Sab. Okt 16th, 2021

NTT Bangkit

Media Promosi Pariwisata,Bisnis dan Investasi NTT

Ratusan ASN Biro Umum Setda Provinsi NTT Kembali Turun Ke Jalan Bersihkan Sampah

2 min read

Aksi bersihkan sampah di sepanjang Jalan Adisucipto, sekitar kompleks SMP 4 Penfui Kota Kupang.

KUPANG, NTTBANGKIT.COM – Gerakan Peduli Sampah (GPS) yang terbentuk pada Februari 2019 konsisten dan berkomitmen membersihkan sampah yang bertebaran dan merusak wajah Kota Kupang.

Seperti yang dilakukan sabtu 25/9/21, aksi bersihkan sampah dan edukasi ini dilakukan di sepanjang Jalan Adisucipto, sekitar kompleks SMP 4 Penfui Kota Kupang.

Dalam aksi GPS itu, Kepala Biro umum Setda Provinsi NTT George Hadjoh mengerahkan ratusan tenaga ASN dari Biro Umum Setda Provinsi NTT, Didukung oleh mahasiswa-mahasiswi PKL dari Kampus Politeknik Negeri Kupang, Lurah Oesapa, bersama sejumlah simpatisan yang mempunyai kepedulian terhadap kebersihan kota kupang.

Untuk menunjang aktivitas penampungan sampah hasil pembersihan, Biro Umum Setda Provinsi NTT juga mengerahkan satu unit truk pengangkut sampah milik pemerintah provinsi NTT untuk selanjutnya dibawa ke tempat Pembuangan akhir di kecamatan Alak Kota kupang.

Yahya Seran salah satu warga RT 035 Kelurahan Oesapa, yang terlibat dalam aksi ini mengatakan, disekitar lokasi SMP 4 Penfui Kupang sudah menjadi kebiasaan warga untuk membuang sampah. Ia menambahkan Modus yang dilakukan oleh oknum masyarakat ini biasanya dilakukan pada malam hari untuk mengelabui pantauan warga.

Sementara Kiai Kia, lurah Oesapa, mengapresiasi gebrakan yang dilakukan oleh Biro Umum Setda Provinsi NTT bersama relawan Gerakan Peduli Sampah. Ia mengakui sangat sulit untuk melacak oknum masyarakat yang membuang sampah di lokasi ini karena jauh dari kompleks pemukiman warga. Meski demikian ia terus menghimbau dan memberikan edukasi kepada masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan demi keberlangsungan anak cucu nanti.

Untuk diketahui Aksi komunitas yang tergabung dalam Gerakan Peduli Sampah ini terbentuk sejak 2019 lalu. Komunitas Ini terbentuk karena tergugah oleh aksi spontanitas Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat saat membersihkan sampah di beberapa lokasi di Kota Kupang.

Meskipun edukasi akan pentingnya kebersihan lingkungan hingga kini masih tetap diabaikan masyarakat namun tidak mematahkan semangat para relawan GPS untuk terus turun kejalan untuk membersihkan sampah setiap hari sabtu. Hal ini dilakukan demi mewujudkan Kota Kupang bebas dari sampah.

(^)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2021 NTTBANGKIT.

Tentang Kami   |   Tim Redaksi