Kam. Des 3rd, 2020

NTT Bangkit

Media Promosi Pariwisata,Bisnis dan Investasi NTT

Gubernur Viktor Tegaskan Eksploitasi Geothermal untuk Sejahterakan Masyarakat NTT

2 min read

Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT, Dr. Jelamu Ardu Marius, M.Si saat bertatap muka dan berdialog dengan para aktivis DPC PMKRI Cabang Kupang , Kamis (28/11/2019) di Kantor Gubernur NTT.

KUPANG, NTTBANGKIT.COM,- Provinsi NTT mempunyai potensi pembangkit energi listrik panas bumi (geothernal) yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan listrik. Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat menegaskan bahwa pemerintah melakukan eksplorasi dan eksploitasi geothermal atau panas bumi sesungguhnya hanya untuk kepentingan kesejahteraan masyarakat NTT.

“Kita eksploitasi dan eksplorasi untuk kesejahteraan masyarakat,” tandas Gubernur Viktor melalui Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT, Dr. Jelamu Ardu Marius, M.Si saat bertatap muka dan berdialog dengan para aktivis DPC PMKRI Cabang Kupang yang datang menyampaikan aspirasinya terkait proyek geothernal dari Kementerian ESDM di Pulau Flores, Kamis (28/11/2019) di Kantor Gubernur NTT.

Para aktivis mahasiswa PMKRI yang dikoordinir Alexius Easton dalam dialog tersebut mengungkapkan. sejak tahun 2017 Kementerian ESDM RI telah meluncurkan Program Flores Geothermal Island dalam Keputusan Menteri ESDM No : 2268 K/30/MEM/2017 tentang penetapan Pulau Flores sebagai Pulau Panas Bumi.

“Surat keputusan ini didukung dengan telah disusunnya peta jalan Pulau Flores sebagai pulau panas bumi,” ucap Easton Ance yang juga Presidium Gerakan Kemasyarakatan.

Menurut dia, wilayah kerja panas bumi Mataloko telah memasuki masa eksploitasi dan sampai saat ini menimbulkan banyak dampak yang meresahkan masyarakat. Untuk itu, dia meminta perhatian serius pemerintah.

Mendengar aspirasi yang disampaikan para mahasiswa, Jelamu Ardu Marius mengatakan, pihaknya sangat menghargai dan menghormati aspirasi yang disampaikan. Namun demikian, ia meminta agar sambil memikirkan berbagai alternatif.

“Memang Flores telah ditetapkan sebagai Geothermal Island. Apakah kita membiarkan gas bumi seperti itu?” ujar Marius, balik bertanya.

Dikatakannya, masyarakat NTT sangat membutuhkan energi listrik. Dimana sudah ada kesekatan bahwa unsur-unsur negatif harus dihindari. Dia berharap Pemerintah Pusat dapat menyelesaikan berbagai dampak yang ditimbulkan akibat eksploitasi dan eksplorasi dari pembangunan geothermal tersebut.

“Nanti kita diskusi secara serius dengan Dinas ESDM Provinsi NTT,” tegas Marius dan berjanji akan menelepon Bupati Ngada dan Bupati Manggarai Barat.

Menurut Marius, perlu juga dipikirkan agar pengelolaan sumber-sumber energi listrik ini dikelola secara bersama antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten.

“Tidak boleh karena geothermal lalu merusak tourism, pertanian, perkebunan dan lain sebagainya. Ini tidak boleh terjadi. Sebab tujuan pembangunan adalah untuk mensejahterakan rakyat,” tandas Marius.

Dalam dialog tersebut, Sekjend PMKRI Kupang, Kornelis Bria membacakan dan menyerahkan sembilan butir aspirasi, yang antara lain menuntut dan mendesak Menteri ESDM Arifin Tasrif untuk menghentikan rencana eksplorasi dan eksploitasi geothermal Wae Sano Kecamatan Sano Nggoang Kabupaten Manggarai Barat dan mendesak Menteri Pariwisata, Wishnutama untuk menolak rencana eksplorasi dan eksploitasi geothermal dan mendukung pariwisata Danao Sano Nggoang yang berbasis masyarakat.

Selain itu, sebut Kornelis Bria, meminta Gubernur NTT dan DPRD NTT , dan Bupati Manggarai Barat untuk tidak mendukung PT. Sarana Multi Infrastruktur (SMI), yang keberadaannya berpotensi menghancurkan masa depan rakyat dalam lingkungan Wae Rebo. Dia juga meminta Pemprov NTT serius melakukan  moratorium tambang di NTT.

“Kami juga mendesak dan menuntut Bupati Manggarai Barat, Aguatinus Ch. Dula dan DPRD Kabupaten Manggarai Barat untuk tidak tinggal diam atau malah mendukung PT. Sarana Multi Infrastruktur (SMI) yang keberadaannya berpotensi menghancurkan masa depan rakyat dan lingkungan Wae Sano juga wilayah berdampak lainnya,” tegas Kornelis Bria. (SP/Valeriguru/hum/ntt)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2019 NTTBANGKIT.

Tentang Kami   |   Tim Redaksi