Jum. Jan 15th, 2021

NTT Bangkit

Media Promosi Pariwisata,Bisnis dan Investasi NTT

Kelor, Pangan Paling Bergizi, Laris Manis di Massa Pandemi Covid-19

2 min read

Pohon Kelor tumbuh subur di pekarangan rumah -rumah warga Matani, Desa Mekon, Kabupaten Kupang (*)

KUPANG, NTTBANGKIT.COM,-Daun kelor menjadi pangan paling bergizi yang murah-meriah. Di NTT, sayuran daun kelor yang sudah sangat populer, sangat diminati warga karena mudah ditemukan dimana-mana. Pasalnya, pohon kelor yang mudah tumbuh di musim hujan mampu bertahan lama di musim panas ini.

Di musim Pandemi Covid-19 saat ini, dimana harga sayuran menjadi makin mahal, Kelor adalah pilihan yang paling tepat karen a sangat murah. Selain ditemui di pasar-pasar, dan dijual para pedangan keliling, kelor juga langsung dapat dipetik dihalaman rumah warga, kebun atau juga di pinggiran jalan. Karena batang kelor oleh warga juga ditanam menjadi pagar pekarangan rumah mereka.

Selain murah, laris dan muda ditemui, daun kelor ini juga sangat praktis dan cepat diolah atau dimasak menjadi sayuran hangat yang dihidangkan di meja makan. Proses memasaknya tidak rumit. Setelah dipetik dari pohon dan dipisahkan daun dari rantingnya, daun-daun kelor segar langsung dicuci dan direbus diberi bawang putih, bawang merah dan garam langsung bisa dilahap setelah matang.

Di musim Pandemi Covid-19 ini, ditengah-tengah ekonomi yang makin terhimpit Virus Covid, dimana uang semakin susah diperoleh, sayuran kelor menjadi pilihan paling tepat, selain sayuran murah lainnya.

Oleh warga, selain menjadi sayuran segara, kelor juga diolah dalam berbaga jenis hidangan makanan, seperti mie kelor, sup kelor, dan cilok kelor. Cilok kelor ini bisa menjadi pengganti makanan bagi anak-anak yang doyan makan salome yang dijual para pedagang di jalanan yang belum tentu terjamin kesehatannya.

Pemerintah Provinsi NTT dibawa kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur NTT, Viktor Laiskodat, SH dan Drs. Josep Nae Soi, MM, mempopulerkan Kelor sejak awal mereka berkuasa. Keduanya mendorong warga NTT menanam kelor sebanyak-banyaknya di lahan, kebun dan pekarangan rumah.

Menurut keduanya, kelor selain memiliki nilai ekonomis yang tinggi di dunia,Kelor juga terbukti dengan khasiatnya yang aduhai. Berbagai jenis penyakit bisa disembuhkan oleh daun kelor. Karena kelor disebutkan memiliki kandungan gizi yang sangat tinggi, jauh lebih tinggi dari wortel.

Keduanya berharap, di musim Pandemi Covid-19 ini, warga NTTlebih banyak mengkonsumsi Kelor untuk meningkatkan gizi demi imunitas tubuh. Selain bermanfaat sebagai sayuran, oleh Pemerintah NTT, kelor juga sudah diproduksi dalam berbagai bentuk, seperti obat-obatan, teh kelor, sabun kelor dan lain-lain.

Sebelum kekuasaan Viktor dan Nae Soi, kelor memang sudah tidak asing lagi di kalangan warga NTT. Namun begitu banyak warga,belum semua mengerti apa saja manfaat besar dari tanaman kelor. Setelah keduanya berkuasa, tanaman Kelor terasa makin populer dan makin dicari warga dan para pembeli dari luar. Pasalnya, kelor NTT jauh lebih tinggi khasiatnya daripada di tempat lain. (kornelismoanita)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2021 NTTBANGKIT.

Tentang Kami   |   Tim Redaksi