Sel. Jul 7th, 2020

NTT Bangkit

Media Promosi Pariwisata,Bisnis dan Investasi NTT

Sistem Pengawasan Digital Akan Dipakai di Kawasan TN Komodo

2 min read

Seekor Komodo dewasa di Taman nasional Pulau Komodo (Image: Ist.)

KUPANG, NTTBANGKIT.com – Pemerintah Nusa Tenggara Timur (NTT) akan menggunakan aplikasi teknologi digital untuk memantau seluruh aktivitas baik di darat maupun di laut di kawasan Taman Nasional (TN) Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Flores pada 2020 mendatang.

Hal terseebut dimaksudkan agar Pemprov bisa menantau setiap aktivitas yang ada di TNK tersebut, mengingat beberapa waktu lalu banyak komo yang diselundupkan ke luar NTT.

Hal tersebut diungkapkan kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Nusa Tenggara Timur, Marius Ardu Jelamu kepada Antara di Kupang, Kamis (05/12/2019).

Marius Ardu Jelamu mengatakan bahwa Pemprov NTT akan menggandeng satu perusahaan teknologi tinggi dari Singapura untuk melakukan kontrol pengawasan di Taman nasional Komodo dengan menggunakan aplikasi teknologi yang sangat modern.

Teknologi modern yang digunakan tersebut dilengkapi dengan Artificial Intellegence (AI) sehingga mampu mendeteksi berbagai aktifitas semua kapal pesiar, kapal wisata maupun para wisatawan yang datang berwisata di kawasan Pulau Komodo.

“Teknologi itu nanti juga mampu mendeteksi aktivitas pencurian ikan, rusa dan perusakan kawasan taman nasional komodo semuanya bisa terpantau dengan baik,” tegasnya dilansir dari antaranews.com.

Marius menegaskan, semua aktifitas dalam kawasan Taman Nasional Komodo akan mudah dimonitor dengan menggunakan teknologi yang pertama kali dilakukan di NTT dalam kepemimpinan Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat.

Teknologi digital itu, menurut Jelamu, memungkinkan seluruh kawasan terpantau termasuk aktivitas wisatawan saat melakukan menyelam di perairan Komodo sehingga ditargetkan pada 2020 aplikasi teknologi ini akan terpasang di TN Komodo.

“Baru pertama kali di Indonesia teknologi itu digunakan di NTT, Kami akan mengelola TN Komodo secara profesional mengikuti pengelolaan taman-taman nasional dunia seperti taman nasional Galapagos dan Taman Nasional di Afrika yang menerapkan sistem aplikasi teknologi tinggi dalam pengawasannya,” ujarnya dilansir dari antaranews.com.

la menambahkan, pemerintah NTT juga akan melakukan pembatasan terhadap kunjungan wisatawan ke Pulau Komodo, sehingga Pulau Komodo menjadi daerah konservasi serta daerah destinasi wisata yang bermutu tinggi. (*)

Editor: Emild Kadju

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2019 NTTBANGKIT.

Tentang Kami   |   Tim Redaksi