Sab. Jan 16th, 2021

NTT Bangkit

Media Promosi Pariwisata,Bisnis dan Investasi NTT

Pemerintah Sumba Tengah Gelar Bursa Inovasi Desa

3 min read

Bupati Kabupaten Sumba Tengah, Drs. Paulus Sekayu Karugu Limu, saat memberikan sambutan dalam acara Bursa Inovasi Desa, belum lama ini,

ANAKALANG,NTTBANGKIT.COM,- Pemerintah Kabupaten Sumba Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Timur melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) secara marathon menggelar kegiatan bursa inovasi desa di lima kecamatan. Kelima kecamatan tersebut, yakni Kecamatan Katiku Tana, Kecamatan Katiku Tana Selatan, Kecamatan Mamboro, Kecamatan Umbu Ratu Nggay dan Kecamatan Umbu Ratu Nggay Barat.

Hal ini dilakukan untuk mendorong kreatifitas dan inovasi di setiap desa guna pengentasan kemiskinan dengan cara memberdayakan dan memaksimalkan dana desa untuk pencegahan dan penanganan stunting, peningkatan kemampuan literasi anak sekolah, pemberdayaan ekonomI serta pembangunan infrastruktur pedesaan.

Dalam setiap bursa inovasi desa ini, setiap desa mendirikan stand pameran berbentuk rumah adat mini dan di dalamnya dipamerkan berbagai produk unggulan desa masing-masing. Selain itu juga melibatkan mitra terkait yakni Lembaga swadaya masyarakat (LSM) yakni Yayasan Wahana Komunikasi Wanita (YWKW) mitra kerja Save The Children Sumba, dinas terkait serta perbankan. Para peserta yang terlibat dalam kegiatan bursa inovasi desa ini umumnya menggunakan busana adat. 

Pada setiap kecamatan, Bupati Sumba Tengah, Drs. Paulus K. Limu, dalam pertemuan dengan masyarakat terus mendorong setiap kepala desa di wilayahnya untuk mengembangkan program inovasi desa. Program inovasi yang dilakukan adalah program untuk mencegah dan mengatasi stunting. Hal itu dikatakannya mengingat Kabupaten Sumba Tengah memiliki angka stunting yang cukup tinggi yakni di atas 50 %.

Dana desa diprogramkan juga untuk Pengentasan kemiskinan

Selain itu, melalui dana desa bisa diprogramkan untuk percepatan keaksaraan atau literasi, pemberdayaan ekonomi masyarakat, air bersih serta program pengentasan kemiskinan lainnya. Sebagaimana yang dilakukannya pada Bursa Inovasi Desa yang dilakukan di Kecamatan Mamboro pada Rabu (31/7) lalu, Bupati Sumba Tengah, mengajak semua kepala desa untuk memaksimalkan anggaran dana desa di tahun 2020. Hal sama juga disampaikannya pada saat kegiatan Bursa Inovasi Desa Tingkat Kecamatan Katiku Tana pada Kamis (1/8). 

Di hadapan para kepala desa dan masyarakat, Bupati Sumba Tengah, mengatakan, kontrak politik pemerintah daerah dan masyarakat Sumba Tengah 5 tahun ke depan adalah mewujudkan Sumba Tengah yang Sejahtera, Berkarakter dan Berdaya Saing. Konsep ini pada dasarnya ingin mengajak kita semua untuk menatap masa depan yang lebih baik melalui upaya-upaya sadar antara lain meningkatkan kapasitas aparatur dan tata kelola pemerintahan, menciptakan pendidikan yang berkualitas dan dapat dijangkau oleh seluruh masyarakat Sumba Tengah dan peningkatan kualitas kesehatan.

Di samping itu, kata Bupati Paulus, kita juga terus mengupayakan peningkatan pembangunan infrastruktur sebagai prasyarat untuk menjamin aksesibilitas dan peningkatan usaha produksi. Selain itu, pemerintah daerah juga melakukan pengembangan system produksi pertanian dan peternakan yang berkelanjutan yang tentunya dalam rangka meningkatkan pendapatan masyarakat. Pada tataran implementasi, kata Bupati Paulus, terurai dalam program strategis kabupaten yaitu pembangunan rumah mandiri, air bersih, sekolah model, germas model, desa mandiri benih, desa mandiri perikanan, pariwisata terintegrasi, keamanan dan berbagai program unggulan lainnya. 

Melalui inovasi desa ini diharapkan ada pertukaran informasi agar para kepala desa saling belajar satu sama lain

Implementasi dari gagasan Bupati Paulus tersebut diamini oleh Kepala Dinas PMD Kabupaten Sumba Tengah, Drs. Sofrein U.S.Marisi. Di hadapan masyarakat, Kadis PMD mengatakan melalui inovasi desa ini diharapkan ada pertukaran informasi. Para kepala desa saling belajar satu sama lain. Selanjutnya saat kembali ke desa bisa mengembangkan produk unggulan sesuai potensi masing-masing.

Semengat mengembangkan produk unggulan disambut baik oleh Camat Mamboro, Keri Napu S.AP. Menurut camat wilayah Pantai Utara Sumba Tengah ini, untuk bisa mengembangkan produk unggulan maka desa harus melihat dan mengetahui potensinya masing-masing baik pertanian, perikanan dan lainnya. Hal yang perlu diperhatikan juga adalah harus menganggarkan untuk penanganan stunting dan literasi agar tercipta SDM yang berkualitas dari setiap desa. 

Dalam setiap kegiatan bursa ini, Bupati Sumba Tengah juga mengunjungi setiap stand pameran. Ia juga berdialog dengan para penjual produk unggulan. Sekretaris Tim Inovasi Desa Kabupaten Sumba Tengah, Simon Sabawali, S.IP, dan Koordinator Kabupaten Tim Tenaga Profesional Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat (P3MD), Umbu Kalendi, S.Kom, mengatakan, dalam kegiatan bursa ini, para kepala desa dibekali dengan kartu komitmen. Para kepala desa mengunjungi setuap stand pameran dan memilih produk atau program mana yang bisa dikembangkan di desanya. (Yulina Boling/NBC) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2021 NTTBANGKIT.

Tentang Kami   |   Tim Redaksi