Kam. Jan 28th, 2021

NTT Bangkit

Media Promosi Pariwisata,Bisnis dan Investasi NTT

Promosikan Destinasi Baru, Pemprov NTT Sokong Pemda Rote N’dao Dalam Festival Mulut Seribu 2019

3 min read

Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat (Picture: Ist.)

“Dalam rangka mempromosikan wilayah destinasi baru di kawasan Rote N’dao, Pemprov NTT berikhtiar mendukung dan menyokong semaksimal mungkin Festival Festival Mulut Seribu 2019 yang akan diadakan Pemda Rote N’dao pada bulan Oktober mendatang. Gubernur NTT juga pernah mengatakan bahwa wilayah Mulut Seribu, selain cocok menjadi daerah destinasi wisata, juga cocok untuk mengembangkan pembudidayaan ikan Kerapu. Laiskodat berniat membantu lebih dari satu juta bibit ikan kerapu untuk membuka lapangan pekerjaan baru bagi penduduk asli.”

KUPANG, NTTBANGKIT.com – Dalam rangka mempromosikan budaya dan pariwisata di wilayah destinasi baru Kabupaten Rote N’dao, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Timur (NTT) tengah menyiapkan desain kegiatan Festival Mulut Seribu di Kawasan Perairan Mulut Seribu, Kabupaten Rote Ndao dan pagu anggarannya.

 Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif NTT Wayan Darmawa mengatakan bahwa festival tersebut akan digelar oleh Pemerintah Kabupaten Rote Ndao dan didukung penuh oleh Pemprov NTT.

“Festival Mulut Seribu ini rencananya digelar untuk pertama kali pada Oktober mendatang,” kata Wayan Darmawa sebagaimana dilansir dari antaranews.com, Kamis (19/9/2019).

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif NTT Wayan Darmawa saat berada di ruang kerjanya (Picture: tribunnews.com)

Sebelumnya, Wayan menjelaskan bahwa dalam rangka mencapai Masyarakat Ekonomi NTT, Pemprov NTT terus bersinergi dengan pemerintah kabupaten/kota di seluruh NTT untuk menggelar berbagai kegiatan festival yang bertujuan mengangkat potensi budaya dan pariwisata di daerah-daerah tersebut sehingga bisa berdampak bagi pertumbuhan ekonomi NTT kedepannya.

Ia mencontohkan sejumlah festival yang digelar belum lama ini di antaranya Festival Inerie di Kabupaten Ngada, Festival Etu di Kabupaten Nagekeo, Festival Caci di Kabupaten Manggarai festival Florata di Kabupaten Manggarai Barat.

Selain itu, Festival Tenun Ikat yang digabungkan dengan Parade Kuda Sandelwood di Kabupaten Sumba Timur, Festival Memanggil Ikan Dugong di Kabupaten Alor, Pulau Alor, dan Festival Kelabba Madja di Kabupaten Sabu Raijua.

Menurut dia, pelaksanaan sejumlah festival ini merupakan modal penting dalam pemasaran destinasi wisata NTT sebagai provinsi dengan destinasi kelas dunia terbanyak di Indonesia.

“Demikian juga Festival Mulut Seribu yang akan datang ini untuk memasarkan pariwisata di Rote Ndao yang selama ini juga terkenal dengan destinasi wisata berselancar di Perairan Pantai Nemberala,” tutur Wayan.

Wayan juga menjelaskan bahwa Perairan Mulut Seribu memiliki keindahan alam yang sangat mengagumkan berupa alam yang hijau dengan gugusan pulau-pulau kecil dikelilingi laut yang bersih.

Selain itu, kawasan tersebut juga memiliki potensi kelautan dan perikanan melimpah yang saat ini sedang dikembangkan melalui usaha budidaya perikanan dan akan menjadi tujuan wisata bahari.

“Potensi alam dan bahari serta kelautan dan perikanan ini yang akan ditonjolkan lewat festival untuk menarik minat kunjungan wisatawan ,” katanya.

Berikut panorama Mulut Seribu di Rote N’dao:

Destinasi wisata Mulut Seribu di Kecamatan Landu Leko, Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT) terlihat dari udara (Picture: mediaindonesia.com)
Pesona Mulut Seribu dari dekat (Picture: cvaristonkupang.com)
Pesona Mulut Seribu dari dekat (Picture: cvaristonkupang.com)
Indahnya Mulut Seribu bagaikan mini Raja Ampat (Picture: metrobuananews.com)

Sebelumnya juga, Gubernur NTT Viktor Laiskodat pernah mengatakan kepada redaktur nttbangkit.com bahwa selain wilayah Riung di Ngada, Perairan Mulut Seribu di Rote memiliki potensi bagus untuk mengembangkan ikan Kerapu.

Maka daripada itu, Laiskodat bermaksud untuk mengembangkan pembudidayaan ikan Kerapu di wilayah tersebut. Tidak tanggung-tanggung, Laiskodat bahkan berniat memberikan bantuan lebih dari satu juta bibit ikan Kerapu di wilayah tersebut.

Selain untuk membuka lahan ekonomi baru, rencana ini tentunya dapat membuka lapangan pekerjaan bagi penduduk asli Rote, sehingga secara perlahan bisa menjadi penggerak tumbuh kembangnya ekonomi NTT. (*)

Penulis: Emild Kadju

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2021 NTTBANGKIT.

Tentang Kami   |   Tim Redaksi