Kam. Des 3rd, 2020

NTT Bangkit

Media Promosi Pariwisata,Bisnis dan Investasi NTT

Bank NTT Hadir Melayani Masyarakat NTT Diaspora

3 min read

Direktur Utama Bank NTT, Izhac Eduard Rihi memastikan membuka kantor pelayanan fungsional Bank NTT di Provinsi DKI Jakarta dan Yogyakarta. Dibukanya kantor fungsional ini untuk melayani warga NTT diaspora dan juga para investor yang berada di Jakarta dan Yogyakarta. Warga NTT Diaspora menyambut suka cita terobosan baru Bank NTT ini.

“Untuk melayani warga NTT yang ada di luar daerah, maka kami akan membuka kantor pelayanan fungsional di Jakarta dan Yogyakarta. Pasalnya, jumlah warga NTT di kedua wilayah sangat banyak. Di Yogyakarta saja lebih dari 15 ribu apalagi di Jakarta. Dalam waktu dekat kami sudah membuka pelayanan,” kata Eduard Rihi kepada media seusai Tatap Muka dengan Wakil Gubernur NTT dan Launching Bank NTT di Jogyakarta Expo Center (JIC), beberapa waktu lalu yang dihadiri kurang lebih 500 mahasiwa dan para sesepuh NTT di Yogyakata.

Ketika melaunching pembukaan rekening Bank NTT, Eduard Rihi mengajak, semua warga NTT diaspora, baik di Jakarta maupun di Jogyakarta untuk membuka rekening di Bank NTT demi mendukung penuh pembangunan di NTT. Dengan menyimpan uang di Bank NTT, warga telah berpartisipasi dalam pembangunan di NTT. Oleh karena itu, bagi warga NTT yang belum membuka rekening segeralah menghubungi Bank NTT.

Bukan hanya warga biasa dan para pengusaha, tetapi para ASN di lingkup Kantor Badan Penghubung NTT pun sebagian besar membuka rekening Bank NTT. Mereka terlihat gembira saat mengikuti acara Launching Bank NTT, dan mereka langsung mendaftarkan diri dengan membuka rekening. Mereka sangat berharap kantor pelayanan fungsional segera di buka di Jakarta dan Yogya agar melancarkan pelayanan yang efektif dan efisien.

Sebelumnya, dalam forum yang sama, Wagub NTT, Drs. Josef Nae Soi,MM, mengajak seluruh warga NTT diaspora menyimpan uang di Bank NTT. Satu tujuannya, yaitu untuk mendukung pembangunan yang sedang dilakukan pemerintah NTT. Dia berharap, meskipun tinggal di rantau tetapi warga NTT harus tetapi ingat kampung halaman.

Wagub Nae Soi mengajak warga NTT diaspora untuk menyimpan uang di bank NTT

“Badan bapak ibu ada di Jogyakarta, tapi kantong bapa ibu itu tarulah di Bank NTT. Jika 15 ribu masyarakat NTT diaspora di Jogya 1 orang buka 1 juta rupiah, maka sudah 15 miliar rupiah masuk ke bank NTT. Taruh uang di Bank NTT itu sama seperti taruh uang di bank yang lain. Yang membedakan taruh uang dibank NTT yaitu uang bapa ibu dipakai untuk membangun NTT, tapi jika taruh di bank lain akan dipakai untuk pembangunan di seluruh Indonesia. Tapi jangan taruh hari ini langsung diambil sama juga bohong. Kalu bisa 1 tahunlah baru diambil,” pinta Wagub Nae Soi.

Lebih jauh, Nae Soi mengajak para investor untuk datang ke NTT. Ia memberikan jaminan bagi para investor yang akan berinvestasi di NTT dengan mempermudah ijin tanpa fee. “Bagi para pengusaha atau investor yang mau berusaha atau investasi di NTT, kami menerima dengan senang hati. Dan saya jamin akan mempermudah ijin tanpa ada pungutuan. Untuk itu, tidak perlu kwatir atau ragu ke NTT,” kata Nae Soi.

Ditegaskan Nae Soi, apabila ada oknum pejabat ASN yang meminta fee atau pungutan kepada investor maka pihaknya tidak segan-segan menindak tegas karena tidak boleh ada permintaan fee.

“Jika saya tahu ada ASN yang meminta fee atau imbakan kepada para investor dalam pengurusan ijin, kalau saya dengar maka ASN itu akan saya berhentikan. Semua ijin kita harus permudah tanpa pungut fee apapun sehingga para pengusaha tidak merasa terganggu,” tegas Nae Soi.

Wagub Nae yang didampingi Deputi IV Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Roberth dan Dirut Bank NTT, Izhac Eduard Rihi, lebih lanjut mengungkapkan bahwa saat ini pemerintah NTT tengah membangun sebuah sistem birokrasi yang profesional, bersih dan korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) dan maksimal dalam memberikan pelayanan. Oleh karena itu, dirinya tidak akan pernah mentolerir ASN yang bermain-main meminta fee kepada para pengusaha.

Pantaun media ini, baik di Jakarta dan Jogyakarta, begitu banyak warga yang hadir mengikuti pertemuan Forum Investasi Masyarakat Eknomi NTT dan Tatap Muka dengan Wakil Gubernur dan Dirut Bank NTT, tampak warga berbondong-bondong membuka rekening Bank NTT (BKR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2019 NTTBANGKIT.

Tentang Kami   |   Tim Redaksi