Ming. Jan 24th, 2021

NTT Bangkit

Media Promosi Pariwisata,Bisnis dan Investasi NTT

Gubernur Laiskodat Minta Dinas-Dinas Adakan Lomba Kebersihan Lingkungan Secara Berkala

2 min read

NTTBANGKIT.COM, KUPANG — Sampah merupakan persoalan klasik yang senantiasa dihadapi dan dialami oleh provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Untuk itu, Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat, ketika menyampaikan sambutan pada acara Pengumuman Lomba Kebersihan  Kantor dan Lingkungan  Lingkup Pemerintah Provinsi NTT dalam Rangka Memperingati 75 Tahun Kemerdekaan RI di Lapangan Upacara Kantor Gubernur NTT, Jumat (14/08/2020), sembari menegaskan visi “NTT Bangkit Menuju Sejahtera,” menekankan bahwa kebersihan merupakan bagian penting peradaban masyarakat.

“Ini adalah tantangan serius. Kalau sampah (di kantor) saja tidak mampu kita atasi, masa  kita mau  wujudkan sejahtera di NTT. Hal yang kecil dan mendasar, itu saja kita tidak mampu. Lalu bagaimana kita mewujudkan mimpi besar itu. Sebelum kita bicara tentang peradaban dan pembangunan kepada masyarakat NTT, pastikan kita dan ruang kerja kita bersih,” tutur Gubernur Laiskodat.

Untuk itu mantan anggota DPR RI fraksi Nasdem ini mengatakan bahwa pihaknya senantiasa menggaungkan sekaligus menggalangkan gerakan memungut sampah.

 Dalam kesempatan tersebut juga, pria asal Semau tersebut mengatakan bahwa kebersihan menunjukkan iman dan peradaban. Orang yang tidak bersih itu adalah orang yang uncivilized atau tidak beradab.

“Berkali-berkali saya tegaskan, kebersihan adalah menunjukkan peradaban. Lomba ini bukan sekadar untuk cari juara. Yang tidak mampu jaga kebersihan berarti tidak mampu mengangkat peradaban. Bagaimana kita mau bicara kepada masyarakat agar bersih,sementara kita sendiri kotor. Kalau dalam iman saya, ada ungkapan barang siapa setia dalam perkara kecil, dia juga setia dalam perkara besar,” tuturnya.

Gerakan Lomba NTT Bersih

Terkait permasalahan sampah, Gubernur Laiskodat meminta agar dinas terkait dalam hal ini Dinas kebersihan dan beberapa dinas lainnya bisa menyelenggarakan lomba kebersihan, secara berkala dengan memberikan reward kepada wilayah yang mengimplementasikan hidup bebas sampah.

Terkait lomba kebersihan menyambut HUT RI ke-75, penilaian dilakukan secara terbuka dan tertutup. Penilaian terbuka dilakukan dari tanggal 29 sampai dengan 30 Juli 2020, sedangkan penilaian tertutup dari tanggal 1 sampai dengan 9 Agustus 2020.

Ada tujuh kriteria yang dinilai dalam Lomba Kebersihan tersebut, antara lain: Pertama, kebersihan area kantor ditandai dengan tidak ada sampah coretan, debu dan tersedianya wadah untuk mematikan puntung rokok.

Kedua, kerapihan ruangan mencakup berkas tersusun rapi, ada cahaya, sirkulasi udara. 

Ketiga, drainase berupa tidak ada air tergenang dan tersedia tempat sampah. 

Keempat, ruang terbuka hijau mencakup perawatan tanaman dan tersedia tempat sampah organik dan non-organik. 

Kelima kebersihan toilet cakup toilet bersih dan  wangi, air cukup dan ada tisu. 

Keenam, tempat pembuangan sampah sementera. 

Ketujuh, kreativitas untuk HUT 75 RI. 

Dalam kesempatan tersebut juga Gubernur Laiskodat menjelaskan bahwa penyakit endemik demam berdarah dan malaria yang kerap menyerang NTT, salah satunya dipengaruhi oleh banyaknya sampah yang bertebaran dimana-mana.

Untuk itu, dirinya menekankan bahwa bila NTT bersih dari sampah, maka penyakit endemik tersebut niscaya akan berkurang secara signifikan. (Emild Kadju)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2021 NTTBANGKIT.

Tentang Kami   |   Tim Redaksi