Kam. Okt 21st, 2021

NTT Bangkit

Media Promosi Pariwisata,Bisnis dan Investasi NTT

Luncurkan Program Bank NTT City, Dirut Bank NTT Ingin Bangun Komplek Perumahan Terintegrasi Di Seluruh NTT

3 min read

Bobby Lianto ketika memberi penjelasan kepada Dirut Bank NTT, Ishak Eduard Rihi di lokasi Perumahan Oetalu, Rabu (25/9/2019) - (Picture: tribunnews.com)

“Dalam rangka membangun infrastruktur NTT yang lebih baik, Bank NTT meluncurkan program Bank NTT City. Bank NTT City merupakan sebuah komplek perumahan yang terintegrasi yang di dalmnya terdapat supermarket, sekolah, fasilitas sekolah sebagai tempat bermain anak dan tempat berolahraga bagi masyarakat setempat, sebagaimana model pembangunan mini-kota di wilayah Jakarta dan Jawa Barat. Ke depannya, Dirut Bank NTT, Izhak Eduard Rihi berniat membangun komplek perumahan yang terintegrasi di seluruh wilayah NTT.”

KUPANG, NTTBANGKIT.com – Dalam rangka memajukan pembangunan di Nusa Tenggara Timur (NTT), Bank NTT dan PT Pembangunan Sehat Sejahtera membangun kerjasama untuk segera menghadirkan “Bank NTT City” dalam waktu dekat di Perumahan Sejahtera Land Oetalu, Desa Penfui Timur, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, NTT. 

Bank NTT City merupakan sebuah kompleks perumahan yang terintegrasi, di mana di dalamnya akan dibangun supermarket, sekolah, fasilitas sekolah sebagai tempat bermain anak dan tempat berolahraga bagi masyarakat setempat, sebagaimana model pembangunan mini-kota di wilayah Jakarta dan Jawa Barat.

Direktur Utama (Dirut) Bank NTT, Izhak Eduard Rihi mengatakan bahwa progres ini merupakan yang pertama di NTT. Izhak juga mengatakan bahwa komplek perumahan tersebut akan menjadi tempat yang nyaman bagi siapa saja. Bila hasilnya memuaskan, Izhak berikhtiar ke depan akan membangun lokasi yang sama di seluruh wilayah NTT.

Berdasarkan  agenda yang sudah ada, dikabarkan bahwa  Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat sendiri yang akan meresmikan Bank NTT City pada Jumat (18/10/2019) mendatang.

Menjelang peresmian oleh Gubernur NTT bulan depan, pada Rabu (25/9/2019) petang lalu Izhak bersama tim Bank NTT serta Direktur Utama PT Pembangunan Sehat Sejahtera, Bobby Lianto meninjau lokasi itu, 

Ketika meninjau lokasi itu Bobby menjelaskan kepada Dirut Bank NTT tentang letak lokasi tempat peresmian, rencana panggung, lokasi pameran dan pentas serta beberapa hal teknis lainnya. Karena itu dalam waktu sekitar tiga minggu ini Bobby mengatakan, akan melakukan percepatan beberapa fasilitas untuk diresmikan gubernur.

Bobby menyampaikan terima kasih kepada Dirut Bank NTT beserta tim Bank NTT yang telah mengambil bagian dalam upaya memajukan pembangunan di NTT. 

Usai memantau lokasi Bank NTT City, Izhak dan rombongan pergi mengunjungi rumah LSM Tangan Pengharapan yang merupakan sekolah lapangan bagi masyarakat pedalaman di NTT di wilayah Perumahan Oetalu.

Ketika melihat berbagai tanaman yang merupakan hasil dari aktivitas rumah LSM Tangan Pengharapan seperti sayur-sayuran dan tanaman-tanaman lainnya, Izhak spontan meminta salah satu stafnya untuk segera menghitung berapa kebutuhan sehingga dapat dibiayai dengan Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Kepada nttbangkit.com, Izhak mengatakan bahwa melalui KUR Bank NTT dengan moto “Melayani Lebih Sungguh,” ingin membantu Usaha Mikro, Kecil, Menengah dan Koperasi (UMKM) yang ada di NTT agar bisa berkembang menjadi lebih baik kedepannya.

“Dalam rangka pemberdayaan UMKM, penciptaan lapangan kerja, dan penanggulangan kemiskinan, Pemerintah Provinsi NTT melalui Bank NTT  menerbitkan Paket Kebijakan yang bertujuan meningkatkan sektor riil dan memberdayakan UMKM yang mencakup peningkatan akses pada sumber pembiayaan, Pengembangan kewirausahaan, Peningkatan pasar produk UMKM, Reformasi regulasi UMKM. Itulah mengapa saat ini Bank NTT tengah gencar-gencarnya mempromosikan KUR Bank NTT kepada masyarakat NTT agar mereka bisa membangun usahanya melalui pinjaman dengan bunga kecil,” jelas Dirut.

Tentang KUR

Pada tanggal 5 November 2007, Presiden meluncurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR), dengan fasilitas penjaminan kredit dari Pemerintah. KUR adalah kredit/pembiayaan modal kerja dan/atau investasi kepada debitur individu/perseorangan, badan usaha dan/atau kelompok usaha yang produktif dan layak namun belum memiliki agunan tambahan atau agunan tambahan belum cukup. 

UMKM dan Koperasi yang diharapkan dapat mengakses KUR adalah yang bergerak di sektor usaha produktif antara lain: pertanian, perikanan dan kelautan, perindustrian, kehutanan, dan jasa keuangan simpan pinjam. Penyaluran KUR dapat dilakukan langsung, maksudnya UMKM dan Koperasi dapat langsung mengakses KUR di Kantor Cabang atau Kantor Cabang Pembantu Bank Pelaksana. Untuk lebih mendekatkan pelayanan kepada usaha mikro, maka penyaluran KUR dapat juga dilakukan secara tidak langsung, maksudnya usaha mikro dapat mengakses KUR melalui Lembaga Keuangan Mikro dan KSP/USP Koperasi, atau melalui kegiatan linkage program lainnya yang bekerjasama dengan Bank Pelaksana. (*)

Penulis: Emild Kadju

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2021 NTTBANGKIT.

Tentang Kami   |   Tim Redaksi