Sen. Des 6th, 2021

NTT Bangkit

Media Promosi Pariwisata,Bisnis dan Investasi NTT

Gubernur Laiskodat: Malaka Harus Jadi Contoh Pendidikan di NTT

2 min read
Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat saat mengunjungi Malaka (Image: Dok. Pribadi)

Malaka Harus Jadi Contoh Pendidikan di NTT

NTTBANGKIT.com, KUPANG — Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) kembali melecutkan gagasan briliant. Saat berbicara di depan para pejabat dan masyarakat di Rumah Jabatan Bupati Malaka di Haitimuk, Minggu malam (09/02/2020), Gubernur VBL meminta kepada Bupati Malaka, dr. Stef Bria Seran, M.Ph untuk mendesain dan di tahun 2021 mempraktekkan model atau sistem pendidikan di SD, SMP, SMA/SMK hanya tiga (3) mata pelajaran saja.

“Saya minta Pak Bupati Malaka, atur anak-anak kita mulai dari SD, SMP, SMA/SMK cukup tiga mata pelajaran saja,” kata Gubernur VBL.

Ketiga mata pelajaran itu sebut Gubernur VBL, adalah berhitung, bahasa dan sejarah keindonesiaan.

“Selama ini para guru mengajar terlalu banyak mata pelajaran. Ajar semua tapi tidak ada yang tahu. Di Kupang ada anak SD kelas 5 tapi tidak tahu membaca. Ini repot. Karena itu, tahun 2021 tidak ada ujian nasional maka kita di NTT; saya akan lapor Bapak Presiden, kita cukup tiga mata pelajaran saja yakni berhitung (logika dan matematika), bahasa (bahasa Indonesia, bahasa Inggris, dan bahasa daerag), dan sejarah Indonesia. Selama ini transfer knowledge ini yang perlu dilatih,” tegas Gubernur seraya menambahkan,”Kalau anak-anak ini sudah kuat dengan tiga mata pelajaran saja maka mereka mau ke kampus mana saja pasti tembus. Karena standar pendidikan di Malaka sama dengan di Amerika.”

Gubernur VBL berharap kepada semua stake holders untuk tidak main-main dengan produk sumber daya manusia di Provinsi NTT. “Jangan bermimpi mau berhasil kalau model atau sistem pendidikan kita masih seperti ini. Ini tantangan kita. Kalau kita belajar masih seperti ini terus dengan banyak mata pelajaran maka hanya menunggu gila saja,” kritik Gubernur.

Karena itu, Gubernur VBL berharap agar gagasan untuk menerapkan tiga mata pelajaran saja harus dimulai dari Kabupaten Malaka.

“Harus dari Malaka tahun 2021. Kita harus menerapkan langkah-langkah yang radikal dalam dunia pendidikan,” tegas Gubernur VBL.

Sebagaimana diketahui Gubernur VBL bersama rombongan melaksanakan kunjungan kerja selama dua hari di Kabupaten Malaka terhitung sejak Minggu (09/2/2020) dan Senin (10/02/2020).

Minggu sore Gubernur bersama rombongan mengunjungi Hasan Maubesi di Desa Failuka Kecamatan Malaka Tengah.
Senin pagi Gubernur bersama rombongan direncanakan akan mengunjungi pembangunan jembatan Horoe II di Desa Sanleo dan pada siang pukul 11.00 wita Gubernur dan rombongan meninjau pengembangan porang dalam kawasan hutan di Nenuk Kecamatan Tasifeto Timur Kabupaten Belu. (Siaran Pers Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT)

Penulis: Valeri Guru/Kasubag Pers dan Pengelolaan Pendapat Umum Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT

Editor: Emild Kadju

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2021 NTTBANGKIT.

Tentang Kami   |   Tim Redaksi