Kam. Okt 21st, 2021

NTT Bangkit

Media Promosi Pariwisata,Bisnis dan Investasi NTT

Presiden Jokowi Resmikan Palapa Ring, Akses Internet Indonesia Akan Semakin Baik

3 min read

Momen Penandatangan prasasti digital oleh Presiden Jokowi

JAKARTA, NTTBANGKIT.com Setelah infrastruktur Palapa Ring wilayah timur diselesaikan pada Agustus lalu oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) melalui Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI), Presiden Joko Widodo atau akrab disapa Jokowi pada hari ini, Senin (14/10/2019) pun meresmikan meresmikan Palapa Ring melalui penandatanganan prasasti digital.

Penandatanganan tersebut menjadi penanda bahwa Palapa Ring siap beroperasi untuk menghubungkan seluruh Indonesia melalui jaringan internet cepat atau “Tol Langit”.

Dalam kesempatan ini, Presiden yang didampingi oleh Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara, melakukan video-conference dari Istana Negara dengan para pejabat pemerintah daerah di Sorong (Papua Barat), Merauke (Papua), Rote (Nusa Tenggara Timur), Sabang (Nanggroe Aceh Darussalam), dan Penajam (Kalimantan Timur).

Menteri Kominfo Rudiantara dalam laporan pertanggungjawabannya menjelaskan bahwa Palapa Ring merupakan proyek pembangunan backbone jaringan serat optik nasional yang menghubungkan seluruh 514 ibukota kabupaten/kota di Indonesia.

Palapa Ring terdiri dari tiga paket. Pertama Palapa Ring paket barat yang dilaksanakan oleh PT Palapa Ring Barat ini membentang kabel optik sepanjang 2.275 km yang menjangkau wilayah Riau dan Kepulauan Riau (sampai dengan Anambas dan Natuna). Rampung pada awal 2018

Palapa Ring paket tengah mencakupi Kalimantan, Sulawesi, dan Maluku Utara dengan total panjang kabel serat optik 2.995 km. Pada bagian ini pembangunannya dilaksanakan oleh PT LEN Telekomunikasi Indonesia dan selesai awal tahun 2019.

Kemudian Palapa Ring paket timur dilaksanakan oleh PT Palapa Ring Timur dengan jangkauan dari NTT, Maluku, Papua Barat, dan Papua sepanjang 6.878 km. Paket Timur rampung Agustus 2019.

Menteri Rudiantara sendiri mengakui bahwa pembangunan infrastruktur Palapa Ring wilayah timur adalah yang paling sulit dikerjakan karena selain faktor geografinya yang terdiri dari pegunungan sampai rawan terjadinya konflik. 

Tentang Palapa Ring

Palapa Ring merupakan proyek pengembangan jaringan telekomunikasi ke seluruh kabupaten/kota dengan menggunakan Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) dan Sistem komunikasi Serat Optik (SKSO) sebagai upaya menyelesaikan target RPJMN 2015-2019. Proyek PALAPA RING dilakukan dengan mekanisme kerja sama antara Pemerintah dengan Badan Usaha (Kerjasama Pemerintah – Badan Usaha/KPBU).

Dasar hukum pelaksanaan Proyek KPBU PALAPA RING, antara lain :

1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 1999 tentang Telekomunikasi;

2. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2007 tentang Penanaman Modal;

3. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 78 Tahun 2010 tentang Penjaminan Infrastruktur dalam Proyek Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha yang Dilakukan Melalui Badan Usaha Penjaminan Infrastruktur;

4. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 2 tahun 2015 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional Tahun 2015 – 2019;

5. Peraturan Presiden Nomor 38 Tahun 2015 tentang Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha dalam Penyediaan Infrastruktur;

6. Peraturan Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Nomor 4 Tahun 2015 tentang Tata Cara Pelaksanaan Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha dalam Penyediaan Infrastruktur;

7. Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 25 Tahun 2015 tentang Pelaksanaan Kewajiban Pelayanan Universal Telekomunikasi dan Informatika.

Jokowi Harap Palapa Ring Digunakan Untuk Kebaikan

Setelah laporan pertanggungjawaban dari Menteri Kominfo, Presiden Jokowi pun meresmikan Palapa Ring.

“Dengan mengucapkan Bismillah, saya resmikan Palapa Ring yang menghubungkan 514 kota dan Kabupaten seluruh Indonesia,” kata Presiden Jokowi di Istana Negara, Senin (14/10/2019) dan disambut dengan tepuk tangan meriah.

Dalam sambutannya, Presiden menyampaikan bahwa hadirnya Palapa Ring ditujukan untuk mengatasi ketimpangan digital di berbagai wilayah, khususnya di timur Indonesia. Kehadiran Palapa Ring diharapkan Presiden dapat memajukan perekonomian, sosial, dan budaya.

“Inilah yang akan menyatukan kita, dari Sabang sampai Merauke, Miangas ke Rote. Bisa berbincang dan mengenal satu sama lain,” tutur Jokowi.

Presiden Jokowi dalam pidatonya mengatakan bahwa aksesibilitas internet ini perlu dimanfaatkan secara optimal untuk hal-hal positif dan konstruktif. Jangan sampai digunakan secara negatif untuk menyebarkan hoaks dan provokasi yang memecah belah kesatuan NKRI.


Momen penandatanganan prasasti digital Palapa Ring oleh Presiden Jokowi

“Kita tahu bersama bahwa akses internet kemudian digunakan sebagai sarana penyebaran hoaks, provokasi, SARA yang berpotensi memicu perpecahan NKRI. Oleh karena itu saya sangat berharap agar ‘tol langit’ ini bisa digunakan dengan baik dan bijaksana oleh seluruh masyarakat Indonesia dari Sabang sampai Merauke, dari Mianga sampai Pulau Rote,” harap Jokowi.

Prasasti digital tanda bahwa Palapa Ring siap beroperasi

Setelah memberikan sambutan, Jokowi pun menandatangani prasasti digital. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2021 NTTBANGKIT.

Tentang Kami   |   Tim Redaksi