Rab. Agu 12th, 2020

NTT Bangkit

Media Promosi Pariwisata,Bisnis dan Investasi NTT

Bank NTT Berikan CSR Kepada Para Penari Sanggar yang Tampil di Equador

3 min read
12 Penari dari sanggar seni Ori Angu yang tampil pada Festival Bunga dan Buah 2020 di Equador. Mereka adalah pelajar SMA asal Sumba Timur (Image: Pos Kupang)

Bank NTT Berikan CSR Kepada Para Penari Sanggar yang Tampil di Equador

SUMBA TIMUR, NTTBANGKIT.COM — Setelah beberapa waktu lalu Sanggar Seni Ori Angu tampil mewakili NTT dan Indonesia dalam festival bunga dan buah di Equador, kali giliran Bank NTT memberikan beasiswa dalam bentuk Corporate Social Responsibility (CSR) atau Tanggung Jawab Sosial Perusahaan kepada sanggar tersebut

Diketahui bahwa Sanggar Seni Ori Angu yang berasal dari Kabupaten Sumba Timur tersebut mendapatkan bantuan dana melalui CSR Bank NTT sebesar Rp. 25.000.000 untuk biaya pendidikan para penari sanggar yang notabenenya adalah anak-anak SMA.

Direktur Umum Bank NTT, Johanis Landu Praing, usai menyerahkan bantuan tersebut di Waingapu pada (07/03/2020), mengatakan bahwa CSR tersebut diberikan untuk menunjang proses pendidikan bagi para pelajar asuhan Sanggar Seni Ori Angu.

“Itu sebabnya hari ini kami memberikan bantuan dana CSR sebesar Rp 25.000.000 sebagai bantuan pendidikan kepada Anak-anak Asuh Sanggar Seni Ori Angu,” tutur Praing usai penyerahan dana CSR.

Bantuan tersebut, menurutnya akan dimanfaatkan untuk membantu pengadaan peralatan sekolah guna menunjang proses belajar siswa-siswi anggota sanggar tersebut serta bisa juga digunakan untuk mengadakan peralatan yang dibutuhkan oleh sanggar agar para penari bisa semakin mengembangkan potensi diri di bidang seni tari.

Dirinya juga menuturkan bahwa bantuan dalam bentuk CSR ini merupakan bagian dari kepedulian dalam upaya mendukung pembangunan daerah, salah satunya di bidang pendidikan, mengingat Bank NTT adalah Bank daerah yang progres utamanya adalah memajukan NTT.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa Bank NTT tidak hanya mengejar laba dalam menjalankan manajemen operasionalnya, tetapi juga peduli terhadap realitas kehidupan masyarakat NTT sehari-hari, termasuk kepada masa depan generasi muda.

Praing pun kembali mengatakan bahwa bukan soal nominalnya, tetapi soal ikhtiar dan komitmen serta niat tulus Bank NTT yang peduli terhadap perkembangan dunia pendidikan formal dan non formal di NTT.

“Jangan dilihat dari nilainya nominal uangnya, tetapi bagaimanapun langkah kecil ini kita lakukan sehingga di mata masyarakat juga merasakan keberadaan Bank NTT dan benar-benar peduli terhadap lingkungan sekitar,” tuturnya.

Mewakili Direktur Utama, Izhak Kehi Rihi, Praing berharap agar kehadiran Bank NTT di Sumba Timur bisa memberikan nilai tambah dan benefit bagi perkembangan kehidupan masyarakat di daerah tersebut.

“Bank NTT ini milik masyarakat. Tanpa masyarakat Bank NTT tidak ada apa-apanya. Bank ini dan dari rakyat oleh rakyat, dan untuk rakyat. Jadi menabung di Bank NTT sama dengan membangun NTT,” ungkapnya. 

Hadir dalam penyerahan dana CSR tersebut, Bupati Sumba Timur Gidion Mbilijora, Ibu Wakil Gubernur, Ibu Maria Fransiska Djogo Kepala Divisi Umum Bank NTT, Rahmat Saleh, Kepala Bank NTT Cabang Waingapu, Doni Mesak, Kasubdit Logistik Bank NTT, Jemmy Matias serta beberapa pegawai, Istri Wakil Gubernur NTT Maria Fransiska Djogo, Kepala Divisi Umum Bank NTT Rahmat Saleh, Kepala Bank NTT Cabang Waingapu Doni Mesak, Kasubdit Logistik Bank NTT Jemmy Matias dan beberapa pegawai daerah lainnya.

Ucapan Terimakasih Bupati Sumba Timur

Sementara itu dihubungi secara terpisah, Bupati Sumba Timur Gidion Mbilijora mengatakan bahwa CSR yang diberikan bank NTT kepada sanggar seni Ori Anhu merupakan bukti bahwa bank milik Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), tidak hanya sekadar bekerja mengejar profit, tetapi juga menjalankan fungsi sosial pada lingkungan di mana bank tersebut menjalankan operasionalnya.

Gidion juga berterima kasih kepada pihak Bank NTT yang peduli dengan realitas kehidupan para penari yang tergabung dalam sanggar seni Ori Angu.

Tak lupa dirinya, mewakili seluruh masyarakat Sumba Timur, juga berterima kasih kepada para penari yang adalah anak-anak asli Sumba timur karena telah memberikan yang terbaik dalam festival bertaraf internasional di Equador beberapa waktu lalu. (Emild Kadju)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2019 NTTBANGKIT.

Tentang Kami   |   Tim Redaksi