGKIT.

Tentang Kami   |   Tim Redaksi