Kam. Jan 28th, 2021

NTT Bangkit

Media Promosi Pariwisata,Bisnis dan Investasi NTT

Dirjen Dikti Terima Wagub NTT Bahas 17 PNS L2DIKTI Bersama Anggota DPR-RI Andreas Pareira

2 min read

Wakil Gubernur NTT, Drs. Josep Nae Soi, MM, Aggota DPR-RI, Andreas Hugo Pareira, Kepala Badan Penghubung NTT, Viktor Manek, M.Si dan Dirjen DIkti. Prfesos NIzam saat usai pertemuan membahas 17 PNS L2 DIKTI (*)

NTTBANGKIT.COM,-Dirjen Dikti, Prof Nizam didampingi oleh Sesdirjen dan Sekretari L2DIKTI menerima Wakil Gubernur NTT,T Josef Nae Soi dan Anggota DPR-RI, Andreas Hugo Pareira di kantornya,Jumat (24/7/2020). Pertemuan tersebut dengan agenda khusus membahas masalah 17 PNS Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (L2 DIKTI) XV Wilayah NTT yang mengganggur selama 7 bulan.

Dalam pertemuan tersebut, Wagub Nae Soi serius menjelaskan kemarahannya karena Pemda sudah menyiapkan gedung kantor (sementara) bagi 17 PNS yang sudah menjalankan seleksi sebagai persyaratan dari Dikti untuk pembentukan sebuah L2DIKTI. Faktanya, gedung tersebut tidak dimanfaatkan oleh Sekretaris L2DIKTI XV, Erlangga Masdiana yang baru ditugaskan untuk NTT. Bagi Wagub Nae Soi, hal tersebut tentu saja menghambat langkah awal persiapan pembentukan lembaga baru, dan fungsi pelayanan bagi dunia pendidikan tinggi swasta di NTT yang berjumlah sekitar 60an.

Mendengar penjelasan tersebut, Dirjen Nizam kemudian mempersilakan Sekretaris L2DIKTI XV untuk menyampaikan persoalan yang dihadapi. Erlangga Masdiana kemudian menyampaikan beberapa perubahan peraturan-peraturan di Kemdikbud menyangkut sistem kepegawaian dan tatacara rekrutmen pejabat eselon di lingkungan Kemendikbud.

Wagub dan Aandreas Pareira kemudian meminta agar Dikti bisa lebih fleksibel dan lebih mengedepankan fungsi pelayanan. Karena apa yang sudah dilakukan oleh Pemprov NTT juga merupakan bagian dari persyaratan yang telah dibuat oleh Dikti pada massa sebelumnya.

“Jadi, kalau sekarang sudah ada 17 PNS yang direkrut oleh Pemprov dan Gedung (sementara) yang sudah disiapkan, sebaiknya itu difungsikan terlebih dahulu sebagai bagian komitmen pemerintah pusat dan daerah dalam melayani masyarakat pendidikan tinggi,” ujar mereka dalam rilis yang diterima media, Jumat (24/7/2020).

Andreas menekankan bahwa kehadiran sebuah L2DIKTI di NTT telah melalui sebuah proses perjuangan panjang, dan keberadaan L2DIKTi akan sangat membantu untuk lebih mendekatkan Dirjen Dikti dalam fungsi pelayanannya kepada masyarakat pendidikan tinggi di NTT. Selama ini, semua pelayanan pendidikan tinggi di NTT harus ke L2DIKTI Bali yang membawahi tiga propinsi Bali, NTB dan NTT.

“Dari segi jarak, biaya, waktu dan kecepatan pelayanan seringkali menjadi kendala bagi PTS di NTT karena harus ke Bali,” ujar Anggota DPR RI Komisi X yang membidangi Pendidikan dan Kebudayaan, Pariwisata dan Pemuda Olah Raga ini.

Dia menambahkan bahwa dalam rapat pembahasan program dan anggaran antara Kemendikbud dan Komisi X DPR RI persoalan L2DIKTI untuk NTT sudah disepakati, sehingga seharusnya tidak ada kendala untuk 2020 mulai efektif berfungsi.

Terhadap hal tersebut, Dirjen Dikti kemudian menanggapi untuk segera mempelajari dan mengefektifkan L2DIKTI XV wilayah NTT, sekaligus menyampaikan niatnya juga apabila situasi pandemi ini berakhir akan mengunjungi NTT sekaligus meresmikan L2DIKTI XV.

Dalam pertemuan itu,Wagub Nae Soi juga diampingi Kepala Badan Penghubung NTT, Drs. Viktorius Manek, M.Si. (Sfn-02/Korneliusmoanita/NBC)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2021 NTTBANGKIT.

Tentang Kami   |   Tim Redaksi