Jum. Jun 5th, 2020

NTT Bangkit

Media Promosi Pariwisata,Bisnis dan Investasi NTT

Diminta Tutup Bandara dan Pelabuhan, Gubernur Laiskodat: Bukan Wewenang Pemprov dan Pemda

2 min read

Diminta Tutup Bandara dan Pelabuhan, Gubernur Laiskodat: Bukan Wewenang Pemprov dan Pemda

KUPANG, NTTBANGKIT.COM — Setelah didesak untuk menutup bandar udara (bandara) dan Pelabuhan, akhirnya Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) menjelaskan kepada publik bahwa hal tersebut bukan wewenang Pemerintah Daerah (Pemda), termasuk Pemprov.

“Bandara tidak boleh tutup; karena itu kewenangan Pemerintah Pusat dan kita perlu obat-obatan, perlu APD (Alat Pelindung Diri) dan itu tidak boleh. Karena itu fasilitas yang kita butuhkan untuk kita menangani segala hal. Kecuali kamu punya pesawat sendiri,” tandas Gubernur VBL kepada pers di pelataran gedung Sasando Kantor Gubernur, Selasa (31/03/2020) sebagaimana diterima dari rilis Humas Pemprov NTT.

Ia menambahkan bahwa hal tersebut merupakan wewenang Pemerintah Pusat melalui Kementerian Perhubungan RI.

“Tidak ada kewenangan Pemerintah Daerah untuk menutup bandara. Untuk Karantina Daerah belum bisa juga; karena itu kewenangan Pemerintah Pusat,” tutur Laiskodat dan menambahkan, “Pemerintah Daerah ikut keputusan Pemerintah Pusat; karena ini Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Jadi yang darurat sipil itu negara dan kita mengikuti karena ini satu kesatuan politik dan satu kesatuan hukum.”

Gubernur juga melanjutkan apa yang diinstruksikan Presiden Jokowi, yaitu memutus mata rantai penyebaran Corona melalui physical distanting dan social distancing. Di samping itu, Mantan anggota DPR RI Fraksi nasdem ini juga mengatakan bahwa pihaknya tengah menyiapkan seluruh fasilitas yang diperlukan apabila terjadi lockdown.

“Uangnya, ruang isolasinya dan seluruh rumah sakit kita siapkan dengan baik,” tutur Laiskodat. 

Gubernur juga menyebutkan bahwa Pemerintah Provinsi menyiapkan Rp 270 miliar dana Bansos untuk membantu masyarakat bila terjadi krisis ekonomi.

Ia juga meminta Pemda Kabupaten Kota untuk mengalokasikan anggaran dari APBD nya sebesar Rp13 miliar sampai 6 bulan kedepan untuk mengatasi efek ekonomi dari wabah Corona. (Emild Kadju)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2019 NTTBANGKIT.

Tentang Kami   |   Tim Redaksi