Rab. Agu 12th, 2020

NTT Bangkit

Media Promosi Pariwisata,Bisnis dan Investasi NTT

Kunjungi Maumere, Gubernur Laiskodat Lepas Ekspor Tuna ke Jepang

2 min read
Gubernur Laiskodat saat menggunting pita untuk pelepasan ekspor Sashimi tuna ke Jepang pada Minggu (26/07/2020)

????????????????????????????????????

NTTBANGKIT.COM, SIKKA — Kunjungi Maumere, Kabupaten Sikka, Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) pada Minggu (26/07/2020), melepas  ekspor sashimi tuna dari PT Karya Cipta Buana Sentosa (KCBS) Maumere, salah satu perusahan asing yang bergerak di sektor perikanan di Sikka, ke Jepang.

Pada momen tersebut, PT KCBS di Wailiti akan melepas ekspor 12 ton Sashimi tuna ke Jepang. Sebelumnya perusahaan yang bersangkutan juga telah mengirim 19 ton Sashimi tuna ke Jepang.

“Hari ini seluruh dunia susah karena Covid-19, tetapi kita di Maumere ekspor tuna sashimi ke Jepang. Ini luar biasa,” kata Gubernur Laiskodat saat sebelum menggunting pita untuk pelepasan ekspor Sashimi tuna, sebagaimana informasi yang diterima dari Humas Pemprov NTT.

Sementara itu  Dinas Perikanan dan Kelautan Sikka, Paulus Hilarius Bangkur, memberikan gambaran umum tentang potensi ikan, termasuk Sashimi tuna di Kabupaten Sikka, yang mana bila dikelola dengan baik akan menjadi salah satu motor penggerak ekonomi kabupaten Sikka.

“Hasil tangkapan ikan para nelayan semakin meningkat. Tahun lalu saja, hasil tangkapan para nelayan sebanyak 16 ribu ton. Sedangkan tingkat konsumsi ikan kita di Sikka juga sudah meningkat. Kalau nasional 54 kg/orang/tahun, maka di Sikka 19kg/orang/tahun,” tutur Paulus sembari mengungkapkan beberapa kendala lainnya, termasuk armada kapal yang belum mumpuni untuk menangkap ikan dengan kapasitas yang lebih besar, tetapi ramah lingkungan.

Menanggapi hal itu, Gubernur Laiskodat mengatakan akan perkuat sektor perikanan, termasuk dengan meningkatkan armada kapal yang besar sehingga bila perlu para nelayan bisa berada di laut selama seminggu.

“Kita akan mengadakan kapal-kapal yang lebih besar bagi para nelayan, sehingga mereka tidak  perlu melaut satu hari dan kembali ke darat. Bila perlu mereka melaut satu minggu baru pulang,” tutur Laiskodat. 

Diketahui bahwa setibanya di Bandara Frans Seda Maumere, rombongan Gubernur Laiskodat langsung diterima Bupati Sikka,  Fransiskus Roberto Diogo Idong, Wakil Bupati Romanus Woga, beserta jajaran Forkopimda Kabupaten Sikka.

Dari Bandara, Gubernur dan rombongan langsung menuju PT KCBS di Wailiti untuk memulai acara lepas ekspor Sashimi tuna ke Jepang. (Emild Kadju)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2019 NTTBANGKIT.

Tentang Kami   |   Tim Redaksi