Kam. Des 3rd, 2020

NTT Bangkit

Media Promosi Pariwisata,Bisnis dan Investasi NTT

Elektronifikasi Dorong Percepatan Pelayanan Administrasi Pemerintahan di NTT

3 min read

Wakil Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Drs. Josep A. Nae Soi, MM (*)

KUPANG, NTTBANGKIT.COM,-Salah satu tantangan dibidang pelayanan pemerintahan diProvinsi NTT yaitu sistem pelayanan masih dengan cara manual. Hal itu masih berjalan hingga saat ini mulai dari tingkat pemerintahan provinsi hingga kabupaten, kecamatan dan desa-desa. Adanya sistem pelayanan pemerintahan dengan cara manual tersebut membuat palayanan pemerintahan masih berjalan lambat. Kondisi ini sangat jauh berbeda atau bahkan dikatakan NTT masih jauh tertinggal dengan daerah lainnya seperti di Pulau Jawa, dimana sistem pelayanan pemerintahan sudah berbasis teknologi internet dari kota hingga desa-desa.

Menghadapi situasi ini, Pemerintah Provinsi NTT saat ini tidak tinggal diam. Pemerintah mendorong agar sistem pelayanan harus atau wajib berbasis sistim elektronifikasi atau go digital agar pelayanan lebih cepat dan efisien sesuai tuntutan jaman. Wakil Gubernur NTT, Drs. Josef A. Nae Soi, MM baru-baru ini dalam pertemuan dengan Kepala Dinas Infokom NTT, meminta agar seluruh pelayanan pemerintahan harus mulai dengan teknologi internet agar pelayanan dapat berjalan lebih cepat.

Menurut Nae Soi, saat ini sebagian besar dinas dan badan masih menggunakan cara manual dalam pelayanan pemerintahan administrasi. Cara lama ini harus segera ditinggalkan karena di era modern ini elektronifikasi menjadi cara cepat dan efisien dalam proses administrasi pemerintahan.

“Saya perintahkan jajaran Dinas Komunikasi dan Informatika NTT agar mempercepat penerapan elektronifikasi untuk urusan administrasi perkantoran di lingkungan pemerintah provinsi. Proses administrasi perkantoran di provinsi sebagian besar masih menggunakan cara manual. Saya perintahkan Dinas Kominfo percepat proses elektronifikasi ini,” kata Wagub Nae Soi, Senin, (27/7) seperti dikutip dari Antaranews.com.

Menurut dia, pada era sekarang pekerjaan terkait administrasi perkantoran semestinya dapat dilakukan secara daring, namun di lingkungan perkantoran Pemerintah Provinsi NTT masih banyak dilakukan secara manual. Wagub mencontohkan banyak dokumen kertas menumpuk di meja kerjanya setiap hari yang menanti disposisi untuk berbagai urusan pemerintahan. Seharusnya, kata dia, pada zaman teknologi saat ini, ia bisa membaca dan melakukan disposisi dari mana saja kalau semuanya sudah berjalan dengan sistem elektronik.

Nae Soi meminta Dinas Kominfo NTT agar mempercepat penerapan surat elektronik baik surat masuk maupun surat keluar di instansi pemerintah provinsi agar penyelenggaraan pemerintahan berjalan lebih efektif dan efisien. Dia mengajak agar pola atau cara lama harus segera ditinggalkan. Ia juga langsung meminta agar mulai Agustus 2020, semua proses surat masuk dan keluar secara elektronik di setiap instansi segera berjalan.

Nae Soi menginginkan agar output dan terutama outcome dari pekerjaan tersebut dapat dinikmati secara cepat. Begitu juga dengan sistem perizinan, secepatnya dilakukan secara elektronik agar dapat memudahkan masyarakat. Ia meminta jajaran Dinas Kominfo NTT agar mengoptimalkan pemanfaatan kuota internet yang ada untuk penerapan elektronifikasi.Ia ingin ada tambahan data kuota internet ke pusat, tapi yang jadi soal kuota yang sudah ada belum dimanfaatkan secara optimal.

Apa yang disampaikan Wagub Nae Soi ini sangat aktual dengan dinamika jaman saat ini. Dimana sebelum merebaknya COvid-19, sebagian besar pemerintahan belum peduli sistem teknologi digital. Dimana, tekonologi internet segai sarana pelayanan pemerintah masih dilihat setengah hati. Nah, setelah Covid-19 merebak semua sistem pelayanan administrasi, komunikasi pelaksanaan program semua berbasis digital karena seluruh aktivitas kantor lumpuh total akibat orang ketakutan terserang wabah Corona. Hingga saat ini, terlihat dari pusat sampai daerah program-program pemerintah tak bisa berjalan normal seperti sediakala. Untuk itu, era Covid -19 menjadi babak baru lahirnya dan maksimalnya penerapan elekronifikasi sebagai cara modern, efisen dan efektif dalam maupun pelanan pemerintahan di daerah.

Memang diakui sesuai fakta yang ada saat ini, tingkat elektronifikasi di NTT masih sangat jauh bahkan dikatakan tertinggal. Kondisi ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti sarana telekomunikasi dimana jaringan internet belum menyeluruh di NTT, kondisi geografis NTT sebagai daerah kepulauan yang berbeda dengan kondisi di pulau Jawa, anggaran infrastruktur telekomunikasi atau teknologi informasi yang masih terbatas, kebutuhan energi listrik belum tutas serta sumber daya manusia yang masih belum maksimal. Masih adanya begitu banyak keluhan jaringan internet (signal) membuktikan bahwa NTT membutuhkan perhatian serius di bidang elekronifikasi untuk melancarkan pelayanan pemerintah maupun sebagai sarana telekomunikasi antar pemerintah dan warganya. Kondisi ini tentunya, terus menjadi perhatian Pemerintahan Provinsi NTT di bawa kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat dan Josep A. Nae Soi. (Ant/kornelismoanita/nbc)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2019 NTTBANGKIT.

Tentang Kami   |   Tim Redaksi