Rab. Mar 3rd, 2021

NTT Bangkit

Media Promosi Pariwisata,Bisnis dan Investasi NTT

7 views

Menari di Dekat Istana Merdeka, Masyarakat NTT Berharap Jokowi Perhatikan Kebudayaan NTT

2 min read

JAKARTA, NTTBANGKIT.com – Jelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden di Gedung DPR-MPR RI, ratusan warga Nusa Tenggara Timur (NTT) yang tergabung dalam relawan Jokowi-Maruf Amin, Flores Sumba Timur Alor (Jo’mari Flobamora) merayakannya dengan melakukan parade tarian di dekat Istana Negara, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Minggu (20/10/2019).

Ada tiga tarian yang dipentaskan yaitu: tari Kataga dari Sumba Barat, Okomama dari Kabupaten Timor Tengah Selatan, dan Hegong, Maumere, NTT.

Kepada nttbangkit.com, ketua Relawan Jo’mari Flobamora, Mikael Umbuzasa, menuturkan filosofi tiga tarian tersebut sebagai berikut:

Pertama,  Tarian Kataka merupakan seni tari heroik dari Sumba yang melambangkan keperkasaan pahlawan dalam mengalahkan musuh yang ingin memecah-belah persatuan. 

“Ini mengisahkan tentang Pulau Sumba yang menunjukkan perubahan Indonesia. Tidak boleh lagi ada yang mengganggu Indonesia dan negara harus bersatu,” tutur Mikael. 

Rombongan Relawan Jo’mari Flobamora saat diwawancarai awak media (picture: Ist.)

Melalui tarian ini,  para penari ingin menyambut kemenangan Jokowi dan Ma’ruf Amin sebagai pemenang Pilpres 2019.

Kedua,  Tarian Okomama yang merupakan tarian penyambutan dan menyuguhkan sirih pinang untuk tamu, sebagai simbol selamat datang.

Melalui tarian ini,  para penari ingin menyampaikan selamat datang kepada Jokowi dan Ma’ruf Amin yang dilantik menjadi pemimpin Indonesia.

Ketiga, Tarian Hegong  dari kabupaten Sikka NTT yang biasa dilakukan untuk menjemput mengantar para tamu agung.

Dalam kesempatan yang sama, Mikael juga berharap agar Presiden Joko Widodo bisa lebih memperhatikan seni tari khas yang ada di NTT. Ia juga berharap agar Jokowi bisa sering datang ke NTT dan membuat NTT lebih baik kedepannya. 

“Sering-seringlah datang ke NTT, karena kami selama ini terbelakang, segala macam. Mudah-mudahan dengan Jokowi 5 tahun lagi, perhatiannya lebih kencang untuk NTT,” kata Mikael.

Ia pun mengaku bahwa selama lima tahun kepemimpinan Jokowi (2014-2019), pembangunan di NTT sudah mulai baik dan bila dalam masa kepemimpinan dari 2019-2024 Jokowi terus memperhatikan NTT, maka NTT pasti akan menjadi provinsi yang maju dan sejahtera. 

Selain itu, Mikhael menambahkan bahwa dirinya berharap kebudayaan NTT bisa terkenal seperti Bali, mengingat kebudayaan NTT pun sangat khas. (*)

Penulis: Emild Kadju

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2021 NTTBANGKIT.

Tentang Kami   |   Tim Redaksi