Sen. Mei 23rd, 2022

NTT Bangkit

Media Promosi Pariwisata,Bisnis dan Investasi NTT

Perempuan Manggarai Dalam Balutan Motif Tenun Ikat di Arena Festival Budaya

3 min read

Peserta Fashion Show dari Komunitas Perempuan Manggarai saat Festival Budaya Manggarai, di Anjungan NTT, TMII, beberapa waktu lalu. (Bungkornel/NBC)

JAKARTA, NTTBANGKIT.COM,–Komunitas perempuan Manggarai sukses menjadi aktor aktor penting dalam momen Festival Budaya Manggarai yang digelar di Anjungan NTT, Taman Mini Indonesia Indah (TMII) beberapa waktu lalu. Festival Budaya Manggarai paling meriah yang dilakukan Ikatan Keluarga Besar Manggarai Jakarta (IKBMJ) itu, menampilkan berbagai atraksi, yang salah satunya adalah pagelaran fashion show oleh perempuan-perempuan Manggarai Jabodetabek.

Puluhan perempuan dan para pemuda-pemudi, serta anak-anak tampil semangat dengan balutan busana bermotif Manggarai, yang telah dimodifikasi dalam berbagai bentuk busana untuk berbagai momen. Busana tersebut, antara lain, busana pengantin, busana pesta, busana wanita karier, busana untuk kaum remaja, dan busana pesta untuk anak-anak. Berbalut busana – busana tersebut, perempuan dan pemuda-pemudi, juga anak-anak tampil berlenggak-lenggok di atas karpet biru merah yang dikeliling ratusan warga Manggarai, dan juga penonton dari provinsi lain, bahkan para wisatawan asing turut menyaksikannya ikut terkesima.

Melihat peragaan para model putra-putri Manggarai yang diragakan di atas karpet biru dengan lemparan senyum dari bibir mereka, decak kagum terlihat di bola mata para warga yang mengelilingi arena. “Ternyata, perempuan, pemuda-pemudi serta anak-anak Manggarai juga bisa tampil prima mempromosikan beragam motif tenun ikat yang telah diramu dalam berbagai bentuk dan jenis busana yang indah, serasi dan menawan,” demikian suara-suara yang terletup di tengah-tengah arena fashon show Festival Budaya Manggarai.

Di hari bersejarah, 17 Agustus 2019 (HUT RI ke-74) itu, memang menjadi hari baru bagi putri-putri serta putri-putri Manggarai diaspora NTT yang telah lama menetap di Jabodetabek. Meskipun mereka jauh dari kampung halamannya, namun mereka berhasil membuktikan bahwa mereka tidak melupakan adat istiadat dan budaya tenun ikat Manggarai. Kain tenun ikat hasil karya perempuan-perempuan Maggarai yang bernilai historis, tentunya harus terus diproduksi dan dilestarikan, yang kemudian dapat diproses menjadi busana-busana modern yang bernilai ekonomis.

Kepala Badan Penghubung NTT, Viktor Manek, yang tampak kagum dengan motif-motif Manggarai yang diperagakan para ibu, gadis dan pemuda Manggarai mengaku sangat bangga dengan fashion show yang ditampilkan Komunitas Perempuan Manggarai Jakarta. Dia berharap, acara-acara seperti ini harus terus dilakukan secara rutin untuk mempromosikan tenun ikat Manggarai dan juga melestarikan budaya warisan leluhur.

“Saya sangat bangga menyaksikan acara festival budaya ini. Kita orang NTT memiliki berbagai jenis motif tenun ikat yang sangat unik dan langka. Ada tenun ikat motif Manggarai, motif Timor, Sabu, Rote, Sumba, Alor, dan juga motif Flores lainnya. Semuanya memiliki keunikan masing-masing yang telah menjadi ciri khas daerah. Untuk itu, harus terus kita lestarikan,” kata Viktor Manek, yang menyaksikan hingga selesai acara fashion show tersebut.

Dengan adanya fashion show yang digelar Komunitas Perempuan Manggarai Jakarta, dia berharap selanjutnya diikuti pula oleh kabupaten-kabupaten lainnya, sehingga putra-putri NTT yang telah lama hidup di Jakarta bisa lebih mengenal tenun ikat seluruh NTT. Selain itu, juga menjadi ajang promosi tenun ikat NTT agar dikenal dan diminati oleh para wisawatan asing.

“Mari kita jadikan Anjungan NTT ini menjadi rumah besar semua orang NTT di Jakarta untuk menggelar berbagai kegiatan seni budaya dan atraksi, yang salah satunya seperti fashion show. Sebagai kepala badan penghubung NTT, saya selalu siap memfasilitasi seluruh kegiatan, termasuk seni budaya untuk terus mengangkat harkat dan martabat Provinsi NTT sebagai provinsi pariwisata yang layak dikunjungi, baik oleh wisawatan domestik maupun mancanegara.

Selain Viktor Manek, Maria, seorang gadis asal Manggarai yang sudah tiga tahun bekerja di Jakarta, mengaku sangat senang dapat menyaksikan fashion show dan seluruh rangkaian acara festival budaya.

“Saya sangat gembira bisa datang menyaksikan festival budaya Manggarai ini. Yang membuat saya senang karena saya menyaksikan berbagai pertunjukan, seperti fashion show yang kental dengan balutan motif paduan tradisional dan modern. Meski jauh di Jakarta, saya merasa Manggarai selalu dekat di hati,”ujar Maria yang datang dengan seorang sahabatnya untuk menyaksikan festival budaya tersebut.

Dalam pantauan NTTBangkit.com (NBC), kurang lebih 300-an warga Manggarai, dari anak-anak, remaja hingga orang tua, terutama kaum perempuan sangat antusias menyaksikan fashion show. Hampir seluruh warga yang hadir, terlihat sangat gembira, tersenyum kagum melihat cantiknya para model beraksi di tengah halaman Anjungan NTT. Ada yang merekam video, ada yang berfoto selfie, ada yang memotret satu per satu para model ketika berjalan.

Berikut potret-potret fashion show Komunitas Perempuan Manggarai yang diabadikan NTTBangkit.com pada tanggal 17 Agustus 2019 sore, selama acara berlangsung:

.

This image has an empty alt attribute; its file name is potret-03.jpg
Foto-foto by: BKR/NBC)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2021 NTTBANGKIT.

Tentang Kami   |   Tim Redaksi