Sel. Jul 7th, 2020

NTT Bangkit

Media Promosi Pariwisata,Bisnis dan Investasi NTT

Lagu Pop Daerah Cerminkan Seni Budaya NTT

4 min read

Lagu Tebe yang kental dengan Tarian Tebe sering dinyanyikan dan dipentaskan dalam berbagai acara warga NTT. (Fotobungkornell)

Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) memiliki begitu banyak potensi seni budaya. Salah satu potensi seni budaya yang membumi adalah lagu daerah yang mendunia. Dengan lagu-lagu daerah yang muncul dipentas seni musik dan suara tersebut membuat NTT dikenal berbagai lapisan warga di daerah lain dan juga warga di negara lain.

Sejarah perkembangan seni musik di NTT mengalami perjalanan panjang dengan corak dan warna sesuai jamannya. Dahulu dunia seni musik di NTT masih sederhana dengan tampilan alat musik yang manual melalui dapur rekaman yang mencetak kaset-kaset yang kemudian diputar dalam tape recorder. Artis atau penyanyi yang menyuguhkan lagu-lagu pop daerah NTT juga masih terbatas. Sebut saja, Boby Tunya, salah satu seniman populer di Ende, Flores, NTT kala itu. Ia menciptakan dan menyanyikan begitu banyak lagu daerah yang kemudian sangat merakyat di seluruh NTT.

Di kala itu belum banyak seniman dan penyanyi yang menciptakan lagu-lagu daerah. Meski rakyat sudah sejak lama memiliki lagu-lagu daerah masing-masing, namun dapur rekaman belum memproduksi dalam bentuk kaset. Album-album lagu daerah masih sepi di pasaran. Lagu-lagu pop daerah yang khas dengan lirik bahasa daerah dan musik khas berwarna daerah menemui titik puncaknya ketika memasuki jaman modern. Pasca kaset-kaset pita hitam yang menguasai pasaran musik rakyat bertahun-tahun, kepingan-kepingan VCD pun mulai membanjiri pasaran musik di daerah.

Jika dahulu, para pencinta seni musik pop daerah hanya mendengarkan suara atau lagu dari putaran kaset tape recorder dan dentuman sound sistem, kemudian warga juga menikmati tayangan langsung CVD melalui layar televisi dan video yang tampil dengan gambar dan suara penyanyinya. Hadirnya kepingan VCD membuat produksi dan promosi lagu-lagu pop daerah NTT terus berkembang lebih cepat ke berbagai penjuru NTT dan di luar NTT.

Dunia seni musik terus mengalami perkembangan seiring kemajuan teknologi intenet. Produksi musik pop dengan kaset dan VCD pun berakhir di era internet dan dunia media sosial, seperti face book, instagram, youtube, dan lain-lain. Seiring kemajuan dunia  IT tersebut, penyanyi-penyanyi dan pencipta lagu pop daerah NTT terus bermunculan. Kemudahan sarana internet mempercepat produksi lagu-lagu pop daerah, dan kian cepat merebak ke seluruh penjuru dunia. Lagu-lagu pop daerah, baik dari Sumba, Timor hingga Flores makin cepat dinikmati warga setiap hari. Selain itu, kian cepat digandrungi oleh warga penikmat seni dari berbagai provinsi dan belahan dunia.

Ada begitu lagu pop daerah NTT yang kini sudah merakyat dan mendunia. Salah satunya lagu Jai dengan tarian Jai dari Bajawa dan Ngada. Lagu ini kini sudah sangat populer di seluruh NTT dan bahkan di berbagai negara. Selain diakses melalui jaringan media sosial, lagu ini juga dipentaskan atau diperkenalkan oleh putra-putri NTT yang ada di luar NTT.

Ada pula lagu Tebe denan Tarian khas Tebe dari Malaka Pulau Timor. Dalam pentas seni musik dan seni budaya NTT di kelas nasional, lagu ini pun sudah populer mengangkat bahasa, adat, kain tenun dan lenggak-lenggok anak-anak gadis dan pemuda NTT.

Adapula lagu Gemu Fa Mi Re yang ciptakan putra Kabupaten Sikka. Lagu kolaborasi seni musik daerah dan modern dengan gaya gaul ala anak muda ini sejak kemunculannya di blantika musik pop daerah, kini sudah menjadi lagu pop disco massal yang mendunia. Gerakan-gerakan tari dari lagu ini, kini dijadikan musik senam kesegaran dan kebugaran warga di seluruh Indonesia dan beberapa negara di dunia yang diperkenalkan oleh anak-anak NTT maupun para pencinta dunia seni musik.

Dan contoh lainnya, lagu daerah Gawi dengan Tarian Gawi yang telah lama membumi di NTT jauh sebelum lagu-lagu pop daerah NTT lainnya muncul. Kekhasan lagu gawi dengan tarian gawinya yang kental dengan adat istiadat masyarakat Ende membuat berbagai orang mengenal Ende kota yang penuh dengan seni budaya yang khas. 

Hampir dalam setiap momen pesta atau acara orang NTT di luar NTT, lagu-lagu pop daerah diputar. Saat ini, bukan hanya orang NTT saja yang mengandrungi lagu-lagu daerah NTT, tetapi juga warga daerah lain, termasuk warga negara asing. Dari lagu-lagu tersebut membuat mereka bertanya-tanya apa cerita, makna dan pesan dari syair-syair lagu tersebut.  Hal itu mendorong mereka untuk pergi ke NTT mencari, menemukan, mempelajari dan menikmati kekhasan seni budaya NTT yang mereka dengan dan lihat lewat suguhan lagu-lagu daerah NTT melalui jejaring media sosial.

Semangat menciptakan lagu-lagu pop daerah NTT tak boleh pudar di tengah melejitnya musik modern yang kini makin menggila di pasaran musik lokal. Para seniman (pencipta) lagu daerah tak boleh tergusur semangatnya oleh bisnis musik modern yang terkadang terdengar riuh dan ramai di dalam sound system, tetapi kehilangan pesan moral, arti (makna) dan nilai seni bercirikhas NTT.

Jika dunia hiburan musik modern terus berkmebang dan membludak di pasar industri musik, maka dunia seni musik lokal (lagu daerah) pun tidak boleh mati suri. Pasalnya, hanya lewat lagu-lagu daerah baik tradisional maupun kolaborasi, keunikan dan kekhasan bahasa, adat-istiadat, ajaran filosofis, histori dan nilai-nilai moral  orang NTT dapat dikenal. (Penulis: KorneliusMoaNita)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2019 NTTBANGKIT.

Tentang Kami   |   Tim Redaksi