Jum. Des 4th, 2020

NTT Bangkit

Media Promosi Pariwisata,Bisnis dan Investasi NTT

Masih Banyak Titik di NTT yang Belum Terjangku Signal, Pemerintah akan Terus Membangun BTS

2 min read

Wagub Nae Soi saat berdiskusi dengan Kadis Abraham Maulaka tentang Transformasi Digital

NTTBANGKIT.COM, KUPANG — Kendati Palapa Ring kawasan timur sudah dibangun, tetapi masih ada 645 titik wilayah di provinsi NTT yang saat ini belum terjangkau sinyal telekomunikasi.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Provinsi Nusa Tenggara Timur Abraham Maulaka.

Ia mengatakan, bahwa agaknya infrastruktur Palapa Ring saja tidak, maka dibutuhkan beberapa Base Transceiver Station (BTS) untuk mendukung proses pendistribusian sinyal ke daerah-daerah pelosok.

Maulaka juga mengakui bahwa sampai dengan 2019, sudah 133 BTS yang dibangun di berbagai titik, di samping distribusi  internet di 753 titik.

Tentunya pihaknya akan berkoordinasi dengan Kementerian Kominfo RI untuk menambah lagi jumlah  BTS sehingga semua daerah di NTT bisa mendapatkan sinya tanpa gangguan.

Ia pun melanjutkan bahwa pembangunan infrastruktur telekomunikasi di NTT telah menjadi perhatian serius dari pemerintah pusat, mengingat NTT merupakan daerah pariwisata yang memiliki potensi ekonomi cukup baik.

“Ini langkah strategis yang diupayakan pemerintah dan ke depan tentu akan terus ditambah hingga menjangkau titik-titik blank spot yang ada,” tutur Kadis dan melanjutkan, “Pemerintah menargetkan pada 2021 wilayah NTT semuanya sudah terlayani jaringan telekomunikasi dan juga internet.”

Dengan jangkauan sinya ke seluruh penjuru provinsi, Kadis Maulaka optimis bahwa hal tersebut akan mendorong geliat-geliat UMKM yang lebih masif, sehingga ekonomi NTT pun akan ikut berpacu secara lebih cepat ke arah transformasi digital.

Kadis Maulaka juga mengatakan bahwa beberapa waktu lalu, tepatnya pada Juli 2020, ia diminta oleh Wagub NTT, Josef Nae Soi supaya mendata semua area yang belum tersentuh sinyal untuk dilaporkan ke Kemenkominfo sehingga bisa membangun BTS-BTS tambahan.

Hal tersebut dimaksudkan untuk mempercepat pendistribusian signal ke berbagai daerah di NTT agar sistem e-government bisa diwujudkan dan masyarakat bisa menggunakannya untuk meningkatkan hal-hal produktif yang mendukung pembangunan ekonomi di NTT. (Emild)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2019 NTTBANGKIT.

Tentang Kami   |   Tim Redaksi