Jum. Des 4th, 2020

NTT Bangkit

Media Promosi Pariwisata,Bisnis dan Investasi NTT

Groundbreaking Galangan Kapal Sulamu, Gubernur NTT: Sekarang pemerintah tidak pura-pura kerja!

2 min read

Gubernur NTT, Viktor Laiskodat saat berada di Kecamatan Sulamu, Kabupaten Kupang untuk meresmikan pembangunan galangan kapal. (*)

KUPANG, NTTBANGKIT.COM,- Gubernur NTT, Viktor Laiskodat menegaskan bahwa pemerintahannya saat ini sedang bekerja keras membangun NTT. Pihaknya bertekad kuat melaksanakan seluruh programnya dengan kerja keras, tanpa pura-pura kerja.

“Kami datang hari ini untuk ground breaking (peletakkan batu pertama) pembangunan galangan kapal di Desa Pitay Kecamatan Sulamu Kabupaten Kupang, tidak berpura-pura kerja tapi kami sungguh-sungguh bekerja,” tandas Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat dalam arahan sesaat sebelum acara ground breaking, Senin (13/01/2020) lalu

Menurut Gubernur Viktor, Pulau Timor khususnya Kabupaten Kupang sangat potensial. Karena itu, ia mau Bupati, Wakil Bupati, kalangan DPRD bergerak keluar dari kebiasaan lama yang ada.

“Doa para pemimpin tidak lagi minta kesehatan atau kesejahteraan tetapi Tuhan kalau Engkau cabut nyawa saya hari ini maka alihkan kesejahteraan dan kemakmuran untuk rakyat saya. Nah, itu baru doa pemimpin,” tegas Gubernur, disambut sorak dan tepukan tangan dari para hadirin.

Gubernur berterima kasih kepada PT Industri Kapal Nusantara yang mau berinvestasi di NTT. “Kalau orang bawa uang ke NTT kita harus jaga baik-baik. Jangan peras mereka. Seluruh ekosistem pembangunan di NTT harus nyata; investor tidak boleh teriak. Ini kesempatan emas untuk tunjukkan bahwa NTT ini kaya,” kata Viktor.

Gubernur Viktor meminta kepada para pejabat di jajaran Pemerintah Provinsi NTT untuk mempermudah segala urusan yang terkait dengan investasi di Provinsi NTT.

“Saya perintahkan seluruh jajaran pemerintah untuk membantu para investor. Ijinnya harus diantar ke pengusaha, bukan sebaliknya. Pelayanan publik di daerah ini harus buat orang rasa nyaman,” ucapnya.

Di tempat yang sama, Dirut PT Industri Kapal Nusantara, Askan Naim menuturkan, pihaknya selalu berkonsultasi dengan Gubernur NTT dalam merealisasikan rencana pembangunan galangan kapal di Desa Pitay.

“Kami hadir untuk turut memberi kontribusi bagi upaya mengatasi pengangguran dan pembangunan ekonomi di Provinsi NTT dalam semangat NTT Bangkit NTT Sejahtera,” jelas Askan Naim.

Dijelaskan, lahan yang telah dimiliki untuk pembangunan galangan kapal ini kurang lebih 25 hektar yang dibeli dari masyarakat. “Kami telah membeli lahan kurang lebih 25 hektar dari masyarakat. Lahan ini telah dibuatkan sertifikat dari hak milik masyarakat menjadi sertifikat hak guna untuk investasi Industri Kapal Nusantara,” katanya.

Menurut Askan Naim, pihaknya tidak hanya fokus di galangan kapal tetapi juga untuk industri perikanan. Karena itu, kami sangat mengharapkan dukungan dari Bapak Gubernur dan Bapak Bupati Kupang,” jelas Askan dan menambahkan, “ada kurang lebih 4000-5000 tenaga kerja yang bakal terserap di pembangunan galangan kapal ini.” Gubernur Viktor juga meminta agar Bupati Kupang dapat mereport perkembangan pekerjaan galangan kapal ini setiap bulan.

“Pak Bupati nanti report ke saya setiap bulan agar saya dapat mengetahui progres dari pembangunan ini. Jangan sampai hari ini kita ground breaking lalu kita hilang; saya tidak mau seperti itu,” ucapnya sambil berharap agar masyarakat di Desa Pitay segera menanam sayur, tomat, lombok dan lain-lain untuk memenuhi kebutuhan para pekerja di tempat ini. (Valeri Guru/Humas/NTT)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2019 NTTBANGKIT.

Tentang Kami   |   Tim Redaksi