Ming. Nov 29th, 2020

NTT Bangkit

Media Promosi Pariwisata,Bisnis dan Investasi NTT

Tekad Kuat Pemprov NTT Tuntaskan Infrastruktur Sebagai Lokomotif Pembangunan

4 min read

Jalan Provinsi di Amarasi, Kabupaten Kupang, NTT (Foto Radar NTT)

NTTBANGKIT.COM,- Provinsi Nusa Tenggara Timur  (NTT) sedang berjalan di era baru pembangunan menuju NTT sejahtera. Dengan mengusung moto era baru NTT Bangkit NTT Sejahtera, Gubernur dan Wakil Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat,SH dan Drs. Josep A. Nae Soi, MM bertekad baja mempercepat pembangunan sektor infrastruktur jalan air dan listrik (JALA) sebagai program prioritas untuk memenuhi kebutuhan dasar warga.  Infrastruktur menjadi program prioritas karena dengan infrastruktur yang baik pelayanan kebutuhan rakyat akan terpenui dengan lebih cepat.  

Menyadari masalah infrastruktur yang bertahun-tahun tidak pernah tuntas, Gubernur dan Wakil Gubernur NTT melakukan terobosan baru menaikan APBD (khusus anggaran infrastruktur) jauh lebih besar dari sektor lainnya. Melalui dukungan anggaran dari Bank NTT dalam bentuk pinjaman pemerintah, kedua pemimpin NTT ini memulai gebrakan pembangunan infrastruktur terutama jalan-jalan provinsi yang dari waktu ke waktu tidak pernah tuntas. Ruas-ruas jalan provinsi diagendakan dan telah direncanakan akan dituntaskan untuk memperlancar roda transportasi ekonomi warga.  Mereka langsung turun ke lapangan memantau dan memeriksa sejumlah ruas jalan provinsi yang rusak untuk diperbaiki dan dibangun.

Sejumlah pihak meragukan tekad kuat kedua pemimpin yang dipilih dalam pemilihah gubernur 2018 lalu tersebut. Mereka mengatakan tidak yakin keduanya akan menuntaskan jalur jalan provinsi yang menjadi lokomotif pembangunan daerah. Ada pula yang tidak yakin dengan postur anggaran APBD NTT yang tidak cukup dari tahun ke tahun untuk menuntaskan ruas-ruas jalan provinsi yang terus rusak di tengah terpaan kebutuhan transportasi yang terus meningkat. Namun, baik Gubernur maupun Wakil Gubernur NTT, tidak terganggu dengan kritikan berbagai pihak, keduanya terus berjalan dengan kerja keras dan tekad baja sambil mencari dan menyiapkan anggaran yang cukup agar sebelum masa jabatan berakhir seluruh ruas jalan provinsi sudah tuntas.

Dalam kunjungan beberapa waktu lalu ke Maumere, Kabupaten Sikka, Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat berjanji akan menuntaskan pembangunan jalan provinsi selama massa pemerintahannya. Dengan kata lain, sebelum keduanya meletakan jabatan, seluruh ruas jalan provinsi yang rusak sudah diselesaiakan mulus. “Masalah infrastruktur jalan khususnya jalan provinsi, sebagai gubernur saya yakni akan selesai sebelum saya turun dari jabatan sebagai gubernur,” kata Laiskodat beberapa waktu lalu seperti dilansir Pos Kupang.Com, Kamis, (39/7).

Penegasan Gubernur Viktor  bukan hanya di Sikka saja, tetapi dalam beberapa kunjungan di kabupaten lain di Flores. Saat kunjungan ke Larantuka, Kabupaten Flores Timur, Laiskodat juga kembali mengemukakan tekad kuatnya menuntaskan ruas-ruas jalan provinsi di seluruh kabupaten dan kota.  Hingga April 2020, kata dia, ruas jalan provinsi berdasarkan data Bappelitbangda sepanjang 900 Km.

Tekad kuat itu bukan tanpa alasan. Pasalnya, menurut Laiskodat  sudah sekian lama kondisi NTT sangat bermasalah dengan aspek infrastruktur, termasuk peternakan, pertanian, air, dan listrik, pendidikan serta kesehatan. Untuk itu, kata dia,  dengan segala keterbatasan baik waktu maupun kapasitas fiskal maka hal utama yang harus dilakukan adalah bekerja dengan fokus. “Pemimpin hanya mempunyai batas waktu lima tahun, apalagi dengan NTT yang tingkat pendapatannya terbatas dan jika semuanya harus diselesaikan dengan berbagai keterbatasan maka mustahil bisa berhasil,” katanya.

