Sel. Jul 7th, 2020

NTT Bangkit

Media Promosi Pariwisata,Bisnis dan Investasi NTT

Destinasi Super Prioritas NTT Akan Berkembang Ke Seluruh Pulau Flores, Lembata, dan Alor

1 min read
Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Wayan Darmawan

Kepala Dinas Pariwisata NTT, Ir, Wayan Darmawan,MT. (Foto: Pos Kupang)

NTTBANGKIT.COM, KUPANG — Mungkin sebelumnya hanya Labuan Bajo yang menjadi kawasan wisata super prioritas. Namun kini, kawasan wisata super prioritas telah mencakup seluruh pulau Flores, Lembata, dan Alor.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Dr. Wayan Darmawan ketika dihubungi redaktur.

“Wilayah destinasi wisata super prioritas di NTT sekarang sudah mencakup seluruh Pulau Flores, Lembata, dan Alor,” tutur Wayan beberapa waktu lalu dan menambahkan, “Kalau destinasi super prioritas Borobudur hanya di sekitar Borobudur itu saja, maka untuk NTT sudah mencakup seluruh Flores, Lembata, dan Alor.”

Dijelaskan juga bahwa NTT kini mendapat dukungan eksklusif dari pemerintah pusat yang mana dukungan tersebut berbeda dengan destinasi super prioritas di provinsi lainnya di Indonesia karena umumnya hanya terpusat pada satu kawasan.

Hingga kini, ada sekitar 1.378 destinasi di kawasan provinsi NTT yang sudah diidentifikasi. Kawasan wisata tersebut terdiri dari wisata alam, budaya, dan model wisata peminatan khusus.

Tentunya dengan bertambahnya destinasi super prioritas di wilayah provinsi berbasis kepulauan tersebut, Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat beserta jajarannya optimistis bahwa sektor pariwisata NTT akan semakin dan terus berkembang ke depan.

Wayan juga mengatakan bahwa seharusnya destinasi-destinasi super prioritas tersebut sudah mulai dikembangkan Pemprov NTT sejak awal 2020 lalu. Namun karena pandemi Covid-19, hal ini masih ditunda.

Kendati demikian, Gubernur NTT tetap optimis dan terus memantau perkembangan wilayah-wilayah super prioritas tersebut melalui kunjungan kerja selama beberapa hari yang lalu.

Kunjungan tersebut dimaksudkan untuk memetakan kemungkinan pengembangan destinasi-destinasi wisata pasca pandemi Covid-19 nanti. (Emild Kadju)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2019 NTTBANGKIT.

Tentang Kami   |   Tim Redaksi