Jum. Okt 22nd, 2021

NTT Bangkit

Media Promosi Pariwisata,Bisnis dan Investasi NTT

Eksplorasi Media Trip di Sumba, Alor, dan Manggarai, Badan Penghubung NTT Perkenalkan Destinasi Baru

3 min read
Tim Media Trip Badan Penghubung NTT Jakarta bersama awak media nasional ketika mengunjungi pulau Alor

JAKARTA, NTTBANGKIT.COM – Badan Penghubung NTT Jakarta secara perdana melakukan kegiatan media trip di Pulau Sumba, Alor, dan Flores untuk mengeksplorasi destinasi-destinasi pariwisata lainnya (alternatif) di tiga wilayah tersebut yang notabenenya selama ini belum diekspos ke publik.

Kepala Kantor Badan Penghubung NTT, Viktor Manek mengatakan bahwa NTT merupakan the province of tourism yang mana begitu kaya akan destinasi pariwisata. 


Kepala Badan Penghubung NTT, Viktor Manek, S.Sos., M.Si.

Dari sekian banyak destinasi pariwisata di NTT, ada beberapa destinasi yang sudah go internasional seperti destinasi super prioritas Labuan Bajo, Desa adat Bena, Danau Kelimutu, dan lain sebagainya.

“Selama ini mungkin orang hanya mengenal Labuan Bajo dengan Komodo-nya, Danau Kelimutu di Ende, underwater di Alor dan beberapa destinasi besar lainnya. Padahal NTT masih memiliki banyak destinasi lainnya yang tidak kalah menariknya,” imbuh Manek.

Manek juga mengarsis bahwa masih ada begitu banyak destinasi pariwisata di NTT yang belum diekspos dan tujuan dari kegiatan media trip ini adalah untuk mengeksplorasi destinasi-destinasi pariwisata tersebut agar dikenal khalayak.

“Kami mengadakan kegiatan media trip untuk mengeksplorasi dan mengekspos destinasi pariwisata di NTT yang belum pernah terekspos sebelumnya. Kami juga menggandeng beberapa media nasional seperti Kompas TV, Berita Satu, dan Metro TV mendukung kegiatan tersebut.

Kegiatan yang merupakan program Sub-Bidang (Subid) Pembinaan Masyarakat dan Kehumasan tersebut dimaksudkan untuk mengamplifikasi informasi terkait destinasi-destinasi pariwisata di NTT khususnya di pulau Sumba, Alor, dan Labuan Bajo.

Di Sumba, tim Media Trip Badan Penghubung NTT bersama media Kompas TV mengeksplorasi 7 destinasi di wilayah Sumba Barat Daya sebanyak 2 destinasi yaitu Bukit Lendongara atau LDR dan Pantai Kita Mananga Aba. Sementara itu di Sumba Barat, mereka mengeksplorasi 2 destinasi yaitu pantai Marosi dan Rumah Adat Sumba Barat. Selanjutnya di Sumba Tengah, mereka mengeksplorasi 1 destinasi yaitu Cendana hills, Mamboro. Sedangkan di Sumba Timur, mereka mengeksplorasi situs Lambanapu dan Bukit Tanau.

Tim Media Trip Badan Penghubung NTT ketika mengeksplorasi destinasi-destinasi pariwisata di Pulau Sumba

Di Manggarai Barat, tim media trip Badan Penghubung NTT mengeksplorasi 4 destinasi pariwisata yaitu danau terbesar se-NTT, danau Sanonggoang, istana ular, air terjun Cunca Wulang, dan Pulau Sabolo. Kemudian di Manggarai Raya, tim mengunjungi pulau Mules, air terjun Tengku Less, air terjun tiga tingkat di desa Lelak, dan air terjun Tengku Siwa. Sedangkan di Manggarai Timur, tim media trip mengeksplorasi pantai Mausui Kisol, air terjun Cunca Rede, Objek wisata Golo Depet di Rana Mese yang didalamnya terdapat air terjun dan pemandangan persawahan yang indah, padang Savana di Kisol, dan danau Rana Tonjong di Pota dimana terdapat Teratai raksasa terbesar kedua di dunia setelah India.

Tim Media Trip Badan Penghubung NTT ketika mengeksplorasi destinasi-destinasi pariwisata di Manggarai


Tim Media Trip Badan Penghubung NTT ketika mengeksplorasi destinasi-destinasi pariwisata di Manggarai

Selanjutnya di Pulau Alor, tim media trip mengunjungi Desa adat Takpala, Periuk Tumbuh, Pantai Batu Putih, Kawasan Wisata Moru, Air Terjun Mataru, Rumah Budaya Bang Towa (pakaian adat dari kulit kayu), Museum Tenun dan Museum Seribu Moko.

Tim Media Trip Badan Penghubung NTT ketika mengunjungi Kantor Dinas Pariwisata Kabupaten Alor

Tinggal Lebih Lama

Melalui kegiatan media trip tersebut, Kepala Badan Penghubung NTT, Viktor Manek, menambahkan bahwa Badan Penghubung sebagian etalase NTT di tingkat Nasional akan senantiasa  memberikan informasi tentang destinasi pariwisata di NTT agar khalayak baik itu nasional maupun internasional bisa mengetahui destinasi-destinasi yang ada di NTT, khususnya yang selama ini belum terekspos.

“Kita menggandeng beberapa media nasional seperti Kompas TV, Berita Satu, dan Metro TV untuk mendukung kegiatan kita, khususnya dalam mengamplifikasi informasi terkait destinasi-destinasi pariwisata di NTT yang belum terekspos selama ini,” tutur Manek dan menambahkan, “Kita tahu bersama bahwa NTT merupakan the province of tourism yang memiliki banyak sekali destinasi pariwisata. Untuk itu, kegiatan media trip ini juga dimaksudkan oleh untuk mengeksplorasi dan mengekspos destinasi pariwisata lainnya di NTT yang belum dikenal.”

Manek juga mengatakan bahwa dengan mengeksplorasi dan mengekspos destinasi-destinasi pariwisata tersebut, para wisatawan dan calon wisatawan, baik  itu nasional maupun mancanegara bisa mendapatkan tambahan referensi destinasi pariwisata NTT.

Tidak hanya sampai disitu, melalui kegiatan media trip ini, Badan Penghubung NTT, demikian Manek, ingin mengajak para wisatawan untuk tinggal lebih mana di NTT dan menikmati parade destinasi pariwisata di seantero NTT.

Alumni Magister Perencanaan Lingkungan Universitas Indonesia ini juga melanjutkan bahwa dengan mengajak para wisatawan untuk tinggal lebih lama di NTT dan menikmati keindahan pariwisatanya, simpul-simpul ekonomi masyarakat kecil seperti jasa transportasi, cinderamata, kuliner lokal, penginapan, dan lain sebagainya bisa bertumbuh.

Karena melalui kegiatan media trip ini, Manek menjelaskan bahwa pihaknya hendak mendukung grand design Masyarakat Ekonomi NTT dengan Pariwisata sebagai prime mover yang digagas oleh Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat dan Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soi. (Emild Franz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2021 NTTBANGKIT.

Tentang Kami   |   Tim Redaksi