Dukung Pariwisata NTT, Tingkatkan Ekonomi

Selain Gubernur Viktor, Wakil Gubernur Nae Soi juga menegaskan visi misi Viktor-Josep dalam membangun infrastruktur sebagai lokomotif pembangunan NTT di semua bidang. Menurut mantan  anggota DPR-RI yang membidangi infrastuktur,  Nae Soi senada dengan Gubernur Viktor menegaskan dan memastikan pembangunan infrastruktur terutama jalan-jalan provinsi akan dituntaskan demi kelancaran roda ekonomi warga di semua kabupaten. “Selama ini bahkan sampai saat ini jalan provinsi memang belum tuntas, kita pastikan sebelum akhir masa jabatan semua sudah tuntas,” kata Nae Soi di beberapa kesempatan kepada media.

Diakui Nae Soi, memang tidaklah mudah membangun infrastruktur di Provinsi Kepulauan NTT.  Kondisi geografis  kepulauan membuat pembangunan infrasturkur, baik jalan, jembatan, air dan listrik menjadi masalah tersendiri dari tahun ke tahun. Namun demikian, Nae Soi menegaskan, tidak ada masalah yang tidak bisa diselesaikan. Berbagai upaya termasuk membangun komunikasi dengan Pemerintah Pusat, baik melalui Kementerian PUPR dan Kementerian Perhubungan RI terus dilakukan guna mendapatkan perhatian anggaran. Dan alhasil, anggaran pun dikucurkan secara bertahan dari tahun ke tahun.

Menyadari Pariwisata sebagai program unggulan, Nae Soi menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan pariwisata didukung penuh oleh infrastruktur, infrastuktur dibangun dengan baik, maka wisatawan lebih mudah mengakses obyek-obyek wisata di daerah.  Untuk itu, selain jalan provinsi yang menjadi kewenangan provinsi, ia mendorong agar seluruh pemerintah kabupaten dan kota juga mempercepat pembangunan infrastruktur demi kelancaran pembangunan sektor pariwisata di derah untuk meningkatkan ekonomi rakyat.

“Aksesibitas adalah salah satu syarat keberhasilan pembangunan pariwisata. Tanpa akses transportasi dengan sarana bandara, pelabuhan dan jalan yang baik, arus transportasi ke daerah kita akan terganggu. Untuk itu, kami terus memprioritaskan pembangunan infrastruktur sebagai lokomotif pembangunan pariwisata dan ekonomi di derah ini,” tandas Nae Soi dalam pertemuan dengan media, beberapa waktu lalu di Jakarta.

Tekad dan keberanian Gubernur dan Wakil Gubernur NTT tersebut, patut diberi apresiasi. Pasalnya, Viktor-Josep yang mengusung moto “NTT Bangkit NTT Sejahtera bukan sekedar menjual janji politik saat kampanye saja, tetapi keduanya benar-benar bekerja keras mewujudkan program prioritas yang telah disampaikan kepada warga NTT. Begitu banyak warga NTT baik di luar NTT maupun di NTT berharap  percepatan pembangunan infrastruktur dapat lebih memajukan NTT yang masih jauh tertinggal dengan proinsi lainnya di Indonesia.

“Kami dukung penuh kerja keras Gubernur dan Wakil Gubernur NTT untuk mempercapat pembangunan infrasturkur. Bukan jalan provinsi saja, tetapi juga listrik dan perumahan rakyat NTT yang masih banyak tidak layak huni. Lalu, jaringan air minum bersih yang masih menjadi masalah utama.  Dengan listrik, air bersih dan rumah yang layak huni, rakyat NTT lebih bermartabat lagi sebagai manusia. Dengan demikian, anak-anak sebagai generasi peneruh dapat disipakan lebih baik dalam pendidikan dan kesehatan mereka,” kata Goris Dala, Ketua Forum Flobamora Palangkaraya, beberapa waktu di Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah. (kornelismoanita/NBC)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2019 NTTBANGKIT.

Tentang Kami   |   Tim Redaksi