Kam. Des 3rd, 2020

NTT Bangkit

Media Promosi Pariwisata,Bisnis dan Investasi NTT

Majukan Pariwisata dan Ekonomi, Bupati Sabu Raijua akan Bangun Bandara Besar

2 min read

Bupati Kabupaten Sabu Raijua, Drs. Nicodemus RIhi Heke. (Foto: Portalntt.com)

Terdamu, Bandara Lama Sabu Raijua yang beukuran kecil, dan terletak di Seba. (Foto: Fortuna)

JAKARTA, NTTBANGKIT.COM,- Pembangunan di Kabupaten Sabu Raijua saat ini tengah mengalami kemajuan di berbagai bidang. Salah satunya adalah pembangunan di bidang pariwisata yang tengah digalakan Bupati Sabu Raijua, Drs. Nicodemus Rihi Heke. Untuk itu, pihaknya membutuhkan sebuah bandara besar yang bisa didarati pesawat dengan jenis boeing.

“Pemerintah dan masyarakat Sabu Raijua  selama ini memang memiliki sebuah bandara. Namun ukuran bandara itu sangat kecil yang hanya bisa didarati pesawat berbadan kecil, seperti Susi Air  yang selama ini melayani warga. Kami ingin membangun sebuah bandara berukuran besar  agar arus  jasa dan pariwisata ke Sabu Raijua lebih lancar dan lebih aman,” kata Bupati Sabu Raijua, Nicodemus Rihi Heke, belum lama ini di Jakarta kepada NTTBangkit.com.

Dikatakan Rihi Heke, saat ini pihakya sudah membangun dan meminta dukungan kepada Pemerintah Pusat melaluai Kementeria Perhubungan RI dan juga DPR-RI serta Pemerintah Provinsi NTT.  Dia berharap agar, dukungan dari pemerintah pusat dan Pemerintah NTT berjalan mulus, dan bandara segera dibangun.

“Lahan sudah ada, dan tidak ada masalah. Kami menjamin pembangunan akan berjalan lancar karena bandara semua rakyat Sabu Raijua sangat butuh.  Adanya bandara, maka arus wisawatan domestik dan manca negara dipastikan akan lebih lancar dan nyaman,” katanya.

Beberapa waktu lalu, lanjut Rihi Heke, ketika digelar Festival Kalaba Madja di Sabu, ada begitu banyak wisatawan lokal maupun luar daerah yang datang, dan ada pula wisawatan asing mesikpun belum banyak. Salah satu kendalanya, kata dia, adalah sarana transportasi udara  dan sarana publikasi dan informasi.

“Kami bertekad akan menjadikan Kabupaten Sabu Raijua sebagai salah satu destinasi terpopuler di NTT. Oleh karena itu, saat ini kami terus berjuang membangun sarana transportasi udara (bandara),  home stay, hotel dan restaurant untuk mendukung pariwisata.  Kami berharap pemerintah pusat dan provinsi terus mendukung pembangunan yang kami lakukan karena Sabu Raijua adalah salah satu kabupaten kepulaun terlur, termiskin dan tertinggal  di NTT yang berbatasan dengan negara asing, Australia,” ungkap Rihi Heke.

Untuk diketahui, pada tahun 2019 lalu, Wakil Gubernur NTT, Drs. Josef A Nae Soi, MM, telah melakukan pertemuan dengan Kementerian PUPR dan Kementerian Perhubungan RI di Jakarta. Salah satu agenda pembicaraan, Wagub Nae Soi meminta dukungan anggaran untuk pembangunan infrastruktur di NTT, dimana salah satunya adalah pembangunan bandara di Kabupaten Sabu Raijua. (KorneliusmoanitaNBC)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2019 NTTBANGKIT.

Tentang Kami   |   Tim Redaksi