Ming. Sep 20th, 2020

NTT Bangkit

Media Promosi Pariwisata,Bisnis dan Investasi NTT

Hadiri Pengukuhan Mosa Laki di Ende, Wagub Nae Soi: NTT Butuh Masyarakat Adat Dukung Pariwisata

2 min read

NTTBANGKIT.COM, ENDE —  Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi, dalam sambutan pada acara Pengukuhan Mosa Laki Puti Teka Sukalumba Wolo’Oja (Bapak Fransiskus Taso) di Desa Mbuliwaralau Kabupaten Ende pada Senin (10/08/2020), mengatakan bahwa tradisi adat dan budaya merupakan jati diri yang harus terus dilestarikan.

“Saya bangga disini kita berkumpul untuk menjalankan tradisi pengukuhan mosa laki. Ini adalah bagian dari adat dan budaya kita. Ini juga sebagai warisan dari para leluhur kita yang akan dipandang sebagai bentuk eksistensi dari masyarakat yang berbudaya,” tutur Wagub Nae Soi sebagaimana informasi yang diperoleh dari Humas Pemprov NTT dan menambahkan, “Kira juga senang karena Bapak Fransiskus Taso ini adalah teman baik saya dan kini adat sudah memberikan gelar sebagai seorang mosa laki. Gelar dalam budaya yang sungguh berarti. Saya juga percaya dengan ini maka beliau bisa bertanggung jawab penuh sesuai dengan perannya. Dengan itu salah satu hal yang harus dimiliki adalah kejujuran dalam tanggung jawab itu sendiri.”

Mantan anggota DPR-RI Fraksi Golkar tersebut juga mengatakan bahwa kehadiran masyarakat adat merupakan hal yang sangat penting untuk mendukung program pemerintah dalam desain pariwisata dan budaya sebagai penggerak utama ekonomi masyarakat kecil.

Mosa laki, sebagai yang “dituakan” dalam masyarakat, demikian kata Nae Soi, perlu menjadi tokoh yang bisa mendukung pelestarian budaya dan adat istiadat demi menunjang Masyarakat Ekonomi NTT yang mandiri secara ekonomi, sosial, budaya, dengan pariwisata sebagai penggerak utama.

Sementara itu Bupati Ende, H. Djafar H. Ahmad yang juga hadir dalam kesempatan itu mengharapkan bahwa mosa laki, sebagai pemimpin masyarakat adat harus mampu menciptakan suasana harmonis dan selaras dalam kehidupan bermasyarakat sehari-hari.

Bupati Djafar juga sempat menyinggung tentang Ende yang masuk ke dalam destinasi pariwisata super prioritas, yang mana hal tersebut harus dimanfaatkan secara baik oleh masyarakat dari tingkat desa.

 “Saya yakin pengakuan sebagai mosa laki ini adalah untuk bertanggung jawab atas tercapainya kehidupan yang harmonis.

Juga kepada semua pemangku adat untuk tetap dipertahankan tradisi ini sebagai kekayaan kita,” ujar Djafar sebagaimana Informasi dari Humas Pemprov NTT dan menambahkan, “Hal-hal seperti ini tentunya akan sangat menarik karena memiliki keunikan sebagai nilai pariwisata. Apalagi dengan masuknya Ende sebagai salah satu kawasan pariwisata super prioritas tentu akan menjadi nilai tambah.” (Emild Kadju)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2019 NTTBANGKIT.

Tentang Kami   |   Tim Redaksi