Rab. Agu 12th, 2020

NTT Bangkit

Media Promosi Pariwisata,Bisnis dan Investasi NTT

Viktor Manek Ajak Warga NTT Jadikan Anjungan NTT Rumah Besar Kebangkitan Seni Budaya

3 min read

Kepala Badan Penghubung NTT, Viktor Manek, terbang di udara saat melakukan serangan terhadap lawan dalam atraksi Tarian Caci dalam Fetival Budaya Manggarai 2019 di Anjungan NTT, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), beberapa waktu lalu. (Foto: Bungkornell/NBC)

Kepala Badan Penghubung NTT, Viktor Manek, saat acara Festival Budaya Manggarai 2019, di Anjungan NTT, Taman Mini Indonesia (TMII). (bungkornell)

JAKARTA, NTTBANGKIT.COM,–Sejak Drs. Viktor Manek ditugaskan Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat menjadi Kepala Badan Penghubung NTT, Anjungan NTT, Taman Mini Indonesia Indah (TMII) terlihat sangat ramai dengan berbagai kegiatan. Anjungan itu secara rutin dipadati oleh warga NTT yang melakukan berbagai kegiatan diskusi, dialog dan terbuka pariwisata, seperti atraksi-atraksi seni budaya NTT dari berbagai daerah di NTT.

Salah satu kegiatan bulan Juli 2019 adalah diskusi tentang pembangunan pariwisata Labuan Bajo, Manggarai Barat yang digelar atas kerja sama, FKM Flobamora, Badan Otorita Pariwisata Labuan Bajo dan Badan Penghubung NTT. Kegiatan ini menghadirkan berbagai tokoh sebagai nara sumber yang berbicara tentang kemajuan pariwisata NTT, secara khusus peluang dan tantangan pembangunan pariwisata. Kurang lebih 50-an peserta hadir dalam diskusi tersebut.

Pasca diskusi, beberapa minggu lalu, tepatnya pada tanggal 17 Agustus 2019 di hari ulang tahun bangsa Indonesia ke-74, digelarlah Festival Budaya Manggarai. Festival akbar pertama dan terbesar itu dilaksanakan oleh Ikatan Keluarga Besar Manggarai Jakarta (IKBMJ) dan Komunitas Perempuan Manggarai dan disponsori oleh Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta didukung oleh Kantor Badan Penghubung NTT.

Disaksikan NBC, festival terbesar dalam sejarah diaspora NTT ini dihadiri oleh kurang lebih 500-an warga Manggarai di Jabodetabek dan puluhan tokoh Manggarai dan NTT. Selain para tokoh Manggarai, beberapa petinggi negara turut hadir, di antaranya Kepala Staf Khusus Bidang Keamanan Presiden, Komisaris Besar Jenderal Polisi, Gories Mere, Sekjend Partai NasDem, Johnny G. Plate, yang juga anggota DPR-RI asal NTT, dan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan yang juga mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan era Jokowi-Kalla.

Ketua Panitia Festival Budaya Manggarai, Vinsensius, dalam kesempatan itu mengucapkan syukur kepada Tuhan dan Leluhur yang telah memberikan berkat dan waktu, Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih atas kesiapan IKBMJ melaksanakan festival, serta kepada semua pihak yang telah mendukung pelaksanaan festival tersebut.

Sementara itu, Kepala Badan Penghubung NTT, Viktor Manek yang tampil dengan busana tenun ikat Kabupaten Malaka dan songko Manggarai terlihat sangat cerah gembira. Ia sangat mengapresiasi IKBMJ dan Komunitas Perempuan Manggarai yang telah menyelenggarakan festival di Anjungan NTT, TMII.

“Saya sangat senang atas penyelenggaraan Festival Budaya Manggarai 2019 yang dilakukan IKBMJ dan Komunitas Perempuan Manggarai. Ini patut kita apresiasi, dan kita dukung agar secar rutin dilaksanakan di Anjungan NTT ini.

Lebih lanjut, dia berharap, bukan hanya IKBMJ dan Komunitas Perempuan Manggarai yang menggelar festival tetapi IKB-IKB lainnya juga harus mulai menggelar festival seperti ini. Mari kita menjadikan Anjungan NTT ini menjadi rumah besar budaya NTT,” kata Viktor kepada media yang menghampirinya.

Dikatakan Viktor, dengan adanya berbagai festival budaya NTT di Anjungan NTT, para warga daerah lain dan para wisatawan dapat menyaksikan budaya NTT di Jakarta. Selanjutnya, kata dia, festival-festival di Jakarta sebagai ajang promosi pintu masuk awal bagi para wisatawan domestik dan mancanegara.

“Ini ajang promosi sebagai pintu masuk bagi mereka. Jika mereka mau lihat budaya adat istiadat kita yang asli maka kita ajak mereka untuk ke NTT menyaksikannya secara langsung. Mereka bisa melihat Tarian Caci yang asli di Manggarai, melihat Komodo, tarian -tarian adat, kuliner asli Manggarai dan daerah lainnya. Acara seperti ini kita akan terus mendukung agar terlaksana dengan baik dan pesannya sampai kepada para wisatawan melalui media,” tutup Viktor.

Disaksikan NBC, dalam Festival Budaya Manggarai 2019 tersebut, selain pegelaran tari perang (Tari Caci Manggarai), juga ada tarian-tarian adat, lagu-lagu daerah, fashion show, kuliner, dan teater sejarah perbudakan Manggarai di Jakarta. Festival yang berlangsung selama 2 hari (Sabtu-Minggu) tersebut sangat menarik perhatian warga, termasuk para wisatawan asing.

Tampak pula beberapa wisatawan asing hadir menyaksikan pagelaran Tarian Caci, fashion show, tarian adat dan menyerbu stand-stand kuliner asli Manggarai yang dipajang ibu-ibu dari Komunitas Perempuan Manggarai yang dijual di sekitar arena festival di bawa rindangnya pohon-pohon lontar yang ditanam di halaman Anjungan NTT.

Untuk diketahui, sebelumnya, pada bulan Juni 2019 lalu, Wakil Gubernur NTT, Drs. Josef Alexander Nae Soi, MM dan Dirut Bank NTT, Izhack Eduard Rihi, SE hadir di Anjuangan NTT untuk melaunching Masyarakat Ekonomi NTT (ME-NTT. Selain itu juga dilakukan pengukuhan pengurus baru FKM Flobamora yang dipimpin oleh Marsel Mudja. Acara akbar ini dipadati seluruh warga NTT diaspora Jabodetabek dan berlangsung sangat meriah. (bungkornell/NBC)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2019 NTTBANGKIT.

Tentang Kami   |   Tim Redaksi