Rab. Mar 3rd, 2021

NTT Bangkit

Media Promosi Pariwisata,Bisnis dan Investasi NTT

7 views

Ingin Anak NTT Sehat, Julie Laiskodat Ajar Abak Paud Cuci Tangan Enam Kali Sehari

2 min read
nttbangkit.com

Momen Julie Laiskodat mengajak anak-anak Paud untuk mencuci tangan (Picture: voxntt.com)

KUPANG, NTTBANGKIT.com – Dalam rangka menciptakan generasi muda NTT yang sehat secara jasmaniah, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK)  Provinsi NTT, Julie Sutrisno Laiskodat mengajak anak-anak Taman Kanak-kanak (TK) dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) untuk mencuci tangan minimal enam kali sehari.

“Saya minta para orangtua dan para guru, latih anak-anak untuk mencuci tangan setiap hari. Minimal enam kali sehari, sebelum makan dan sesudah dari (kamar)  WC. Bersihkan tangan harus selalu pakai sabun,” kata Julie sebagaimana dilansir dari voxntt.com saat memberikan arahan pada kampanye cuci tangan pakai sabun dalam rangka hari cuci tangan sedunia tingkat Provinsi NTT di halaman Rumah jabatan (Rujab) Gubernur, Jumat (18/10/2019).

Di depan alun-alun rumah jabatan tersebut, sudah disiapkan tempat cuci tangan untuk anak-anak itu.Wadah yang disiapkan berupa jerigen berisi air yang digantung rapi. Di samping jerigen itu sudah tersedia sabun yang siap digunakan.

Di tengah ribuan anak tersebut, Julie tak henti-hentinya mengajarkan langsung anak-anak itu cara mencuci tangan.

Ia mengatakan bahwa sebagai salah satu upaya pencegahan terhadap berbagai macam penyakit, gerakan mencuci tangan harus dibiasakan sejak usia dini.

“Kalau mereka sudah membiasakan diri sejak dini,  maka hal ini akan menjadi pola hidup yang akan dibawa terus sampai kapanpun,” tutur Istri orang nomor satu di NTT tersebut.

Selain itu, Julie juga mengimbau agar para orangtua selalu menyediakan ikan dan daun kelor sebagai santapan untuk anak-anak demi menunjang pemenuhan asupan gizi.

“Ikan dan daun kelor merupakan makanan bergizi yang sangat berguna untuk pertumbuhan. Biasakan  anak-anak untuk makan ikan dengan sayur daun kelor agar mereka bisa tumbuh jadi anak yang sehat dan pintar,” kata Julie.

Sementara itu, Drg.  Iin Adriani selaku ketua Kelompok Kerja (Pokja) IV PKK NTT dalam laporannya mengatakan,  kegiatan kampanye cuci tangan pakai sabun itu merupakan salah satu program dari PKK NTT.

“Tujuannya untuk mengkampanyekan pola hidup bersih dan sehat. Juga untuk menanamkan dan memperkenalkan sejak dini cara hidup sehat kepada anak-anak,” tutut Iin sebagaimana dilansir dari voxntt.com.

Untuk diketahui, kegiatan tersebut diikuti  1.000 orang anak dari 50 TKK/PAUD se-Kota Kupang, dengan masing-masing sekolah mengirimkan 20 orang anak. 

Suasana antusias begitu meliputi para peserta yang mengikuti rangkaian acara mulai dari senam sehat bersama dan praktik atau demo cara mencuci tangan secara benar. 

Terlihat bahwa ibu Julie yang adalah juga ketua Dekranasda NTT membaur di tengah-tengah para guru, orang tua dan ribuan anak TK/PAUD, yang berkumpul di Alun-alun Rumah Jabatan (Rujab) Gubernur NTT.

Kepada nttbangkit.com, Julie mengatakan bahwa ia ingin agar anak-anak saat ini bisa tumbuh menjadi pemimpin-pemimpin NTT masa depan yang sehat secara jasmani dan rohani.

Men sana in corpore sano, di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat. Kita ingin membiasakan anak-anak kita untuk menerapkan pola hidup sehat sejak dini, sehingga mereka bisa tumbuh menjadi anak-anak yang sehat secara jasmani dan rohani. Kita berharap agar masa depan NTT berada di tanga anak-anak kita yang sehat,” tutur Julie. (*)

Penulis: Emild Kadju

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2021 NTTBANGKIT.

Tentang Kami   |   Tim Redaksi