Sen. Sep 21st, 2020

NTT Bangkit

Media Promosi Pariwisata,Bisnis dan Investasi NTT

Dukung PEN, Pemprov NTT dan Kejaksaan Tinggi Dorong Percepat Serap Anggaran Daerah

2 min read

Sekda NTT, Ir. Benediktus Polo Maing

KUPANG, NTTBANGKIT.COM – Dalam rangka mendukung percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), Pemerintah Provinsi NTT bersama Kejaksaan Tinggi mendorong PPK (Pejabat Pembuat Komitmen) untuk penyerapan anggaran covid 19 serta dana PEN.

Dalam Sosialisasi Percepatan Penyerapan Refocusing dan Realokasi Anggaran Covid 19 serta Dana Pemulihan Ekonomi Nasional yang dilaksanakan di Aula Rapat Kejaksaan Tinggi NTT pada Selasa (8/09/2020), Sekretaris Daerah NTT, Ir. Benediktus Polo Maing mengatakan bahwa PPK harus bisa melakukan percepatan penyerapan anggaran demi memperbaiki ekonomi daerah. 

“Sosialisasi ini juga sebagai salah satu motivasi bagi kita. Diharapkan semua kita mulai dari pemprov, kejaksaan dan PPK untuk semua kita komunikasi demi pembenahan ekonomi. Maka dari itu penyerapan anggaran oleh tiap-tiap PPK harus dipercepat,” tutur Polo Maing sebagaimana informasi dari Humas Pemprov NTT.

Ia juga menambahkan bahwa pada triwulan awal, ekonomi NTT masih minus. Untuk itu dirinya berharap agar pada triwulan ke-3 ini, ekonomi NTT bisa kembali positif. 

“Progres kita sampai dengan bulan agustus kemarin juga belum sampai 50 persen. Maka dari itu kita harus bekerja dalam tataran yang optimal,” katanya dan menambahkan, “Kepala Kejaksaaan ingin agar kita kerja dengan optimal tegakkan hukum. Beliau juga butuh dukungan dan terima kasih untuk semua yang sudah terlibat dalam kegiatan ini dan saya harap bisa terealisasi dengan baik.” 

Sementara itu Kepala Kejaksaan Tinggi NTT, Dr. Yulianto, S.H, M.H, dalam kesempatan yang sama mengatakan bahwa selain menegakkan hukum, pihaknya juga mendukung pembangunan di NTT. Untuk itu, pihaknya juga meminta agar PPK bisa mempercepat penyerapan anggaran  covid 19 serta dana PEN untuk menyelamatkan NTT dan lebih besar lagi, untuk Indonesia tercinta.
“Kejaksaan harus bisa membawa penegakan hukum yang tidak menghambat pembangunan daerah. Juga Bapak dan Ibu PPK sebagai ujung tombak penyerapan anggaran ini. Saya dan teman-teman dari pihak kejaksaan akan berada di belakang untuk mendukung. Tidak usah ragu ataupun takut dalam eksekusi program dan anggaran asalkan semuanya sesuai aturan dan tidak ada korupsi,” tutur Yulianto dan melanjutkan, “Pertumbuhan ekonomi kita saat ini bermasalah dalam pandemi covid 19.  Presiden  juga menyatakan situasi ini  sebagai bencana nasional maka dari itu kita harus saling mendukung dalam penyerapan dana refocusing dan realokasi serta dana PEN. Kita bukan hanya atasi masalah covid tapi ekonomi harus tetap kita pacu.” (Emild Kadju)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2019 NTTBANGKIT.

Tentang Kami   |   Tim Redaksi