Sab. Sep 25th, 2021

NTT Bangkit

Media Promosi Pariwisata,Bisnis dan Investasi NTT

Ikhtiar Lestarikan Adat dan Budaya, Pemkab Kupang Undang Diskusi Para Tokoh Asat

1 min read
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kupang, Imanuel Buan bersama tokoh adat saat sosialisasi di Hotel Pelangi, Kota Kupang, Senin (7/12/2020) (Image: VN)

KUPANG, NTTBANGKIT.COM – Demi menjaga aset budaya sebagai identitas dan jati diri, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kupang pada hari ini, Senin (7/12/2020) mengadakan sosialisasi bertemakan cagar budaya sebagai identitas daerah bersama para tokoh adat, bertempat di Hotel Pelangi, Kota Kupang, Provinsi NTT.

Dalam kesempatan tersebut, Pemda Kabupaten Kupang berupaya mendorong para tokoh adat setempat untuk melestarikan budaya warisan para leluhur.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kupang, Imanuel Buan, dalam sambutannya mengatakan bahwa budaya merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan dengan pendidikan. 

Maka budaya, demikian Imanuel Buam, harus terus dipupuk dan dirawat agar tidak punah pada suatu titik.

Budaya pun harus diwariskan kepada anak cucu, sebagaimana para leluhur mewariskan budaya tersebut secara turun-temurun hingga saat ini. 

Maka hal pertama yang harus dilakukan menurut Kadis PK, ialah membangun kesadaran untuk melestarikan budaya melalui hal yang paling sederhana, yaitu duduk bersama dan berdiskusi dengan tokoh adat.

Dalam diskusi tersebut, semua pihak saling berbagi tentang ikhwal apa yang harus dilakukan agar budaya bisa bertahan di tengah perkembangan teknologi dan IPTEK yang semakin maju.

“Diskusi pelestarian identitas budaya daerah itu melibatkan semua tokoh adat, tokoh masyarakat, lembaga pemangku adat, budayawan dan sejarawan Kabupaten Kupang,” tutur Kadis.

Untuk itu, dalam kegiatan ini para tokoh adat diharapkan bisa memberikan data tentang warisan adat dan budaya yang ada saat ini, secara detail sehingga pihak Pemkab bisa bersinergi dengan Pemprov NTT, untuk mempromosikan item-item yang dinilai bisa membawa dampak ekonomi bagi masyarakat setempat. (Emild Franz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2021 NTTBANGKIT.

Tentang Kami   |   Tim Redaksi