Sen. Mei 23rd, 2022

NTT Bangkit

Media Promosi Pariwisata,Bisnis dan Investasi NTT

Habib Salim Jindan Baharun : “Pemerintah Kabupaten Bogor Kurang Memperhatikan Tamu Rakyatnya”

1 min read

Bogor, nttbangkit.com – Majelis Dzikir RI 1 didampingi Kuasa Hukum dan Para ahli waris tanah yang di rampas PT. Sumarecon mendatangi Kantor Bupati Bogor untuk bermediasi, Kamis (6/4/2022).

Dalam kunjungannya Ketua Majelis Dzikir RI 1 Habib Salim Jindan Baharun mengungkapkan kekecewaan yang besar karena surat permintaan audiens bersama Bupati Bogor tidak diindahkan oleh Pemerintah Daerah Bogor, padahal Surat tersebut sudah dikirimkan satu Minggu yang lalu.

Adanya miskomunikasi di sini, juga Pemerintah Kabupaten Bogor kurang memperhatikan tamu rakyatnya. “Saya sangat menyayangkan kurangnya penerimaan yang baik oleh Pemerintah Daerah Bogor” ungkap Bib Salim.

Kunjungan ke Kantor Bupati Bogor ini juga memiliki agenda silaturahmi dalam rangka acara Akbar nasional membangun Indonesia bersatu, membantu Presiden menyatakan perang terhadap mafia tanah, tegas Bib Salim.

Kedatangan kami di sini juga untuk memperjuangkan hak klien kami yang rampas oleh PT. Sumarecon selama puluhan tahun. “Ahli waris yang tanahnya dirampas selama ini tertindas oleh perusahan besar”, ungkap Martinus Siki selaku kuasa hukum dari Kantor Hukum Trikora.

“Kami meminta, melalui Asisten 1 Bupati yang bersedia bermediasi dengan kami agar menyampaikan ke Bupati Bogor untuk memberhentikan semua aktivitas pembangunan yang dilakukan PT. Sumarecon di tanah klien kami seluas 56 hektar”, lanjut Martinus.

Kunjungan silaturahmi sekaligus mediasi dengan Pemerintah Daerah Bogor itu berakhir dengan baik setelah adanya tanggapan dari Pemerintah Daerah Bogor melalui Asisten 1 Bupati Bogor.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2021 NTTBANGKIT.

Tentang Kami   |   Tim Redaksi