Sab. Nov 28th, 2020

NTT Bangkit

Media Promosi Pariwisata,Bisnis dan Investasi NTT

Copa Flobamora I Tahun 2019, Tingkatkan Prestasi, Sportivitas dan Solidaritas

5 min read

Tim sepakbola dari 20 klub yang siap berlaga dalam turnamen Copa Flobamora I saat mengikuti acara pembukaan di Lapangan Ciracas, Jakarta Timur, Sabtu (26/10/2019). Foto:bungkornell)

Kepala Badan Penghubung NTT, Drs. VIktor Manek,S.Sos, M.Si ketika memberikan sambutan atas nama Gubernur NTT membuka secara resmi Copa Flobamora I di GOR Ciracas, Jakarta Timur, Sabtu (26/10/2019).

JAKARTA, NTTBANGKIT.COM,-Sejarah baru kembali dilahirkan Forum Komunikasi Masyarakat (FKM) Flobamora dalam memajukan dunia sepakbola NTT yang berada di Jabodetabek. Bekerjasama dengan Badan Penghubung NTT, FKM melakukan terobosan meluncurkan turnamen Copa Flobamora I tahun 2019 memperebutkan piala Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat. Turnamen ini digelar dalam rangka memperingati HUT NTT ke- 61 yang jatuh pada tanggal 20 Desember 2019 tahun ini.

Gerakan besar yang didalangi Ketua FKM, Marsel Mudja, Ketua Panitia Copa Flobamora I, Paulus Doni dan Kepala Badan Penghubung NTT, Viktor Manek ini disambut antusias luar biasa oleh 20 klub sepakbola diaspora NTT di Jabodetabek, didukung oleh Pemprov NTT, Bank NTT, sponsor, seluruh IKB, para sesepuh NTT di Jakarta, serta seluruh lapisan masyarakat NTT di Jakarta dan media massa. Belajar dari pengalaman kegagalan turnamen NTT Cup silam yang sering berujung ricuh, maka para penggagas dan panitia Copa Flobamora I berharap dan bertekad kuat agar turnamen kali ini tidak mengulangi image buruk yang selalu muncul di setiap turnamen.

Ketua Panitia Copa Flobamora I, Paulus Doni Ruing terlihat sangat semangat tinggi ketika memberikan sambutan dan laporannya saat acara pembukaan Copa Flobamora I pada Sabtu (26/10/2019) di Gedung Olahraga (GOR) Ciracas, Jakarta Timur. Di hadapan para sesepuh NTT, Kepala Badan Penghubung NTT, Viktor Manek, pengurus pusat PSSI, Farry Djemi Francis, Pejabat Kementerian Pemuda dan Olahraga,Pudji Rahayu, 20 klub sepakbola dan ratusan penonton, Paulus Doni mengucapkan syukur kepada Tuhan, para leluhur NTT dan Leluhur Tanah Betawi yang telah memberikan kesempatan penyelenggaraan turnamen Copa Flobamora I.

Kepala Badan Penghubung NTT, Drs. Viktor Manek, S.Sos, M.Si saat diterima dan dikalungi selendang motif NTT oleh Ketua FKM Flobamora, Marsel Mudja saat akan memasuki GOR Ciracas, Jakarta Timur.

Dia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada 20 klub yang telah siap berlaga serta terima kasih kepada semua pihak yang memberikan dukungan, terutama Bank NTT yang telah memberikan dukungan sebesar Rp100.000.000 (seratus juta rupiah), serta pihak lainnya yang memberikan dukungan Rp50.000.000 (lima puluh juta rupiah) untuk suksesnya Copa Flobamora I. Dia mengatakan bahwa turnamen perdana ini selain memperebutkan Piala Gubernur NTT dan Sepatu Emas Sinyo Aliando juga memperebutkan total hadiah Rp150.000.000,-

Kepada seluruh tim yang mengikuti Copa Flobamora I, Paulus menegaskan bahwa sepakbola bagi orang NTT telah menjadi budaya. Selain budaya, sepak bola juga adalah cinta karena melalaui sepakbola dapat merajut tali persatuan dan persaudaraan. Oleh karena itu, dia meminta agar semua tim yang bertanding harus mengedepankan semangat sportivitas, prestasi dan solidaritas.

“Mari kita awali turnamen Copa Flobamora I ini dengan aman dan mengakirinya dengan tenang dan membanggakan sehingga turnamen ini akan terus melahirkan bibit baru sepakbola NTT dan Indonesia yang mengharumkan nama NTT di dunia sepakbola Indonesia. Mari kita semua sama-sama menjaga agar turnamen pertama ini sukses,” kata Paulus.

Tarian penerimaan para pejabat dan sesepuh NTT oleh sanggar seni budaya putra-putri NTT.

Harapan serupa juga disampaikan Dewan Pengurus Pusat Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (DPP-PSSI), Farry Djemi Francis. Anggota DPR-RI Fraksi Partai Gerindra NTT 2014-2019 ini memberikan apresiasi yang tinggi kepada FKM Flobamora yang telah menggelar turnamen ini yang bertujuan untuk menumbuhkembangkan sepakbola NTT. Untuk itu, Farry yang juga adalah pendiri Sekolah Bola di NTT meminta semua tim yang ikut bertanding dengan mengedepankan permainan yang berkualitas dan mengutamakan semangat My Best Game Fairplay.

