Kam. Feb 25th, 2021

NTT Bangkit

Media Promosi Pariwisata,Bisnis dan Investasi NTT

18 views

Cegah Penularan Covid 19, Pemprof NTT akan Lakukan Tes Antigen Secara Masal

2 min read
Gubernur NTT, Viktor Buntilu Laiskodat, Ketika Melakukan Rapat Virtual Penanggulangan Covid 19 Bersama Para Tokoh Agama

KUPANG, NTTBANGKIT.COM – Pandemi virus Corona atau Covid-19
Yang mewabah di Indonesia pada Maret 2020 silam, hingga kini terus meluas ke berbagai daerah. Seperti yang terjadi di Wilayah NTT,mewabahnya virus covid 19 dari hari kehari terus meningkat meskipun pemerintah setempat telah berupaya menekan penyebaran virus tersebut.

Untuk menanggulanggi meluasnya penularan virus covid 19 di masyarakat, Pemerintah Provinsi NTT mengeluarkan kebijakan dengan melakukan tes antigen secara masal. Hal ini disampaikan oleh Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat, ketika melakukan rapat virtual bersama para tokoh agama Seprovinsi NTT di Kantor Gubernur NTT pada kamis 11/02/2021 lalu.

“Sekarang ini kita tidak perlu lagi melakukan tes PCR, namun dengan tes antigen, kita akan pesan yang banyak, saya juga minta kepada para Bupati untuk melakukan pengadaan sehingga kita tes masal. Khususnya pada gereja-gereja bisa dilakukan. Apabila ada yang reaktif kita langsung melakukan isolasi, baik mandiri maupun terpusat. Kalaupun mandiri dengan catatan, jika tidak ada keluarga di rumah yang ada penyakit bawaan, atau orang tua, rentan, maupun anak-anak dibawah umur. Itu menjadi standar yang kami keluarkan. Sehingga kita tidak menunggu lama lagi untuk menanti jawaban”ungkap Viktor.

Viktor menambahkan khusus untuk tes PCR hanya diberlakakukan bagi pasien yang setelah dites, memiliki masalah kesehatan yang cukup serius maka dilanjutkan untuk dirawat di dirumah sakit. Minimal dari hasil tes 2 kali negatif baru dikeluarkan dari Rumah Sakit. “Jadi PCR hanya kita berikan kepada mereka yang dirawat di Rumah Sakit, yang butuhkan perawatan medis secara serius. Tetapi kalo bagi yang tidak ada masalah, yang baik-baik saja, yang disebut OTG maka yang bersangkutan langsung di isolasi dan setelah 10 hari dia tidak perlu lagi PCR, dia langsung pulang. Itu kebijakan Gubernur NTT hari ini”. Jelas Viktor.

Untuk mewujudkan kebijakan tersebut, sejumlah langkah telah disiapkan pemerintah, seperti menyiapkan ruang isolasi terpusat dengan mendapat dukungan dari tokoh agama dengan menggunakan fasilitas gereja-gereja, peningkatan kapasitas dan alat kesehatan di rumah sakit, menyiapkan vitamin dan obat-obatan, menambah jumlah tenaga kesehatan dan vaksinator. Pada kesempatan itu Viktor juga menghimbau kepada para tokoh agama dan masyarakat untuk segera melakukan vaksin guna memutus mata rantai penyebaran covid 19.

“Karena itu saya berharap kepada para Pendeta, Pastor dan semua tokoh agama yang terlibat langsung dalam melayani publik, dalam bulan maret tahun ini untuk segera melakukan vaksin sehingga umat yang terlibat nanti, tidak lagi mempertayakan ataupun takut untuk ikut melakukan vaksin. Hal ini merupakan sebuah langkah atau cara bagaimana kita bisa meningkatkan anti body kita untuk menangkal virus ini”. Ungkapnya.

(Cha)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2021 NTTBANGKIT.

Tentang Kami   |   Tim Redaksi