Sel. Des 1st, 2020

NTT Bangkit

Media Promosi Pariwisata,Bisnis dan Investasi NTT

Gubernur Laiskodat: Kita Sedang Siapkan Pertanian Jadi Sektor Unggulan

2 min read

NTTBANGKIT.COM, KUPANG — Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat, saat  melakukan pertemuan dengan para wartawan media cetak, elektronik dan online di Aula Rumah Jabatan (Rujab) Gubernur NTT, Jumat (28/08/2020), menegaskan bahwa arah kebijakan pengembangan pertanian pada masa pemerintahannya bersama Wakil Gubernur Josef Nae Soi, ditujukan untuk meningkatkan taraf hidup petani. 

Dalam acara bertajuk Coffee Morning yang diprakarsai Biro Humas dan Protokol NTT serta Biro Umum Setda NTT tersebut, Gubernur Laiskodat menambahkan bahwa dirinya memiliki visi besar, yaitu bahwa para petani NTT harus mampu menjadi pengusaha tani. Dengan kata lain, petani tidak hanya berorientasi untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, tetapi juga untuk bisnis.

“Konsep kita dalam pengembangan petani adalah mengarahkan mereka dari buruh tani  menjadi pengusaha petani. Kalau ini dikerjakannya dengan baik, kita dapat bersaing dengan negara lain khusus di pertanian. Kita bukan lagi menyodorkan buruh tani tapi pengusaha tani yang mindsetnya bisnis. Hasil pertaniannya sudah sampai level untuk dijual bukan lagi untuk mengisi kebutuhan rumah tangga,” jelas Gubernur Laiskodat sebagaimana informasi yang diperoleh dari Humas Pemprov NTT.

Untuk itu, kini Pemerintah Provinsi tengah berupaya menyiapkan alat-alat pertanian termasuk alat berat seperti eksavator dan perlengkapan infrastruktur pertanian lainnya.

Pria asal Semau tersebut melanjutkan bahwa pada tahun 2021, Pemerintah Provinsi telah menyiapkan anggaran sekitar 900 miliar rupiah untuk membangun infrastruktur, termasuk di dalamnya untuk sektor pertanian seperti benih unggul.

Dalam diskusi yang dimoderasi oleh Kepala Biro Humas Pemprov NTT tersebut, Gubernur Laiskodat menyentil bahwa salah satu penyebab pertanian NTT belum maju adalah karena belum ada kolaborasi yang baik antara pemerintah, petani atau masyarakat, dan pengusaha. 

Untuk itu Pemerintah Provinsi akan memfasilitasi masyarakat untuk meningkatkan hasil pertanian. Selain itu pihaknya akan menjadi fasilitator bila ada pengusaha yang mau menginvestasikan dana serta menampung hasil pertanian. 

Menurut Mantan Anggota DPR RI fraksi Nasdem ini, tujuan pertanian adalah menjadi bagian dari rantai nilai pariwisata, supply chain dari pariwisata. 

Diketahui bahwa saat ini Pariwisata Labuan Bajo menjadi daya tarik utama dan merupakan prime mover pariwisata NTT. Untuk itu, pihaknya tengah mendesain dan memetakan supply chain, seperti telur ayam, daging ayam,ikan, sayur, bawang cabe dan kebutuhan lainnya untuk mendukung percepatan ekonomi NTT. (Emild Kadju)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2019 NTTBANGKIT.

Tentang Kami   |   Tim Redaksi