Ming. Nov 29th, 2020

NTT Bangkit

Media Promosi Pariwisata,Bisnis dan Investasi NTT

BOP Labuan Bajo Gandeng Masyarakat Setempat Kembangkan Dunia Pariwisata dan Konten Budaya

2 min read

(Image: Detik.com)

LABUAN BAJO, NTTBANGKIT.COM – Dalam rangka mengembangkan potensi di Kawasan Taman Nasional Komodo, sebagai salah satu dari lima destinasi super prioritas di Indonesia, Badan Otoritas Pariwisata Labuan Bajo Flores (BOPLBF) tengah berupaya memaksimalkan budaya dan dan konten-konten kearifan lokal.

Direktur Utama BOPLBF, Shana Fatina, saat membuka kegiatan Familiarization Trip (Famtrip) sejumlah media nasional dan media lokal di Labuan Bajo, Jumat (11/9/2020) lalu sempat mengatakan bahwa pihaknya tengah menginisiasi dan mendorong berbagai konten kreatif beraroma khas budaya, seperti seni pertunjukan musik, tari, atraksi adat, hingga dunia kuliner.

Hal ini, menurut Shana dilakukan dengan melibatkan komunitas masyarakat setempat sebagai pemilik dan pewaris kebudayaan, sehingga nantinya mereka bisa berinteraksi dengan para wisatawan, baik nasional, maupun mancanegara. 

Untuk itu ia mengaku bahwa pekerjaan rumah paling besar saat ini adalah mengaktifkan komunitas sebagaimana yang dimaksud.

Selain itu, Shana juga mengatakan bahwa tugas lain dari BOPLBF, yang tentunya tidak kalah penting adalah bagaimana meyakinkan masyarakat tentang konsep premium, yaitu bahwa pengembangan pariwisata Labuan Bajo dan Flores tidak terlepas dari peran aktif masyarakat setempat melalui penyajian kearifan lokal kepada para pengunjung sehingga amplifikasi tentang Labuan Bajo semakin bergelung.


Direktur Utama BOPLBF, Shana Fatina (Image: Ist.)

Ia juga menjelaskan bahwa beberapa waktu lalu, pihaknya membuat lokakarya tentang bagaimana memanfaatkan potensi lokal lainnya, seperti peternakan, pertanian, dan UMKM kreatif sehingga masyarakat pun bisa mendapatkan dampak ekonomi dari kehadiran pariwisata Labuan Bajo.

 “Bagaimana mereka bisa mendapatkan manfaat dari pariwisata, bagaimana mereka menjadi petani yang baik, peternak yang baik dan makmur karena produk yang mereka hasilkan bisa diserap pariwisata,” tutur Shana.

Ia juga mengatakan bahwa pihaknya selalu bersinergi dengan Pemprov NTT di bawah kepemimpinan Gubernur Viktor Bungtilu laiskodat dan Wakil Gubernur Josef Nae Soi dalam rangka mewujudkan visi NTT Bangkit NTT Sejahtera dengan pariwisata dan budaya sebagai motor penggerak ekonomi NTT.

Menurut Shana, Badan Otoritas Pariwisata memiliki beberapa kewenangan yang dapat disingkat menjadi ‘3A’, yaitu Atraksi, Akses, dan Amenitas. Badan ini berwenang menjaga atraksi alam budaya dan buatan, membangun akses infrastruktur dasar, juga mengembangkan amenitas berupa fasilitas hotel dan sebagainya melalui kerjasama dengan pihak swasta. Namun Sinergitas, koordinasi, dan kolaborasi dengan Pemerintah setempat adalah hal yang selalu diutamakannya, agar tidak terjadi dualisme visi pembangunan. (Emild Kadju)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2019 NTTBANGKIT.

Tentang Kami   |   Tim Redaksi