Sel. Nov 24th, 2020

NTT Bangkit

Media Promosi Pariwisata,Bisnis dan Investasi NTT

Bandara Baru Kulon Progo Harus Tarik Wisatawan Mancanegara ke Yogyakata

2 min read

Presiden Joko Widodo tampak Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Pariwisata Arief Yahya, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono saat meninjau Bandara Internasional Kulon Progo X.(*)

YOGYAKARTA, NTTBANGKIT.COM,-Presiden Joko Widodo bergerak cepat membangunan pariwisata di Indonesia untuk meningkatkan ekonomi rakyat. Jokowi mendorong kawasan-kawasan pariwisata Indonesia untuk terus dikembangkan. Oleh karena itu, infrastruktur, seperti bandara perlu dipercepat pembangunannya seperti sarana transportasi udara.

Setelah mengunjungi Manado, Labuan Bajo, Bali, Toba, Kamis (29/8/2019), Jokowi mengunjungi DI Yogyakarta yang adalah salah satu pusat pariwisata sejarah dan budaya di Pulau Jawa. Dalam kunjungan tersebut, seperti disiarkan Kepala Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden
Erlin Suastini, Presiden Jokowi meninjau pembangunan bandara internasional Kulan Progo.

Kepada para jurnalis, Presiden Jokowi mengatakan bahwa terminal tersebut memiliki luas 219.000 meter persegi dan dapat melayani hingga 20 juta penumpang tiap tahunnya setelah nantinya beroperasi penuh

“Ini betul-betul sebuah bandara yang sangat besar. Terminalnya (seluas) 219.000 meter persegi yang bisa menampung 20 juta penumpang per tahun,” ujarnya.

Sebelum Bandara Internasional Yogyakarta dibangun, para pengguna layanan transportasi udara dari dan menuju daerah tersebut biasa melalui Bandara Adisutjipto yang berada di Kabupaten Sleman. Padahal, bandara yang juga melayani penerbangan internasional tersebut diketahui hanya mampu melayani penumpang hingga 1,8 juta tiap tahunnya.

Presiden Jokowi berharap agar tambahan bandara dengan kapasitas terminal yang naik berkali lipat tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik untuk menarik minat kunjungan ke DIY sekaligus meningkatkan jumlah wisatawan mancanegara yang datang ke Indonesia, khususnya ke Kota Budaya tersebut.

“Tambahan slot yang besar itu akan kita berikan kepada penerbangan-penerbangan luar negeri sehingga semakin banyak turis yang datang ke Indonesia, khususnya ke Yogyakarta dan sekitarnya,” katanya.

Bandara Internasional Yogyakarta dan terminalnya tersebut nantinya juga akan terhubung dengan sejumlah moda transportasi yang akan semakin memudahkan para pengguna layanan. Terminal yang ditinjau Presiden Jokowi kali ini juga ditargetkan untuk dapat diselesaikan dan beroperasi pada akhir Desember tahun 2019 ini.

“Ini nanti akan diselesaikan Desember. Kemudian plus nanti dihubungkan dengan kereta, selesai Maret (tahun depan),” tuturnya. (bungkornell*)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2019 NTTBANGKIT.

Tentang Kami   |   Tim Redaksi