“Mari kita tingkatkan semangat sportivitas dalam bertanding dan mengusung moto ‘My Best Game Fairplay,” kata Farry yang saat ini menjadi calon kuat Ketua Umum DPP PSSI.

Tahun 2020 akan Dilaksanakan Lebih Meriah

Sementara itu, Kepala Badan Penghubung NTT sebagai wakil Pemerintah Provinsi NTT di Jakarta, terdengar memberikan pernyataan yang sangat tegas dalam sambutan ketika membuka Copa Flobamora. Ditegaskannya, turnaman Copa Flobamora I digelar dengan nama yang berbeda karena turnamen NTT Cup yang digelar selama ini sering berujung kurang baik. Pengalaman buruk ini tidak boleh terulang lagi saat ini.

“Copa Flobamora I ini selain untuk berolahraga sepakbola juga bertujuan untuk meningkatkan semangat persatuan dan kesatuan, sportivitas dan persaudaraan sesama kita orang NTT di tanah rantau Jakarta ini. Copa Flobamora ini adalah yang perdana. Jika berhasil dengan aman dan damai, maka kita akan lanjutkan di tahun depan. Kita semua ini adalah bagian untuh dari kelurga besar Flobamora (NTT) di Jakarta. Jadi mari kita sukseskan Copa Flobamora ini,”ajak viktor kepada 20 klub yang berdiri berbaris dalam tim masing-masing di lapangan Ciracas, Sabtu (26/10) sore.

Setelah memberikan wejangannya, Viktor Manek yang mengenakan kostum kuning dan training abu-abu bersepatu hitam, mengakui bahwa persiapan Copa Flobamora I ini memang masing tergesa-gesa, sehingga terlihat sangat sederhana dan kurang meriah. Meskipun ada suguhan tarian daerah masing-masing dengan busana adat NTT. Dia berjanji, apabila turnamen perdana ini berjalan baik dan sukses tanpa ada kericuhan yang mencoreng nama baik orang NTT, maka turnamen tahun 2020 akan dilaksanakan lebih meriah dengan persiapan yang lebih matang dan dukungan anggaran dari APBD NTT.

“Ya tadi saya lihat parade tim dengan budayanya masing-masing terlihat apa adanya karena memang persiapan kita terburu-buru. Tahun depan kita akan buat lebih meriah lagi dengan persiapan yang lebih matang. Soal anggaran, kali ini kita mendapat dukungan Rp100 juta dari Bank NTT dan Rp50 juta lagi dari donatur lainnya. Jika sukses tahun ini, maka tahun depan kita akan meminta dukungan dari APBD NTT,”janji Viktor Manek.

Di akhir sambutannya, Viktor Manek kembali mengingatkan bahwa sebagai orang NTT harus terus menjaga solidaritas yang tinggi dan selalu ingat lagu wajib ‘Flobamora Tanah Air Yang Kucinta.’ Oleh karena itu, dia meminta sebelum memulai turnamen Copa Flobamora, semua tim dan semua penonton dan para tokoh sesepuh NTT kembali menyayikan lagu ‘Flobamora Tanah Air Yang Kucinta’ dengan saling berangkulan satu sama lain.

Farry Djemi Francis (berkaca mata hitam)dan para pengurus FKM Flobamora ketika tiba di GOR Ciracas. Pose bersama sebelum memasuki arena pembukaan Copa Flobamora I.

Disaksikan NTTbangkit.com, seusai menyanyikan bersama-sama lagu wajib’Flobamora Tanah Air Yang Kucinta,’ Kaban Viktor Manek bersama Pudji Rahayu, Farry Djemi Francis menuruni podium dan menuju lapangan Ciracas untuk melakukan tendangan kick off pembukaan turnamen Copa Flobamora di hari pertama antara kesebelasan Kupang FC dan Suanggi (Alor) FC.

Usai melakukan tendangan kick off, mereka kembali berjalan menuju podium dan menyaksikan laga seru tersebut. Laga hari pertama antara Kupang FC dan Suanggi FC berakhir dengan imbang atau 1:1, sedangkan dalam pertandingan kedua yang berlangsung malam hari antara Nian Tana FC (Sikka) dan Haumeni FC (TTS) dimenangkan oleh Nian Tana dengan score 3:0.

Pantauan NTTbangit.com, sejak pukul 12.00 WIB, selain panitia, official, pengurus FKM Flobamora, para pegawai dari Kantor Badan Penghubung NTT, dan 20 tim sepakbola, tampak pula ratusan warga NTT diaspora dari Jabodetabek telah memadati GOR Ciracas. Sekitar pukul 14.30 acara pembukaan baru dimulai dengan penyambutan dan pengalungan selendang kepada Farry Djemi Francis sebagai sesepuh NTT di bidang sepakbola, Kepala Badan Penghubung NTT, Viktor Manek yang mewakili Gubernur NTT dan Pudji Rahayu yang mewakili Menteri Pemuda dan Olahraga.

Ketiga tokoh penting tersebut diterima dipintu GOR Ciracas oleh Ketua Panitia Copa Flobamora I, Sekretaris, Frans X. Watu dan Ketua FKM Flobamora, Marsel Mudja bersama pengurus menuju podium kehormatan diringi dengan tarian dari Malaka dan Tarian dari Alor. (Penulis: Korneliusmoanita/NBC)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2019 NTTBANGKIT.

Tentang Kami   |   Tim Redaksi