Sab. Okt 16th, 2021

NTT Bangkit

Media Promosi Pariwisata,Bisnis dan Investasi NTT

Lancarkan Program Pendidikan, Bupati Alor Minta Menkominfo Bangun Jaringan Internet ke Desa-desa

2 min read

Bupati Alor, Drs. Amon Djobo (*)

KALABAHI,NTTBANGKIT.COM,-Bupati Kabupaten Alor, Drs. Amon Djobo meminta dukungan pemerintah pusat untuk membangun jaringan internet ke desa-desa. Pasalnya, jaringan internet sangat dibutuhkan untuk mendukung berbagai program pembangunan yang dilakukan pemerintah dan memperlancar komunikasi warga.

“Saat ini hampir semua program pemerintah menggunakan jaringan internet, seperti program pendidikan dan program dana desa. Selain untuk urusan pemerintahan, warga juga sangat membutuhkan internet (signal) untuk berkomunikasi. Untuk itu, kita meminta dukungan Menkominfo untuk membangun jaringan internet di semua kecamatan dan desa-desa,” kata Bupati Amon Djobo, Senin (9/3/2020) kepada media ini melalui sambungan telepon.

Dikatakan Bupati Amon Djobo, kurang lebih 7 kecamatan di Alor hingga kini masih belum maksimal mendapat pelayanan jaringan internet (signal). Kecamatan-kecamatan tersebut, antara lain di Kecamatan Pantar Barat Laut, Kecamatan Pureman, Alor Barat Daya, Alor Tengah Utara, Alor Timur Laut, Kabola, dan lain-lain.

Diakui Bupati Djobo, memang ada sebagian kecamatan sudah terlayani jaringan internet, namun masih jauh lebih banyak kecamatan dan desa-desa yang tidak mendapatkan jaringan. Hal ini sangat menyulitkan komunikasi baik urusan pemerintahan maupun sistem komunikasi antar warga.

“Kita sangat berharap ada dukungan dari pusat sehingga seluruh proses pembangunan saat ini yang lebih banyak menggunakan internet dapat berjalan baik dan lancar,” aku Bupati Djobo.

Operator Sekolah di Alor Keluhkan Jaringan   

Sebelumnya, sejumlah guru (operator) sekolah di Kalabahi, mengeluhkan di sekolah mereka yang berada di desa tidak ada jaringan internet. Tak adanya jaringan internet menyebabkan pekerjaan mereka sebagai operator sekolah yang mengurusi data-data pendidikan tak bisa berjalan.

“Internet belum sampai ke desa-desa. Hal ini membuat kami tidak bisa kerja mengimput atau mengupdate data-data pendidikan di sekolah kami. Kami harus mencari lokasi yang mendapat signal baru bisa bekerja, itu pun butuh waktu dan biaya,” keluh para guru saat kegiatan Validasi Data Pendidikan Dasar dan Menengah di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Alor yang dilaksanakan oleh Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kemendikbud.

Sementara, menurut Kabid Guru Dinas Pendidikan Alor, Suparman, berbeda dengan di daerah perkotaan, jaringan internet di desa sangat lemah, lambat, dan bahkan tidak ada. Masalah mendasar ini membuat para operator sekolah harus mengeluarkan biaya eksta ke kota atau ke daerah yang ada jaringan (sinyal) internet. Para operator sekolah berharap agar masalah ini menjadi perhatian serius demi mendukung program pendidikan di seluruh Alor, terutama dalam mempercepat input data pendidikan.

“Data pendidikan sangat penting diupdate atau diinput dengan baik agar program pendidikan seperti dana BOS bisa disalurkan secara baik kepada para siswa di sekolah masing-masing,”terangnya.

Untuk diketahui, dari informasi yang diperolah media, saat ini, Kemendikbud akan segera menyalurkan berbagai program ke NTT. Salah satu masalah yang masih mengemuka adalah tata kelola dan data-data pendidikan yang belum valid atau belum ter-update secara baik. Salah satu kendala adalah keterbatasan jaringan internet ke sekolah-sekolah, secara khusus sekolah-sekolah yang berada di desa-desa terpencil. (Korneliusmoanita/NBC)

1 thought on “Lancarkan Program Pendidikan, Bupati Alor Minta Menkominfo Bangun Jaringan Internet ke Desa-desa

  1. Terima kasih sdh menyampaikan kebutuhan jaringan internet di Kab. Alor NTT pada Bapak Mendikbud. RI. Salam Hormat dan Sukses sll menyertaimu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2021 NTTBANGKIT.

Tentang Kami   |   Tim Redaksi