Jum. Okt 22nd, 2021

NTT Bangkit

Media Promosi Pariwisata,Bisnis dan Investasi NTT

PLN NTT Genjot Rasion Elektrifikasi NTT Hingga 90 Persen Sampai Akhir 2019

2 min read

PLN wilayah NTT genjot ratio elektrifikasi NTT dengan target 90 persen pada akhir 2019

KUPANG, NTTBANGKIT.com – Setelah beberapa waktu lalu Gubernur NTT Viktor Laiskodat ingin bertemu Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk membeli saham PLN NTT guna mengurus elektrifikasi NTT sendiri yang konon selalu mati hidup tak tentu, kini giliran General Manajer PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur, Ignatius Rendroyoko, mengatakan bahwa pihaknya  menargetkan sebanyak 30.000 rumah warga provinsi NTT tersambung listrik setiap bulan hingga akhir 2019.

Hasil kajian rasio elektrifikasi (RE) terbaru dari Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang bekerjasama dengan PLN NTT dan Badan Pusat Statistik (BPS) NTT mencatat kondisi RE di provinsi setempat hingga Oktober mencapai 82,97 persen.

“Saat ini kami terus dorong bahkan sedikit kami paksakan untuk mengejar target penyambungan listrik hingga 30.000 rumah per bulan,” tutur Ignas di Kupang, Kamis (31/10/2019) sebagaimana dilansir dari bisnis.com.

PLN NTT semakin kuat genjot RE di NTT (Image: bisnis.com)

Ignas menargetkan dan terus menggenjot penyambungan listrik ke rumah-rumah warga untuk mengejar RE di NTT mencapai 90 persen hingga akhir 2019.

“Hasil kajian ini yang menjadi rujukan utama kami untuk mengejar ketertinggalan RE terutama menggenjot penyambungan listrik ke rumah-rumah warga,” tambahnya.

Ignas juga menyebutkan tentang sejumlah kabupaten di NTT yang menjadi prioritas penyambungan listrik seperti Timor Tengah Selatan, Sumba Barat Daya, dan Manggarai Timur karena kondisi RE di daerah-daerah tersebut yang masih rendah dibandingkan kabupaten lainnya di daerah itu.

Rasio elektrifikasi ketiga kabupaten itu masing-masing di antaranya, Timor Tengah Utara 60,55 persen, Sumba Barat Daya 61 persen, dan Manggarai Timur 65,99 persen,

“Sekarang hanya dua bulan tersisa sehingga harapan kami nanti pelanggan bisa bertambah sekitar 60.000 lagi di tiga kabupaten itu maupun kabupaten lainnya,” jelas Ignas.

Ia juga menambahkan bahwa saat ini jumlah rumah tangga di provinsi setempat yang menjadi pelanggan PLN sekitar 768.000.

“Kami berharap hingga akhir 2019 bisa sampai 800.000 pelanggan PLN di NTT karena itu penyambungan baru ke rumah-rumah terus digenjot di lapangan,” ucapnya sebagaimana dilansir dari bisnis.com. (*)

Penulis: Emild Kadju

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2021 NTTBANGKIT.

Tentang Kami   |   Tim Redaksi