Jum. Jan 15th, 2021

NTT Bangkit

Media Promosi Pariwisata,Bisnis dan Investasi NTT

Kunjungi Tempat Pengungsian Korban Erupsi Ile Lewotolok, Kepala BNPB dan Wagub NTT Serahkan Sejumlah Bantuan

2 min read
Wagub NTT menyambut Kepala BNPB Doni Monardo dalam kunjungan kerja untuk mendukung penanganan erupsi Gunung Ile Lewotolok, NTT. (Image: @BNPB_Indonesia)

LEMBATA, NTTBANGKIT.COM – Bencana alam dan kemanusiaan akibat erupsi Ile Lewotolok telah membuka mata hati banyak pihak untuk membantu.

Berbagai aksi Galang dana terus mengalir hingga saat ini dari berbagai kalangan dan komunitas masyarakat diaspora NTT dan komunitas lainnya.

Sementara itu, Pemerintah Pusat dan Pemprov NTT bersama Pemda setempat terus berkoordinasi dalam upaya mitigasi bencana tersebut.

Bahkan dalam situasi tanggap darurat tersebut, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Doni Monardo bersama Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi pun ikut dalam rapat koordinasi penanganan bencana alam lintas sektor di Posko Utama Erupsi Ile Lewotolok, Kantor Dinas PUPR Kabupaten Lembata, Rabu (2/12/2020).

Dalam kesempatan tersebut, Wagub Nae Soi dan Anggota DPR RI Komisi VIII Ali Taher menyerahkan sejumlah bantuan dari Pemprov NTT dan lembaga DPR RI. 

BNPB juga menyerahkan secara simbolis dana Rp 1 miliar untuk penanganan bencana erupsi Ile Lewotolok.

Selain untuk mengunjungi pengungsian, Kepala BNPB juga memberikan dukungan penanganan erupsi Ile Lewotolok berupa 5 unit tenda pengungsi, 2.000 paket family kit, 2 flexible tank, 500 perlengkapan bayi, 200 sandang, 1.200 paket tambahan gizi, 1.200 paket lauk pauk, 1.200 makanan siap saji, 5.500 lembar selimut, 200 ribu masker kain, dan 4.000 matras.

Ada juga bantuan  senilai Rp 500 juta dari Kementerian Sosial untuk para korban erupsi Ile Lewotolok.

Lebih lanjut, dalam rakor tersebut Wagub Nae Soi berpesan agar semua pihak, pada masa tanggap darurat, harus berada dalam satu komando dengan BNPB ataupun BPBD sebagai punggawanya. 

Sementara itu Doni Monardo, dalam pemaparannya mengingatkan secara khusus pemerintah dan semua pihak yang bergabung dalam tim penanggulangan bencana alam tersebut, untuk langsung memisahkan pengungsi yang masuk dalam kelompok rentan yang mudah terpapar Covid-19, dalam hal ini warga lansia. 

Menurut Doni, kemungkinan orang muda untuk sembuh dari Covid-19 lebih tinggi, jika dibandingkan dengan warga lansia. Maka daripada itu, para lansia harus  mendapatkan perhatian lebih, tanpa mengabaikan para korban yang masih berusia produktif, guna memutuskan mata rantai penularan Covid-19.

Selain ikut rapat koordinasi, Letjen TNI Doni Monardo bersama Wagub Nae Soi pun terjun langsung melihat kondisi pengungsi erupsi Gunung Ile Lewotolok di Posko Utama Lapangan Kantor Bupati lama pada hari yang sama. (Emild Franz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2021 NTTBANGKIT.

Tentang Kami   |   Tim Redaksi