Jum. Okt 22nd, 2021

NTT Bangkit

Media Promosi Pariwisata,Bisnis dan Investasi NTT

Kembangkan Sektor Pertanian dan Peternakan, Gubernur Laiskodat Teken Perjanjian dengan 35 Perguruan Tinggi di Tirosa

1 min read
Ilustrasi: Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat saat mengenakan pakaian adat Bajawa (Image: matamatapolitik.com)

KUPANG, NTTBANGKIT.COM – Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat, dalam sambutannya pada acara penandatanganan Nota Kesepahaman antara Pemprov NTT dan Pimpinan Perguruan Tinggi dari 35 Perguruan Tinggi di pulau Timor, Rote, Sabu, dan Alor (Tirosa) di Hotel Swiss-bell Kristal Kupang, pada Senin (23/11/2020) mengatakan bahwa pembangunan daerah bukan hanya merupakan tanggung jawab pemerintah, melainkan juga Perguruan Tinggi, masyarakat setempat, dan serta pihak swasta sebagai threshold.

Oleh karena itu, Putera asli Semau tersebut meminta 35 Perguruan Tinggi tersebut untuk berinovasi secara kreatif dalam sinergitas dengan Pemprov NTT yang tengah bergerilya membangun daerah ke arah yang lebih progresif.

Gubernur bahkan ingin agar 35 Perguruan Tinggi tersebut bisa memberikan sumbangsih nyata dalam pembangunan di sektor peternakan dan pertanian.

Dalam hubungan dengan sektor peternakan, politisi partai Nasdem ini mengungkapkan bahwa dirinya ingin agar NTT kedepannya bisa mengelola pakan ternak sendiri, selain demi menekan anggaran impor pakan ternak, perputaran ekonomi di sektor pakan ternak juga bisa diwujudkan.

Selanjutnya, di sektor pertanian, Gubernur Laiskodat mengatakan bahwa Pemprov NTT aka menyiapkan anggaran, mulai dari persiapan lahan, bibit, hingga mencari pangsa pasar yang layak.

Sementara itu tugas petani ialah mengusahakan penanaman, perawatan hingga panennya.

Untuk sampai pada tahap ini, dibutuhkan SDM yang mumpuni. Maka daripada itu, Gubernur Laiskodat berharap agar ke-35 Perguruan Tinggi tersebut bisa memberikan edukasi kepada masyarakat lokal sehingga mereka bisa membantu kelancaran dari siklus program Tanam Jagung, Panen Sapi (TJPS) Pemprov NTT serta ikut berpartisipasi dalam pembangunan berkelanjutan di provinsi berbasis kepulauan tersebut.

“Kita kelola dengan benar semuanya sehingga bisa membantu kelancaran program TJPS kita,” tutur Laiskodat. (Emild Franz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2021 NTTBANGKIT.

Tentang Kami   |   Tim Redaksi