Sab. Jan 16th, 2021

NTT Bangkit

Media Promosi Pariwisata,Bisnis dan Investasi NTT

Pemprov NTT Gandeng 35 Perguruan Tinggi di NTT Untuk Bangun Daerah

2 min read
Momentum penandatanganan Nota Kesepahaman antara Pemprov NTT dan Pimpinan Perguruan Tinggi di pulau Timor, Rote, Sabu, dan Alor yang dilaksanakan di Hotel Swiss-bell Kristal Kupang, Senin (23/11/2020) Image: Tribunnews

KUPANG, NTTBANGKIT.COM – Dalam rangka meningkatkan SDM dalam pengelolaan SDA, Pemerintah Provinsi NTT menggandeng pimpinan perguruan tinggi yang ada di pulau Timor, Alor, Sabu, dan Rote.

Melalui penandatanganan Nota Kesepahaman antara Pemprov NTT dan Pimpinan Perguruan Tinggi di pulau Timor, Rote, Sabu, dan Alor yang dilaksanakan di Hotel Swiss-bell Kristal Kupang, Senin (23/11/2020) tersebut Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat berharap agar sinergitas antara Pemprov dan Civitas Akademika se Pulau Timor, Alor, Rote, dan Sabu bisa berjalan baik dan membuahkan hasil yang baik pula, demi kemajuan Provinsi NTT.

Gubernur Laiskodat juga, dalam acara yang didukung oleh 35 Perguruan Tinggi tersebut, berharap agar Civitas Akademika tersebut bisa menunjang program prioritas pembangunan daerah di Provinsi berbasis kepulauan tersebut.

Dalam sambutannya, Gubernur NTT Laiskodat juga mendorong setiap civitas akademika untuk berinovasi dan menunjukkan daya kreativitas untuk menciptakan kemajuan daerah, mengingat pembangunan daerah bukan hanya merupakan tanggung jawab pemerintah, melainkan juga Perguruan Tinggi, masyarakat setempat, dan serta pihak swasta sebagai threshold.

“Kalau kita mau agar NTT ini punya masa depan yang cerah maka harus ciptakan cara kerja yang inovatif dan kreatif,” tutur Politisi partai Nasdem tersebut di hadapan para rektor dan pimpinan perguruan tinggi se pulau Timor, Alor, Rote, dan Sabu dan menambahkan, “Saya ingin semua kita berpartisipasi membawa NTT menuju sejahtera. Kita harus bukan berilmu saja namun harus diterapkan dan ada hasil. Semuanya desain dengan benar dengan anggaran yang terencana.”

Oleh karena itu, demikian Laiskodat, civitas akademika, dalam hal ini para dosen dan mahasiswa harus memiliki tanggung jawab untuk bersinergi bersama masyarakat dalam pemanfaatan dan pengelolaan sumber daya alam di bidang peternakan, pertanian, dan perikanan dalam hubungan dengan grand design pariwisata sebagai prime mover.

Putera asli Semau tersebut juga mengatakan bahwa semua daya kreativitas dan inovasi yang progresif dan konstruktif akan didukung oleh pemerintah. Khususnya mengenai pendanaan, Pemprov akan mengaturnya dengan baik. 

Tidak hanya sampai disitu, Perguruan Tinggi juga diharapkan oleh Gubernur Laiskodat, bisa memberikan edukasi kepada masyarakat lokal sehingga mereka juga ikut berpartisipasi dalam pembangunan berkelanjutan di NTT. (Emild Franz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2021 NTTBANGKIT.

Tentang Kami   |   Tim Redaksi