Ming. Feb 28th, 2021

NTT Bangkit

Media Promosi Pariwisata,Bisnis dan Investasi NTT

6 views

Gubernur Laiskodat Berikan Bantuan 20 Juta Rupiah untuk SMPN 6 Nekamese

3 min read

NTTBANGKIT.COM, KUPANG — Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Viktor Bungtilu Laiskodat, saat acara Peluncuran Buku Karya Murid dan Para Guru di Halaman SMPN 6 Nekamese, Desa Oelomin Kecamatan Nekamese Kabupaten Kupang, Sabtu (15/08/2020), memberikan bantuan dari Pemprov NTT untuk sebesar 20 Juta Rupiah untuk SMPN 6 Nekamese.

Bantuan tersebut dimaksudkan untuk melengkapi sarana dan prasarana di sekolah tersebut.

Saat memberikan sambutan pada acara Hari Ulang Tahun ke-9 SMPN 6 Nekamese tersebut, Laiskodat mengatakan bahwa harus ada restorasi dalam dunia pendidikan agar dapat menghasilkan manusia-manusia NTT yang berkualitas.

“Pengetahuan adalah hal paling penting. Bahkan itulah inti dari hidup. Orang tanpa pengetahuan, sesungguhnya dia tidak pernah hidup. Karena Allah adalah  sumber pengetahuan, awal dan  akhir pengetahuan. Jadi yang namanya pendidikan adalah satu-satunya jalan supaya menemukan Allah, “ turut Laiskodat sebagaimana Informasi dari Humas Pemprov NTT.

Menurutnya, melalui pengetahuan, manusia mampu bangun imajinasi yang  membuatnya bisa menjadi orang yang hebat dan berkualitas. 

Putera asli Semau ini mengatakan bahwa ada empat hal yang menentukan kesuksesan  hidup, yaitu  keyakinan teguh, pengetahuan, jaringan, dan kesehatan yang baik. 

Dalam hubungan dengan hal tersebut, Gubernur Laiskodat melanjutkan bahwa pendidikan memiliki peranan penting, yaitu untuk mengarahkan dan membentuk keempat hal tersebut. 

“Karena itu saya sangat serius, paksa dan dorong agar orang mengikuti pendidikan. Pendidikan harus dibangun dalam semangat restorasi. Mengembalikan cara berpikir manusia supaya tidak hanya tahu (know) tapi juga mengerti. Mengapa sesuatu itu begini dan bukan begitu, itulah pendidikan yang hakiki. Pendidikan harus bisa hantar peserta didik untuk buktikan kebenaran dari sesuatu atau aspek epistemogi dan nilai kegunaan atau aksiologisnya. Dalam berpengetahuan, kita harus sampai pada level itu,” tutur Laiskodat sebagaimana informasi yang diperoleh dari Humas Pemprov NTT

 Ia melanjutkan bahwa tidak hanya untuk menjadikan orang pintar, pendidikan pun harus menjadikan orang berkarakter baik.

Oleh karena itu peranan guru sangatlah penting, terutama pada tingkatan TKK, SD dan SMP. 

Mantan Anggota DPR RI fraksi Nasdem ini melanjutkan bahwa guru terbaik harus ditempatkan pada level-level pendidikan dasar dari TKK, SD, dan SMP. Bila pada masa ini berjalan baik, maka anak-anak pun akan berkembang ke arah yang baik.

Salam sambutannya, Gubernur Laiskodat juga memberi apresiasi bagi kepala sekolah dan para guru SMPN 6 Nekamese yang sudah menerapkan pendidikan karakter.

Ia juga meminta Kadis Pendidikan untuk mendesain model dan metode pendidikan di NTT sehingga bisa menghasilkan generasi penerus yang cerdas dan berkarakter.

“Kita ingin membangun NTT dengan kecerdasan dan pendidikan yang tepat. Saya minta pa Kadis (Pendidikan dan Kebudayaan NTT, red.) mendesain kembali pendidikan kita. Supaya pendidikan kita sampai pada tingkat paham. Karenanya ke depan kita ingin tiga saja mata pelajaran untuk SD  yakni Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris dan Matematika. Di SMP, kita bisa tambah sedikit sains. Kita harus pastikan anak kita bisa bahasa Indonesia dan Inggris dengan baik. Matematika akan membantu membentuk logikanya. Nanti tingkat  SMA baru diperluas dengan pengetahuan sains yang lebih banyak,” jelas Gubernur.

Dalam kesempatan tersebut Gubernur Laiskodat meluncurkan 3 buku karya para murid dan guru SMPN 6 Nekamese, yaitu Antologi Puisi Berjudul “Terima Kasih Untuk Cintamu,” karya Peserta Didik SMPN 6 Nekamese, “Workshop Bersehati: Trik Jitu Membuat Penelitian Kelas,” karya Yulianti Pulungtana, dan “Hikmat Mengelola Konflik Jemaat,”  karya  Erykh Lisnahan. 

Selanjutnya, Kepala Sekolah SMPN 6 Nekamese, Yulianti Pulungtana menjelaskan, bahwa penerapan pendidikan karakter dan pembelajaran edukatif di sekolah tersebut selama ini selalu memberikan peluang, ruang, dan tempat sebagai media bagi peserta didik untuk berekspresi dan berliterasi. 

“Kami selalu mendorong mereka untuk menemukan dan mengaktualisasikan potensi yang ada dalam diri.Dalam momen ini kami juga melakukan penjualan dan pelelangan buku yang diluncurkan hari ini untuk pembuatan pagar sekolah dan pembangunan lapangan multifungsi,” tutur Yulianti.

Usai sambutan-sambutan,buku-buku yang diluncurkan oleh Gubernur Laiskodat tersebut kemudian dilelangkan dan dari hasil lelang terkumpul dana sekitar Rp. 30-an juta. (Emild Kadju)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2021 NTTBANGKIT.

Tentang Kami   |   Tim Redaksi