Ming. Nov 29th, 2020

NTT Bangkit

Media Promosi Pariwisata,Bisnis dan Investasi NTT

Tingkatkan Ekonomi Rakyat Kecil, Pemerintah Didorong Pasarkan Produksi Cenderamata NTT Lewat Sistem Digital

2 min read

Oleh-oleh khas Nusa Tenggara Timur (NTT). (Foto: Egi Eligius)

Cenderamata NTT di toko oleh-oleh Kupang. (Foto: Poskupang)

JAKARTA, NTTBANGKIT.COM,- Para pemerhati tenun ikat dan cenderamata NTT di Jakarta meminta setiap pemerintah daerah menyiapkan sistem digital untuk membantu memasarkan hasil produksi rakyat. Pasalnya tidak semua warga NTT mampu memasarkan berbagai cenderamata mereka secara lancar, laris dan kontinyu.

“Untuk mempercepat ekonomi masyarakat NTT, secara khusus para pengerajin cenderamata, kita meminta pemerintah kabupaten/ kota harus membuat atau menyiapkan sistem digital untuk pasarkan berbagai produksi warga,”kata salah satu pemerhati cenderamata khas NTT, Winston Zipy Johanes dalam pertemuan dengan NTTBangkit.com di Jakarta, Selasa (10/12/2019).  

Menurut Winston, NTT sebagai provinsi yang kaya akan seni budaya memiliki puluhan cenderamata khas yang sudah mendunia. Namun sayang, hasil produksi para pengerajin cenderamata di NTT belum maksimal meraup keuntungan karena masih minimnya promosi dan pemasaran produk secara online (sistem digital).

Dirincikannya, NTT memiliki tenun ikat yang unik dengan motif indah masing-masing daerah. Selain tenun ikat, ada pula Sopi (Moke),  Sasando, Madu Timor, Tilangga, Ukiran Komodo, Peci Manggarai, Kayu Cendana, Topi Anyaman, Tas Anyaman, Parang Kabela, Patung, Kalung Rote, Sabu dan Timor, Pakain Adat,  Dendeng Sapi dan Rusa, Sei dan masih banyak yang lainnya dari 22 kabupaten/ kota.

“Di era ekonomi digital saat ini, tak bisa lagi cenderamata hanya dijual manual di pasaran tradisional saja, tetapi harus lewat sistem digital (online). Sementara, tidak semua warga NTT yang memiliki hasil produksi  mampu menjual barang-barang mereka melalui sistem digital. Oleh karena itu, pemerintah harus mulai memfasilitasi pemasaran lewat sistem digital,” pintanya.

UKM Dukung Program Pariwisata

Menurut Winston, Pemerintah Provinsi NTT saat ini tengah gencar  membangun pariwisata sebagai ‘Prime Mover.’ Dengan pariwisata sebagai penggerak utama yang menggerakan sektor lainnnya, termasuk ekonomi, maka Usaha Kecil Menengah (UKM) harus disiapkan secara baik agar meningkatkan pendapatan ekonomi rakyat.

“Program pariwisata sudah bagus. Promosi sudah gencar ke seluruh penjuru dunia. Strategi selanjutnya, adalah membangun atau mempersiapkan sektor UKM yang langsung bersentuhan dengan masyarakat kecil (lokal). Jika UKM tidak dipersiapkan oleh pemerintah di setiap kabupaten, maka cepat atau lambat lahan-lahan atau usaha-usaha kecil dan menengah semuanya akan dikuasai pihak lain, dan masyarakat NTT hanya menjadi penonton,” tegasnya.

Selain membangun atau memfasilitasi dengan anggaran, pemerintah juga harus menyiapkan sumber daya maunusia (SDM) NTT yang go digital, agar masyarakat dengan leluasa secara lancar dan berkesinambungan memasarkan hasil produksinya kepada konsumen atau wisatawan.

“Salah satu terobosan yang perlu dilakukan adalah memberikan pelatihan bahasa asing, pelatihan sistem pemasaran digital, dan menyiapkan kemasan produksi yang baik agar laku dipasaran. Langkah ini perlu segera dilakukan agar masyarakat NTT (masyarakat kecil) yang memiliki obyek-obyek pariwisata di daerahnya dapat menikmati hasil dari program pariwisata yang dijalankan pemerintah saat ini dan di masa akan datang,” tutup Winston.  (korneliusmoanita/NBC)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2019 NTTBANGKIT.

Tentang Kami   |   Tim Redaksi